• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makan Roti Gandum Tapi Gula Darah Tetap Melonjak? Waspadai Bahan Ini

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
September 3, 2026
in Lifestyle
0
Roti Gandum - pexels/Towfiqu barbhuiya

Roti Gandum - pexels/Towfiqu barbhuiya

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat ini semakin banyak orang yang mulai berubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat. Salah satunya, mengganti roti putih dengan roti gandum yang diyakini lebih sehat.

Namun, banyak produk yang dijual sebagai roti gandum utuh tidak seperti yang terlihat. Untuk mengidentifikasi roti gandum utuh yang asli, konsumen harus memeriksa apakah tepung gandum utuh tercantum sebagai bahan utama.

Dilansir Korea Times, Kamis (03/09/2026), sayangnya, beberapa produk roti gandum utuh di pasaran dibuat dengan tepung terigu olahan, dengan sedikit tambahan gandum utuh dan pewarna karamel atau pewarna lainnya yang digunakan untuk memberikan tampilan roti yang lebih gelap.

Meskipun mungkin terlihat lebih sehat, secara nutrisi roti ini tidak jauh berbeda dari roti putih pada umumnya dan tetap merupakan makanan berbasis karbohidrat.

Roti gandum utuh “palsu” seringkali memiliki warna cokelat tua, tekstur lembut dan lembap, serta rasa manis. Dalam banyak kasus, karakteristik ini berasal dari penambahan pewarna pada tepung terigu biasa.

Sebaliknya, roti gandum utuh asli yang terbuat dari 100 persen tepung gandum utuh cenderung memiliki warna cokelat yang lebih terang. Biasanya teksturnya lebih kasar dan padat, memiliki rasa seperti kacang dan biji-bijian, serta tidak terlalu manis.

Oleh karena itu, memeriksa daftar bahan lengkap sangat penting saat membeli roti. Bahan-bahan tercantum dalam urutan berdasarkan berat, artinya tiga hingga lima bahan pertama umumnya membentuk sebagian besar produk.

Para ahli nutrisi merekomendasikan untuk memilih produk yang mencantumkan 100 persen biji-bijian utuh atau 100 persen gandum utuh di bagian atas daftar bahan. Selain itu, mereka juga merekomendasikan untuk mencari roti dengan setidaknya 3 gram serat, kurang dari 3 gram gula tambahan, dan tidak lebih dari 140 miligram natrium per potong.

Untuk roti gandum utuh asli harus mengandung setidaknya 6 gram serat makanan per 100 gram. Roti tersebut juga mungkin memiliki aroma gandum yang kuat saat digosok atau disentuh.

Menurut Asosiasi Diabetes Korea, roti putih memiliki indeks glikemik (GI) 70,7, sedangkan roti gandum utuh memiliki GI 50. Makanan dengan GI 55 atau di bawahnya umumnya diklasifikasikan sebagai makanan GI rendah, sementara makanan dengan GI 70 atau lebih tinggi dianggap sebagai makanan GI tinggi.

Mengganti biji-bijian olahan seperti nasi putih dan roti putih dengan biji-bijian utuh dapat menghasilkan peningkatan gula darah yang lebih kecil setelah makan, bahkan ketika jumlah karbohidrat yang dikonsumsi sama.

Biji-bijian utuh kaya akan serat makanan dan mineral, dan struktur patinya berbeda dari tepung olahan, yang dapat memperlambat pencernaan. Akibatnya, kadar gula darah setelah makan dapat meningkat 20 hingga 30 persen lebih rendah ketika mengonsumsi jumlah karbohidrat yang sama.

Akan tetapi, terlalu sederhana untuk berasumsi bahwa semua roti gandum utuh akan menyebabkan peningkatan gula darah yang lebih kecil. Bahkan di antara roti gandum utuh, respons gula darah dapat bervariasi tergantung pada seberapa banyak biji-bijian utuh yang sebenarnya digunakan, bagaimana roti tersebut diproses, dan apakah ada gula telah ditambahkan.

Perlu diketbahui, kadar gula darah juga dapat dipengaruhi oleh apa yang dimakan bersama roti, berapa banyak yang dikonsumsi sekaligus, dan apakah dipadukan dengan sayuran atau protein.

Oleh karena itu, konsumen harus melihat lebih dari sekadar kata-kata “gandum utuh” pada kemasan dan memeriksa label bahan dan nutrisi dengan cermat dan teliti demi gaya hidup yang lebih sehat.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: bahaya gula darahgula darahmanfaat roti gandumroti gandum utuh

Related Posts

Kenapa Kita Suka Makan Saat Stres? Ini Penyebabnya

Alasan Gen Z Kini Lebih Rentan Mengalami Diabetes

by Desti Dwi Natasya
July 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Diabetes kini tidak lagi identik dengan usia lanjut karena semakin banyak kasus yang ditemukan pada remaja hingga...

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Cara Sederhana Ini

by Desti Dwi Natasya
July 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Merasa mengantuk dan lemas setelah makan merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Namun, menurut dokter...

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti? Simak Penjelasan Ahli Gizi

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti? Simak Penjelasan Ahli Gizi

by Hidayat Taufik
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penderita diabetes tetap dapat mengonsumsi roti tanpa harus menghilangkannya dari menu harian. Namun, para ahli mengingatkan agar...

Choi Hyun-wook Ingin Coba Lebih Banyak Genre Usai Bintangi Serial Netflix

Manfaat Alpukat untuk Gula Darah, Bisa Bantu Kendalikan Diabetes

by Desti Dwi Natasya
July 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Manfaat alpukat untuk gula darah menjadi perhatian karena buah ini mengandung sedikit gula dan karbohidrat, tetapi kaya...

Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

Ahli Gizi Beberkan Jenis Roti yang Lebih Aman bagi Penderita Gula Darah Tinggi

by Hidayat Taufik
June 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Roti masih kerap dianggap sebagai makanan yang perlu dihindari oleh penderita diabetes atau orang dengan kadar gula...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

September 3, 2026
Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

September 3, 2026
Kemenhub menyiapkan 309 rute penerbangan perintis pada 2027 dengan anggaran Rp788,51 miliar untuk menjaga konektivitas wilayah 3TP. (Foto/susiair.com)

Kemenhub Siapkan 309 Rute Penerbangan Perintis

September 3, 2026
Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved