• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Perang Timur Tengah Bikin Harga Energi Global Meledak

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
in News
0
Impor Energi dari AS Senilai Rp 253 Triliun Tetap Lanjut Meski Tarif Dicoret

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik di Timur Tengah mulai menekan pasar energi global. Harga minyak, LPG, hingga LNG naik di banyak negara.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan energi menjadi kebutuhan utama saat krisis terjadi. Selain pangan, energi jadi sektor yang paling dijaga negara.

Menurut Komaidi, lonjakan harga energi lebih dipicu faktor geopolitik. Kondisi makin berat setelah jalur distribusi global terganggu akibat penutupan Selat Hormuz.

Gangguan distribusi membuat pasar khawatir. Dampaknya, harga minyak dunia terdorong naik lebih tinggi.

Kenaikan minyak ikut memicu lonjakan harga LPG dan LNG global. Di Indonesia, LPG industri non subsidi 50 kilogram juga ikut naik.

Harga LPG industri melonjak sekitar 25 sampai 26 persen. Nilainya naik dari US$ 21,9 menjadi US$ 28,3 per MMBtu.

Dalam rupiah, harga tabung LPG 50 kilogram naik dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1,06 juta per tabung. Kenaikan mulai terasa di sektor industri.

BBM non subsidi juga terdampak. Harga solar industri naik dari sekitar Rp 14.200 menjadi Rp 26.000 hingga Rp 27.900 per liter.

Komaidi mengatakan banyak negara mulai memperkuat ketahanan energi. Langkah itu dilakukan lewat diversifikasi sumber energi dan penyesuaian kebijakan.

Vietnam, Filipina, dan Singapura juga mulai menyesuaikan harga energi domestik. Negara ASEAN kini makin bergantung pada LNG global.

Data pasar energi Asia menunjukkan lonjakan tajam sepanjang 2026. Indeks JKM dan JCC bahkan naik lebih dari 90 persen.

Kondisi itu ikut mendorong kenaikan ICP atau harga minyak mentah Indonesia. Pemerintah dinilai perlu menyesuaikan harga energi non subsidi dengan pasar global.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Cobisnisenergi globalHarga minyakLNGLpgPebisnismudaTimur tengah

Related Posts

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pull-up dikenal sebagai salah satu latihan paling sulit di gym. Meski begitu, gerakan ini dinilai efektif melatih...

Sering Dibandingkan Orangtua Saat Kecil, Ini 7 Sifat yang Bisa Terbawa Sampai Dewasa

Sering Dibandingkan Orangtua Saat Kecil, Ini 7 Sifat yang Bisa Terbawa Sampai Dewasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebiasaan orangtua membandingkan anak dengan saudara kandung ternyata bisa meninggalkan dampak psikologis jangka panjang. Efeknya sering baru...

WHO Buka Suara soal Wabah Hantavirus di MV Hondius, Penumpang Dievakuasi Ketat

WHO Buka Suara soal Wabah Hantavirus di MV Hondius, Penumpang Dievakuasi Ketat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menegaskan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius bukan pandemi baru seperti...

Status Honorer Akan Berakhir Setelah 2026, Nasib Guru Disebut Tetap Aman

Status Honorer Akan Berakhir Setelah 2026, Nasib Guru Disebut Tetap Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja atau PHK massal terhadap guru honorer meski status tenaga...

Trump dan Xi Jinping Diprediksi Tak Sentuh Isu Perang Dagang, Fokus Bergeser ke AI

Trump dan Xi Jinping Diprediksi Tak Sentuh Isu Perang Dagang, Fokus Bergeser ke AI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping diprediksi tidak akan banyak membahas perang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

May 12, 2026
IPA Convex 2026

IPA Convex 2026: Perkuat Kolaborasi Sektor Hulu Migas Hadapi Tantangan Geopolitik dan Ketahanan Energi Nasional

May 12, 2026
Bank Raya

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

May 12, 2026
Kemenkes Tekankan Sanitasi Ketat saat Penyembelihan Hewan Kurban

Kemenkes Tekankan Sanitasi Ketat saat Penyembelihan Hewan Kurban

May 13, 2026
Pemerintah Rampungkan 19.312 Huntara untuk Korban Bencana Sumatera

Pemerintah Rampungkan 19.312 Huntara untuk Korban Bencana Sumatera

May 13, 2026
Turis Asing Favoritkan Wisata Alam dan Aktivitas Premium di Indonesia

Turis Asing Favoritkan Wisata Alam dan Aktivitas Premium di Indonesia

May 13, 2026
Summarecon Mutiara Makassar

Summarecon Mutiara Makassar Luncurkan New Cluster Rinoka, Harga Mulai Rp 1,9 Miliar

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved