• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Aturan Baru OJK : Operasional Debt Collector Dibatasi hingga Pukul 8 Malam

Saeful Imam by Saeful Imam
November 13, 2023
in News
0
Aturan Baru OJK : Operasional Debt Collector Dibatasi hingga Pukul 8 Malam

jam operasional debt collector dibatasi hingga pukul 8 malam

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan Surat Edaran OJK atau SEOJK No.19/SEOJK.06/2023 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Dalam SEOJK tersebut, terdapat regulasi terkait tenaga penagihan atau debt collector, baik yang melakukan penagihan secara langsung maupun dengan melibatkan pihak ketiga.

Menanggapi hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menjelaskan bahwa jam operasional penagihan oleh debt collector telah dibatasi, tidak boleh dilakukan 24 jam. “Kami membatasi jam operasional penagihan hingga pukul 8 malam, boleh melakukan panggilan telepon, dan seterusnya,” ujarnya dalam konferensi pers di Four Season Hotel, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/11).

Dalam rinciannya, SEOJK No.19/SEOJK.06/2023 mencatat bahwa penyelenggara wajib melakukan penagihan secara mandiri atau dengan melibatkan pihak lain. Penting dicatat bahwa penyelenggara harus memberikan informasi terkait jatuh tempo pendanaan kepada penerima dana untuk pembayaran berkala sebelum pendanaan jatuh tempo, yang dapat dikenakan penagihan.

“Dalam kasus penerima dana yang wanprestasi, penyelenggara diwajibkan melakukan penagihan setelah jangka waktu pendanaan habis dan setelah jatuh tempo sesuai perjanjian pendanaan antara pemberi dana dan penerima dana,” demikian bunyi peraturan tersebut.

Adapun metode penagihan yang diizinkan termasuk desk collection, yaitu penagihan tidak langsung melalui media pesan, panggilan telepon, panggilan video, dan perantara lainnya. Sementara itu, field collection merupakan penagihan langsung secara tatap muka.

Dalam menjalankan tugasnya, tenaga penagih atau debt collector harus mendapatkan pelatihan yang memadai terkait etika penagihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika terdapat kerjasama penagihan oleh pihak lain kepada penerima dana, pihak tersebut harus memiliki sumber daya manusia yang telah bersertifikasi di bidang penagihan oleh lembaga sertifikasi profesi yang terdaftar di OJK.

Terkait etika penagihan, tenaga penagih diharuskan menggunakan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh pihak yang bekerja sama dengan penyelenggara, dilengkapi dengan foto diri.

Tak kalah penting, penagihan tidak diperkenankan menggunakan ancaman, kekerasan, atau tindakan yang dapat merendahkan penerima dana. Penagihan juga tidak boleh dilakukan dengan tekanan fisik atau verbal. Penagihan harus dilakukan dengan menghindari penggunaan kata dan tindakan yang mengintimidasi, seperti merendahkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menjaga harkat, martabat, dan harga diri, baik di dunia fisik maupun maya, terhadap penerima dana dan pihak terkait.

Dalam SEOJK, bagian yang mengatur tenaga penagihan juga menjelaskan bahwa penagihan tidak diperkenankan dilakukan kepada pihak selain penerima dana. Penggunaan sarana komunikasi untuk penagihan tidak diperkenankan secara terus menerus jika bersifat mengganggu. OJK juga menetapkan bahwa penagihan hanya dapat dilakukan melalui jalur pribadi, di tempat alamat penagihan, atau domisili penerima dana.

Penagihan hanya boleh dilakukan pada pukul 08.00 hingga 20.00 sesuai waktu di alamat penerima dana. Penagihan di luar tempat dan waktu tersebut hanya dapat dilakukan atas dasar persetujuan atau perjanjian dengan penerima dana terlebih dahulu, dan pihak lain yang menyediakan jasa penagihan yang bekerja sama dengan penyelenggara juga diwajibkan mematuhi etika penagihan yang telah ditetapkan oleh asosiasi penyelenggara. Dalam konteks kerjasama penagihan oleh pihak lain, perjanjian harus dituangkan secara tertulis dan dievaluasi secara berkala. Penyelenggara juga bertanggung jawab penuh atas segala dampak yang muncul dari kerja sama dengan pihak lain.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Debt Collectordebt collector dibatasijam kerja debt collector

Related Posts

Apa Itu Debt Collector? Tugas, Jenis, Aturan Hukum dan Cara Menghadapinya

Apa Itu Debt Collector? Tugas, Jenis, Aturan Hukum dan Cara Menghadapinya

by Desti Dwi Natasya
December 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Debt collector adalah pihak yang ditugaskan untuk menagih pembayaran utang dari debitur yang terindikasi tidak mampu atau...

Salah Satunya Cara Penagihannya Kasar, Kenali Ciri-ciri Fintech Ilegal

Salah Satunya Cara Penagihannya Kasar, Kenali Ciri-ciri Fintech Ilegal

by Saeful Imam
December 12, 2023
0

JAKARTA, Cobisnis.com - AFPI telah mengidentifikasi ciri-ciri fintech ilegal yang sebaiknya diwaspadai oleh masyarakat. Menurut Kawakibi Tito, Plt. Direktur Eksekutif...

OJK Prediksi 10 Persen Perusahaan Pembiayaan Bakal Tutup di 2020

Keringanan Kredit Diberlakukan Tapi Masih Berurusan dengan Debt Collector? Ini Penjelasan OJK

by Jawarul Kunnas
April 6, 2020
0

Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pihaknya masih mendengar keluhan yang disampaikan melalui email atau telepon call center OJK...

OJK Dorong Sertifikasi Debt Collector Perusahaan Pembiayaan

by Jawarul Kunnas
March 12, 2020
0

Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pelaksanaan sertifikasi untuk pegawai yang manjalankan fungsi penagihan alias debt collector pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved