• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Krisis iklim semakin nyata dampaknya terhadap ekonomi dunia, termasuk perdagangan internasional. Perubahan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan bencana alam berulang diperkirakan akan memengaruhi arus barang, komoditas, serta daya saing antarnegara.

Produksi pangan global menjadi sektor yang paling rentan. Negara eksportir utama gandum, kopi, dan beras mulai menghadapi risiko gagal panen akibat kekeringan panjang maupun banjir besar. Hal ini dapat menggeser peta perdagangan pangan, di mana negara dengan iklim lebih stabil berpotensi menggantikan peran tradisional eksportir lama.

Selain pangan, sektor logistik dan rantai pasok global juga berisiko. Jalur perdagangan laut yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor impor bisa terganggu akibat badai, kebakaran hutan, hingga banjir di kawasan pelabuhan strategis. Biaya distribusi diprediksi meningkat signifikan seiring risiko tersebut.

Di sisi regulasi, Uni Eropa mulai menerapkan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) sebagai instrumen pajak karbon bagi produk impor yang tidak ramah lingkungan. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa perdagangan masa depan akan lebih ketat terkait standar emisi karbon.

Negara eksportir di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang masih mengandalkan produk berbasis energi fosil berpotensi mengalami tekanan. Produk seperti baja, semen, minyak sawit, hingga batu bara bisa menghadapi hambatan baru dalam menembus pasar internasional.

Sebaliknya, negara dengan kapasitas energi terbarukan besar akan memiliki peluang baru. Indonesia, misalnya, memiliki potensi energi surya, angin, dan panas bumi yang bisa mendukung ekspor produk hijau seperti baterai kendaraan listrik maupun green hydrogen.

China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa sudah bergerak cepat dengan memperkuat industri teknologi hijau. Dominasi ketiga kawasan ini diperkirakan akan menggeser pusat perdagangan global menuju sektor ramah lingkungan, termasuk panel surya, kendaraan listrik, hingga sistem penyimpanan energi.

Namun, transformasi ini bukan tanpa tantangan. Negara berkembang menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor sumber daya alam dengan kebutuhan transisi menuju perdagangan hijau yang lebih berkelanjutan.

Tekanan pasar global akan semakin memaksa negara-negara untuk beradaptasi. Perusahaan multinasional pun dituntut menata ulang rantai pasok agar lebih tahan terhadap gangguan iklim sekaligus sesuai standar lingkungan internasional.

Dalam jangka panjang, krisis iklim diprediksi akan menciptakan sistem perdagangan internasional yang lebih selektif. Hanya negara yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan yang akan tetap kompetitif di pasar global.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisEkonomi hijauKrisi iklimPebisnismudaPerdagangan internasional

Related Posts

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

by Chodijah Febriani
August 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Kementerian Pariwisata memperluas pasar wisata edukasi...

Kepala SPPG Karanganyar Keracunan setelah Mencicipi Ayam Rempah Menu MBG

Kepala SPPG Karanganyar Keracunan setelah Mencicipi Ayam Rempah Menu MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Jati, Jaten, Karanganyar, Abra Yodha Raya, mengalami mual, muntah, dan...

Driver Ojol Disebut Makin Besar Penghasilannya Prabowo Klaim Naik 3 Kali Lipat

Driver Ojol Disebut Makin Besar Penghasilannya Prabowo Klaim Naik 3 Kali Lipat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menyebut pendapatan pengemudi ojek online atau ojol mengalami peningkatan setelah pemerintah memangkas potongan aplikasi....

Prabowo Klaim Bank Emas Kelola 153 Ton Emas Setara Rp360 Triliun

Prabowo Klaim Bank Emas Kelola 153 Ton Emas Setara Rp360 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bank emas Indonesia telah mengelola 153 ton emas dalam satu tahun operasional. Nilai...

Anggota Satpol PP Aceh Utara Terekam Ambil Rokok saat Razia

Anggota Satpol PP Aceh Utara Terekam Ambil Rokok saat Razia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Video yang memperlihatkan anggota Satpol PP di Aceh Utara diduga mengambil rokok milik pedagang saat razia viral...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Es Doger Ternyata Punya Kepanjangan, Sudah Tahu Artinya?

Es Doger Ternyata Punya Kepanjangan, Sudah Tahu Artinya?

August 15, 2026
Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

August 15, 2026
Es Doger Ternyata Punya Kepanjangan, Sudah Tahu Artinya?

Apakah Otot Bisa Terbentuk dengan Sendirinya? Ini Jawaban Ahli

August 15, 2026
Duka Gempa M 7,7 NTT, BNPB Laporkan 47 Korban Meninggal

Duka Gempa M 7,7 NTT, BNPB Laporkan 47 Korban Meninggal

August 16, 2026
Promo HUT RI ke-81, Naik Whoosh Bisa Mulai Rp8.800

Promo HUT RI ke-81, Naik Whoosh Bisa Mulai Rp8.800

August 16, 2026
MotoGP 2026 Makin Sengit, Tujuh Pembalap Sudah Raih Kemenangan

Prabowo Kenalkan Dua Penerima Bansos saat Pidato Kenegaraan

August 15, 2026
MotoGP 2026 Makin Sengit, Tujuh Pembalap Sudah Raih Kemenangan

Putri Andriani Juficha Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun Ke-26

August 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved