• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Krisis iklim semakin nyata dampaknya terhadap ekonomi dunia, termasuk perdagangan internasional. Perubahan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan bencana alam berulang diperkirakan akan memengaruhi arus barang, komoditas, serta daya saing antarnegara.

Produksi pangan global menjadi sektor yang paling rentan. Negara eksportir utama gandum, kopi, dan beras mulai menghadapi risiko gagal panen akibat kekeringan panjang maupun banjir besar. Hal ini dapat menggeser peta perdagangan pangan, di mana negara dengan iklim lebih stabil berpotensi menggantikan peran tradisional eksportir lama.

Selain pangan, sektor logistik dan rantai pasok global juga berisiko. Jalur perdagangan laut yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor impor bisa terganggu akibat badai, kebakaran hutan, hingga banjir di kawasan pelabuhan strategis. Biaya distribusi diprediksi meningkat signifikan seiring risiko tersebut.

Di sisi regulasi, Uni Eropa mulai menerapkan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) sebagai instrumen pajak karbon bagi produk impor yang tidak ramah lingkungan. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa perdagangan masa depan akan lebih ketat terkait standar emisi karbon.

Negara eksportir di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang masih mengandalkan produk berbasis energi fosil berpotensi mengalami tekanan. Produk seperti baja, semen, minyak sawit, hingga batu bara bisa menghadapi hambatan baru dalam menembus pasar internasional.

Sebaliknya, negara dengan kapasitas energi terbarukan besar akan memiliki peluang baru. Indonesia, misalnya, memiliki potensi energi surya, angin, dan panas bumi yang bisa mendukung ekspor produk hijau seperti baterai kendaraan listrik maupun green hydrogen.

China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa sudah bergerak cepat dengan memperkuat industri teknologi hijau. Dominasi ketiga kawasan ini diperkirakan akan menggeser pusat perdagangan global menuju sektor ramah lingkungan, termasuk panel surya, kendaraan listrik, hingga sistem penyimpanan energi.

Namun, transformasi ini bukan tanpa tantangan. Negara berkembang menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor sumber daya alam dengan kebutuhan transisi menuju perdagangan hijau yang lebih berkelanjutan.

Tekanan pasar global akan semakin memaksa negara-negara untuk beradaptasi. Perusahaan multinasional pun dituntut menata ulang rantai pasok agar lebih tahan terhadap gangguan iklim sekaligus sesuai standar lingkungan internasional.

Dalam jangka panjang, krisis iklim diprediksi akan menciptakan sistem perdagangan internasional yang lebih selektif. Hanya negara yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan yang akan tetap kompetitif di pasar global.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisEkonomi hijauKrisi iklimPebisnismudaPerdagangan internasional

Related Posts

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

MotoGP Mandalika 2027 Digelar Akhir Oktober

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MotoGP 2027 akan digelar dalam 22 seri di lima benua dengan sejumlah perubahan pada kalender musim depan,...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Presley Gerber Meninggal, Keluarga Putuskan Kremasi Jenazah

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presley Gerber, putra Cindy Crawford dan Rande Gerber, meninggal dunia di usia 27 tahun pada Minggu, 20...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Manchester United Lepaskan 113 Tembakan, Baru Raih 5 Poin

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Manchester United menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak di Premier League 2026/27, tetapi produktivitas tersebut belum sejalan...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Sebelum Wafat, Guruh Siapkan Kain Pemberian Fatmawati

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap Guruh Soekarnoputra telah menyiapkan kain yang akan digunakan...

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

by Desti Dwi Natasya
September 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kelompok bersenjata Irak yang didukung Iran, Harakat Hezbollah al-Nujaba, menyerukan aksi duduk atau sit-in di sejumlah bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

September 27, 2026
Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

Bereskan Kamar, Mood Bisa Lebih Baik? Ini Alasannya

September 27, 2026
Tempesantren

Tempesantren, Usaha Tempe Santri yang Berhasil Mandiri hingga Bisa Suplai MBG

September 27, 2026
Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

Digigit Anjing, Kapan Harus Suntik Rabies? Ini Batas Waktunya

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved