• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Iklim Ubah Peta Perdagangan Internasional dan Persaingan Global

JAKARTA, Cobisnis.com – Krisis iklim semakin nyata dampaknya terhadap ekonomi dunia, termasuk perdagangan internasional. Perubahan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, dan bencana alam berulang diperkirakan akan memengaruhi arus barang, komoditas, serta daya saing antarnegara.

Produksi pangan global menjadi sektor yang paling rentan. Negara eksportir utama gandum, kopi, dan beras mulai menghadapi risiko gagal panen akibat kekeringan panjang maupun banjir besar. Hal ini dapat menggeser peta perdagangan pangan, di mana negara dengan iklim lebih stabil berpotensi menggantikan peran tradisional eksportir lama.

Selain pangan, sektor logistik dan rantai pasok global juga berisiko. Jalur perdagangan laut yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor impor bisa terganggu akibat badai, kebakaran hutan, hingga banjir di kawasan pelabuhan strategis. Biaya distribusi diprediksi meningkat signifikan seiring risiko tersebut.

Di sisi regulasi, Uni Eropa mulai menerapkan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) sebagai instrumen pajak karbon bagi produk impor yang tidak ramah lingkungan. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa perdagangan masa depan akan lebih ketat terkait standar emisi karbon.

Negara eksportir di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang masih mengandalkan produk berbasis energi fosil berpotensi mengalami tekanan. Produk seperti baja, semen, minyak sawit, hingga batu bara bisa menghadapi hambatan baru dalam menembus pasar internasional.

Sebaliknya, negara dengan kapasitas energi terbarukan besar akan memiliki peluang baru. Indonesia, misalnya, memiliki potensi energi surya, angin, dan panas bumi yang bisa mendukung ekspor produk hijau seperti baterai kendaraan listrik maupun green hydrogen.

China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa sudah bergerak cepat dengan memperkuat industri teknologi hijau. Dominasi ketiga kawasan ini diperkirakan akan menggeser pusat perdagangan global menuju sektor ramah lingkungan, termasuk panel surya, kendaraan listrik, hingga sistem penyimpanan energi.

Namun, transformasi ini bukan tanpa tantangan. Negara berkembang menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor sumber daya alam dengan kebutuhan transisi menuju perdagangan hijau yang lebih berkelanjutan.

Tekanan pasar global akan semakin memaksa negara-negara untuk beradaptasi. Perusahaan multinasional pun dituntut menata ulang rantai pasok agar lebih tahan terhadap gangguan iklim sekaligus sesuai standar lingkungan internasional.

Dalam jangka panjang, krisis iklim diprediksi akan menciptakan sistem perdagangan internasional yang lebih selektif. Hanya negara yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan yang akan tetap kompetitif di pasar global.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: CobisnisEkonomi hijauKrisi iklimPebisnismudaPerdagangan internasional

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved