• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
August 15, 2026
in Lifestyle
0
EduTourism, Upaya Kemenpar Kenalkan Budaya dan Seni Indonesia di Pasar Australia

JAKARTA, Cobisnis.com – Berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Kementerian Pariwisata memperluas pasar wisata edukasi (EduTourism) Australia dengan memperkenalkan desa wisata Indonesia sebagai ruang belajar yang memadukan sejarah, seni, budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat lokal.

Dalam siaran pers yang diterima Cobisnis, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini , mengatakan wisata edukasi menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan Indonesia bukan hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai living classroom yang menawarkan pengalaman belajar melalui budaya, alam, dan kehidupan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia menawarkan pengalaman belajar yang autentik dan berkesan, tidak hanya di Bali, tetapi juga di berbagai destinasi unggulan lainnya. Kami percaya pengalaman belajar secara langsung serta jejaring yang terbangun melalui program ini akan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan segmen perjalanan edukasi ke berbagai destinasi di Indonesia,” kata Ni Made Ayu.

Maka dari itu, Kemenpar menggelar rangkaian promosi pada 3–4 Agustus 2026, diawali dengan kegiatan “Indonesia Goes to School: Experience Wonderful Indonesia in the Classroom” di Claremont College, Sydney. Kegiatan tersebut memperkenalkan pengalaman wisata edukasi Indonesia secara langsung kepada kepala sekolah, guru, dan siswa melalui berbagai lokakarya interaktif.

Dalam promosi tersebut, peserta mengikuti kegiatan membatik bersama Desa Wisata Wukirsari, belajar tari tradisional bersama Desa Wisata Taro, serta bermain angklung dan meronce kerajinan dari biji hanjeli. Peserta juga mengikuti storytelling bersama Balai Bahasa dan Budaya Indonesia NSW melalui pembacaan buku edukatif mengenai hanjeli yang berasal dari Desa Wisata Hanjeli.

Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman lintas budaya sekaligus memperkenalkan kepada siswa bahwa kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran secara langsung.

Menurut Ni Made Ayu, perjalanan edukasi (educational travel) merupakan salah satu segmen pariwisata berkualitas yang memiliki nilai tambah tinggi. Karakter perjalanan edukasi berpotensi menciptakan masa tinggal yang lebih panjang sekaligus membangun interaksi yang lebih mendalam antara wisatawan dengan masyarakat, budaya lokal, dan ekosistem pendidikan di destinasi.

Potensi pasar tersebut juga ditopang besarnya perjalanan generasi muda secara global. WYSE Travel Confederation dan UN Tourism memprediksi dari sekitar 350 juta pemuda yang melakukan perjalanan pada 2025, sebanyak 23 persen di antaranya merupakan pelajar.

Australia menjadi salah satu pasar strategis bagi pariwisata Indonesia. Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia mencapai 1.754.791 kunjungan dan menempatkan Australia sebagai pasar wisatawan mancanegara terbesar kedua bagi Indonesia.

Tren tersebut berlanjut pada 2026. Hingga Juni 2026, kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia tercatat sebanyak 864.750 kunjungan atau meningkat 6,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Industri perjalanan pemuda tetap memiliki potensi besar sebagai kekuatan positif. Selain memberikan dampak ekonomi, segmen ini dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, membangun jejaring internasional, serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pembelajaran yang berkualitas,” ujar Ni Made Ayu.

Untuk memperluas peluang pasar tersebut, Kemenpar melanjutkan rangkaian promosi dengan menggelar EduTourism Networking Event pada 4 Agustus 2026. Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan mitra industri perjalanan dan pemangku kepentingan pendidikan di New South Wales, Australia.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia mengatakan kegiatan yang berlangsung di Indonesia Residence tersebut mencakup pemaparan produk unggulan wisata edukasi, table-top meeting, sesi networking, serta pertunjukan budaya.

Pertemuan tersebut membuka ruang interaksi langsung antara sellers dari Indonesia dengan buyers yang terdiri atas pelaku industri perjalanan dan pemangku kepentingan pendidikan di New South Wales untuk menjajaki peluang perjalanan edukasi ke Indonesia.

Produk yang diperkenalkan antara lain Desa Wisata Wukirsari di Yogyakarta yang menawarkan pembelajaran mengenai seni tradisi, kearifan lokal, dan kerajinan batik berstandar dunia. Sementara Desa Wisata Taro di Bali menghadirkan pengalaman belajar berbasis lingkungan, keberlanjutan, dan pelestarian budaya.

“Melalui keterlibatan industri pariwisata dan desa wisata yang menawarkan produk wisata edukasi berkualitas, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi sekolah, universitas, dan pelaku industri wisata edukasi di Australia untuk membawa siswa belajar, mengeksplorasi, dan merasakan pengalaman Indonesia secara langsung,” kata Yulia.

Konsul Jenderal RI Sydney Pendekar Muda Leonards Sondakh mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan bukan hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai tujuan perjalanan yang menyediakan beragam ruang pembelajaran.

Melalui program seperti Indonesia Goes to School dan wisata edukasi, generasi muda Australia dapat mengenal secara langsung budaya, tradisi, kehidupan masyarakat, dan keberagaman Indonesia.

“Desa-desa wisata Indonesia dapat menjadi ruang belajar yang hidup, tempat para siswa belajar langsung dari masyarakat sekaligus melihat bagaimana budaya, kreativitas, keberlanjutan, dan ekonomi lokal saling terhubung. Melalui pengalaman yang bermakna ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, memperdalam pemahaman, serta memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Australia,” ungkap Leonards.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: CobisnisedutourismKemenparKementerian pariwisata

Related Posts

Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pekerja dan buruh yang menantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 diimbau untuk mewaspadai pesan berantai dan tautan...

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

by Rachman
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI bersama anak perusahaannya, PT Inti Konten Indonesia (PT INTENS), merampungkan...

JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - JKT48 resmi merilis video musik terbaru berjudul Ayo Senyumlah pada Sabtu (24/10/2026). Video musik tersebut memadukan unsur...

Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi besar-besaran dan meluasnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dunia usaha dinilai belum memberikan...

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

by Rizki Meirino
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – AXIS Nation Cup 2026 menetapkan 16 tim finalis yang akan memperebutkan gelar juara nasional dalam babak Grand Final...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

October 26, 2026
AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

October 26, 2026
Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

October 26, 2026
Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

October 26, 2026
INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

October 26, 2026
JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

October 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved