• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
August 15, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Impact Investment Festival

YCAB Foundation menyelenggarakan Impact Investment Festival 2026.

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia kini menjadi pasar impact investing paling aktif di Asia Tenggara dengan lebih dari USD 1,5 miliar modal yang telah disalurkan melalui lebih dari 100 penyedia modal aktif.

Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat investor terhadap investasi yang tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang terukur.

Namun, di tengah perkembangan tersebut, ekosistem impact investing di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi antara investor, produk keuangan, dan berbagai institusi, sehingga membatasi visibilitas, akses, serta peluang kolaborasi untuk memperluas dampak.

Untuk menjawab tantangan tersebut, YCAB Foundation menyelenggarakan Impact Investment Festival 2026, sebuah forum yang mempertemukan regulator, pelaku pasar modal, investor, institusi keuangan, filantropi, organisasi sosial, dan pemimpin keberlanjutan.

Diselenggarakan di IDX Main Hall pada 13 Agustus 2026, festival ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, membangun kepercayaan antarpemangku kepentingan, serta mendorong impact investing menjadi bagian yang semakin terintegrasi dalam ekosistem pasar modal Indonesia.

Data Trimegah Sekuritas menunjukkan bahwa hingga 31 Maret 2026 terdapat 28 produk reksa dana berdampak dengan total aset kelolaan (AUM) sekitar Rp17 triliun, serta 29 produk obligasi dan sukuk berdampak dengan total AUM sekitar Rp57 triliun.

Produk-produk tersebut telah mendukung berbagai sektor prioritas, termasuk pendidikan, pemberdayaan perempuan, UMKM dan ketenagakerjaan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, lingkungan dan iklim, serta perumahan terjangkau.

Impact Investment Festival 2026 menghadirkan dua sesi plenary yang membahas peran pasar modal dalam mempercepat pertumbuhan impact investing di Indonesia.

Plenary pertama, “Unlocking Impact at Scale through Indonesia’s Capital Markets,” mengulas bagaimana pasar modal dapat memperluas akses pembiayaan bagi sektor-sektor prioritas pembangunan.

Sesi ini menghadirkan Jeffrey Hendrik, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI); Managing Director Global Business Development, Corporate, Finance & Investments Danantara Indonesia, Djamal Attamimi; Sahat Pangaribuan, Director of Finance PT Permodalan Nasional Madani (PNM); serta Veronica Colondam, Founder & CEO YCAB Foundation, dengan Prof. Rofikoh Rokhim, Ph.D. sebagai moderator.

Plenary kedua, “Investing Beyond Profit: Scaling Opportunities for Millions,” membahas peluang memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi berdampak yang mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus manfaat sosial.

Diskusi menghadirkan Richardo Walujo, CEO Juara Capital Indonesia; Darmayudha, Investment Director PT Trimegah Asset Management; dan Bernadus Wijaya, CEO Sucor Sekuritas, dengan Ellen May sebagai moderator.

Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan impact investing tidak hanya membutuhkan produk yang relevan bagi investor, tetapi juga ekosistem yang mampu mempertemukan sumber dana
dengan berbagai peluang yang memberikan manfaat lebih luas.

Dalam konteks tersebut, Managing Director Global Business Development, Corporate, Finance & Investments Danantara Indonesia, Djamal Attamimi, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk mengarahkan lebih
banyak modal ke investasi yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, kolaborasi antara pemilik modal, pasar keuangan, pelaku
usaha, dan sektor sosial menjadi kunci untuk membangun ekosistem impact investing yang kredibel.

“Impact investing menjadi penting karena dapat membuka peluang untuk menciptakan nilai yang lebih luas bagi Indonesia. Ketika dana diarahkan pada sektor dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan perubahan yang nyata. Karena itu, ekosistem ini perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Djamal.

Komisaris Utama BEI, Nurhaida mengatakan bahwa pasar modal memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Selain menjadi sarana investasi bagi masyarakat, pasar modal juga menjadi sumber pendanaan jangka panjang yang memungkinkan dunia usaha bertumbuh, berekspansi, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara regulator, penyelenggara pasar, investor, perusahaan tercatat, lembaga keuangan, organisasi sosial, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat
menjadi jembatan yang menghubungkan sumber modal dengan berbagai inisiatif yang tidak hanya memberikan imbal hasil finansial, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan akan membuka lebih banyak peluang bagi berkembangnya berbagai bentuk pembiayaan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Nurhaida.

Dari sisi lembaga pembiayaan di sektor akar rumput, Direktur Keuangan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Sahat Pangabahan Pangaribuan juga melihat impact investing sebagai peluang untuk memperluas akses pembiayaan yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial terutama kepada masyarakat prasejahtera Indonesia.

“Pembiayaan berdampak dapat menjangkau lebih banyak masyarakat ketika akses terhadap pembiayaan dibangun bersama dengan pemahaman terhadap kebutuhan mereka. Kolaborasi antara lembaga keuangan, investor, dan organisasi yang bekerja langsung dengan masyarakat menjadi penting untuk memastikan pembiayaan tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, khususnya dikalangan pengusaha Ultra Mikro Indonesia untuk berkembang dan
meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Sahat.

Setelah membahas arah pengembangan impact investing melalui sesi plenary, peserta dapat melihat implementasinya secara langsung melalui Impact Product Showcase.

Area pameran ini menghadirkan berbagai produk investasi berdampak yang menjadi bagian dari pasar impact investing Indonesia yang terus berkembang.

Dengan total aset kelolaan produk impact investing yang telah mencapai sekitar Rp74 triliun, showcase ini memberikan kesempatan bagi investor, institusi keuangan, dan organisasi sosial untuk bertemu, bertukar perspektif, serta menjajaki kolaborasi.

Kehadiran area ini memperkuat tujuan festival, yaitu menjembatani modal dengan berbagai kebutuhan pembangunan melalui instrumen investasi yang mampu memberikan manfaat finansial sekaligus dampak social.

Founder & CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, mengatakan bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk memperluas dampak investasi.

“Melalui Impact Investment Festival 2026, kami ingin membuka ruang bagi berbagai pihak untuk bersama-sama melihat bagaimana investasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi, membuka lebih banyak peluang, dan mendorong semakin banyak investasi yang dapat memberikan dampak sosial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Veronica.

Melalui penyelenggaraan Impact Investment Festival 2026, YCAB Foundation berharap semakin banyak kolaborasi yang mampu menghubungkan modal dengan kebutuhan pembangunan Indonesia, sehingga impact investing dapat berkembang sebagai bagian penting dari sistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comImpact Investment Festival 2026Pasar Modal

Related Posts

Ilustrasi jaringan wifi

Pakai WiFi Tanpa Izin, Apa Hukumnya?

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - WiFi menjadi fasilitas yang umum digunakan untuk mengakses internet, baik di rumah, tempat kerja maupun ruang publik....

Pemprov DKI Pertimbangkan Kenaikan Tarif Tiket Ragunan

Pemprov DKI Pertimbangkan Kenaikan Tarif Tiket Ragunan

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang untuk menaikkan tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan. Usulan tersebut kini tengah...

Gunung Sinabung Erupsi, Warga Masih Masuk Zona Merah

Gunung Sinabung Masih Siaga, Warga Nekat Masuk Zona Merah

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih berada dalam status Siaga Level III. Di tengah...

Jangan Asal Tanam, 4 Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

Jangan Asal Tanam, 4 Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ular yang tiba-tiba muncul di halaman rumah bisa menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Terlebih, sejumlah jenis ular memiliki...

PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

by Iwan Supriyatna
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) kembali menegaskan perannya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional dengan meraih...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

Manajemen Indosat Sapa Pelanggan di Harpelnas 2026

September 4, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Sutradara Joe Russo mengungkap Avengers: Doomsday mulai menjalani syuting meski naskah belum sepenuhnya rampung dan mengandalkan improvisasi aktor.

Avengers: Doomsday Syuting Saat Naskah Belum Rampung

September 5, 2026
Ilustrasi jaringan wifi

Pakai WiFi Tanpa Izin, Apa Hukumnya?

September 5, 2026
Hari Pelanggan Nasional 2026, Inhealth Kunjungi Peserta Asuransi di Rumah Sakit

Hari Pelanggan Nasional 2026, Inhealth Kunjungi Peserta Asuransi di Rumah Sakit

September 5, 2026
Java United FC menerima sanksi pengurangan dua poin di Super League 2026/2027 akibat perubahan home base setelah proses lisensi klub.

Java United Terima Hukuman Potong Dua Poin

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved