• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 3, 2026
in Lifestyle
0
Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan makan bersama ternyata tidak hanya berkaitan dengan aktivitas memenuhi kebutuhan makan.

Momen tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan orang lain dan memberikan dampak positif bagi kondisi emosional.

Profesor ekonomi dan ilmu perilaku dari Universitas Oxford, Jan-Emmanuel De Neve, mengatakan makan bersama memiliki peran dalam membentuk dan mempertahankan hubungan sosial.

“Berbagi makanan adalah mekanisme penting untuk menjalin ikatan, membangun kepercayaan, dan terhubung dengan orang lain,” kata De Neve dikutip dari berbagai sumber,  Kamis (3/09/26).

Di tengah rutinitas yang semakin padat, kesempatan untuk berkumpul sambil menikmati makanan bersama orang lain semakin berkurang.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat menjadi ruang untuk berinteraksi dan menjaga hubungan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya keterkaitan antara frekuensi makan bersama dengan kesejahteraan psikologis.

Percakapan dan interaksi yang terjadi saat makan dapat membantu seseorang merasakan hubungan sosial yang lebih kuat.

Makan Bersama dan Risiko Depresi

Sebuah penelitian terhadap 9.361 perempuan berusia 60 tahun ke atas menemukan adanya hubungan antara kebiasaan makan bersama dan risiko mengalami depresi.

Dalam penelitian tersebut, jumlah orang yang berada di meja makan dapat menjadi salah satu indikator yang berkaitan dengan kondisi mental.

Temuan itu tetap terlihat setelah berbagai faktor lain turut diperhitungkan, seperti kesehatan, kondisi ekonomi, serta situasi tempat tinggal.

Hasil penelitian lain yang dilakukan di Tokyo juga memperlihatkan pola yang hampir sama. Kelompok berusia 65 sampai 74 tahun yang tinggal bersama keluarga, tetapi terbiasa makan sendirian, tercatat memiliki risiko gejala depresi lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin makan bersama.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan anggota keluarga di rumah belum tentu secara otomatis membuat seseorang merasa memiliki koneksi sosial yang kuat.

Makan bersama dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan interaksi, membuka percakapan, sekaligus mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar.

Membantu Menciptakan Rasa Nyaman

Kaitan antara aktivitas makan dan perasaan bahagia juga dapat dilihat dari respons biologis tubuh.

Antropolog biologi Universitas Oxford, Robin Dunbar, menyebut kegiatan makan dapat mengaktifkan sistem endorfin.

Endorfin merupakan zat kimia yang diproduksi tubuh dan berhubungan dengan munculnya sensasi menyenangkan.

Aktivitas tersebut ketika dilakukan bersama orang lain diduga dapat membantu memperkuat ikatan antarindividu.

De Neve mengatakan hubungan antara makanan dan interaksi sosial bukanlah sesuatu yang baru. Kebiasaan berbagi makanan telah menjadi bagian dari berbagai budaya selama waktu yang panjang.

“Ini memiliki akar budaya yang dalam,” katanya.

Tidak hanya memengaruhi hubungan sosial, kehadiran orang lain juga dapat mengubah pengalaman seseorang ketika menikmati makanan.

Riset Erica Boothby dari Universitas Pennsylvania menemukan bahwa peserta penelitian memberikan penilaian rasa cokelat yang lebih tinggi ketika menyantapnya bersama orang lain dibandingkan saat makan sendirian.

Artinya, teman makan dapat memberikan pengaruh terhadap pengalaman menikmati makanan, bukan sekadar membuat suasana menjadi lebih hidup.

Meluangkan waktu untuk makan bersama keluarga, sahabat, pasangan, atau orang terdekat bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga komunikasi dan menciptakan suasana positif dalam kehidupan sehari-hari.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comgaya hidup sehatHeadlinehubungan sosialkebahagiaankesehatan mentalMakan BersamaRisiko Depresi

Related Posts

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan arus modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International...

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Dikit-Dikit Drama, Selalu Ingin Dipuji, Ini 7 Ciri Orang Caper

Dikit-Dikit Drama, Selalu Ingin Dipuji, Ini 7 Ciri Orang Caper

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Orang yang suka mencari perhatian atau kerap disebut caper bisa dikenali melalui sejumlah perilaku dalam kehidupan sehari-hari....

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke perempatfinal French Open 2026. Meski pernah mengalahkan Hu...

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

October 23, 2026
BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

October 23, 2026
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 15 poin, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedelapan menjelang pekan ketujuh.

Persija Pimpin Klasemen Super League, Persib di Posisi Kedelapan

October 23, 2026
Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved