• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 3, 2026
in Lifestyle
0
Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan makan bersama ternyata tidak hanya berkaitan dengan aktivitas memenuhi kebutuhan makan.

Momen tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan orang lain dan memberikan dampak positif bagi kondisi emosional.

Profesor ekonomi dan ilmu perilaku dari Universitas Oxford, Jan-Emmanuel De Neve, mengatakan makan bersama memiliki peran dalam membentuk dan mempertahankan hubungan sosial.

“Berbagi makanan adalah mekanisme penting untuk menjalin ikatan, membangun kepercayaan, dan terhubung dengan orang lain,” kata De Neve dikutip dari berbagai sumber,  Kamis (3/09/26).

Di tengah rutinitas yang semakin padat, kesempatan untuk berkumpul sambil menikmati makanan bersama orang lain semakin berkurang.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat menjadi ruang untuk berinteraksi dan menjaga hubungan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya keterkaitan antara frekuensi makan bersama dengan kesejahteraan psikologis.

Percakapan dan interaksi yang terjadi saat makan dapat membantu seseorang merasakan hubungan sosial yang lebih kuat.

Makan Bersama dan Risiko Depresi

Sebuah penelitian terhadap 9.361 perempuan berusia 60 tahun ke atas menemukan adanya hubungan antara kebiasaan makan bersama dan risiko mengalami depresi.

Dalam penelitian tersebut, jumlah orang yang berada di meja makan dapat menjadi salah satu indikator yang berkaitan dengan kondisi mental.

Temuan itu tetap terlihat setelah berbagai faktor lain turut diperhitungkan, seperti kesehatan, kondisi ekonomi, serta situasi tempat tinggal.

Hasil penelitian lain yang dilakukan di Tokyo juga memperlihatkan pola yang hampir sama. Kelompok berusia 65 sampai 74 tahun yang tinggal bersama keluarga, tetapi terbiasa makan sendirian, tercatat memiliki risiko gejala depresi lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin makan bersama.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan anggota keluarga di rumah belum tentu secara otomatis membuat seseorang merasa memiliki koneksi sosial yang kuat.

Makan bersama dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan interaksi, membuka percakapan, sekaligus mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar.

Membantu Menciptakan Rasa Nyaman

Kaitan antara aktivitas makan dan perasaan bahagia juga dapat dilihat dari respons biologis tubuh.

Antropolog biologi Universitas Oxford, Robin Dunbar, menyebut kegiatan makan dapat mengaktifkan sistem endorfin.

Endorfin merupakan zat kimia yang diproduksi tubuh dan berhubungan dengan munculnya sensasi menyenangkan.

Aktivitas tersebut ketika dilakukan bersama orang lain diduga dapat membantu memperkuat ikatan antarindividu.

De Neve mengatakan hubungan antara makanan dan interaksi sosial bukanlah sesuatu yang baru. Kebiasaan berbagi makanan telah menjadi bagian dari berbagai budaya selama waktu yang panjang.

“Ini memiliki akar budaya yang dalam,” katanya.

Tidak hanya memengaruhi hubungan sosial, kehadiran orang lain juga dapat mengubah pengalaman seseorang ketika menikmati makanan.

Riset Erica Boothby dari Universitas Pennsylvania menemukan bahwa peserta penelitian memberikan penilaian rasa cokelat yang lebih tinggi ketika menyantapnya bersama orang lain dibandingkan saat makan sendirian.

Artinya, teman makan dapat memberikan pengaruh terhadap pengalaman menikmati makanan, bukan sekadar membuat suasana menjadi lebih hidup.

Meluangkan waktu untuk makan bersama keluarga, sahabat, pasangan, atau orang terdekat bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga komunikasi dan menciptakan suasana positif dalam kehidupan sehari-hari.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comgaya hidup sehatHeadlinehubungan sosialkebahagiaankesehatan mentalMakan BersamaRisiko Depresi

Related Posts

Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPR...

Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan Haji 2024 semakin membaik dan menegaskan pemerintah wajib mematuhi MoU Indonesia-Arab Saudi.

Muhadjir Sebut Haji 2024 Semakin Membaik

by Rizki Meirino
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan ibadah haji 2024...

GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

by Rizki Meirino
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 kembali hadir dengan line up peserta terlengkap sepanjang sejarah...

Aneh! Tak Punya HP, Bansos Lansia Malah Terhenti Gegara Judol

Aneh! Tak Punya HP, Bansos Lansia Malah Terhenti Gegara Judol

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penelusuran terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) yang masuk dalam daftar terindikasi terlibat...

Antusias Tinggi, 75 Ribu Orang Ikuti Seleksi Petugas Haji

Antusias Tinggi, 75 Ribu Orang Ikuti Seleksi Petugas Haji

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah mencatat antusiasme tinggi dalam rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun ini. Sekitar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Olahraga Lari - pexel/Hugo Polo

Kafe Ramah Pelari jadi Tren Kesehatan di Korea Selatan

September 3, 2026
Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

September 3, 2026
Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan Haji 2024 semakin membaik dan menegaskan pemerintah wajib mematuhi MoU Indonesia-Arab Saudi.

Muhadjir Sebut Haji 2024 Semakin Membaik

September 3, 2026
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved