• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Aneh! Tak Punya HP, Bansos Lansia Malah Terhenti Gegara Judol

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 3, 2026
in Nasional
0
Aneh! Tak Punya HP, Bansos Lansia Malah Terhenti Gegara Judol

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penelusuran terhadap data penerima bantuan sosial (bansos) yang masuk dalam daftar terindikasi terlibat judi online (judol).

Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul kasus pasangan lansia di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Bansos yang sebelumnya mereka terima terhenti setelah data kependudukan keduanya terdeteksi memiliki kaitan dengan aktivitas judi online.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, Kemensos menemukan dugaan adanya pemanfaatan data pribadi penerima bansos oleh pihak lain.

Temuan itu diketahui ketika pemerintah melakukan proses pemutakhiran data penerima bantuan.

“Sekarang kita dalami itu, ada fenomena KTP-KTP menerima bansos dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun. Untuk membeli motor atau untuk membeli aset-aset yang lain termasuk untuk langganan listrik. Jadi ini sedang kita pastikan semua,” ujar Gus Ipul, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).

Gus Ipul menyampaikan penjelasan tersebut saat berada di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat. Ia hadir bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Ia mengatakan, penggunaan identitas tanpa sepengetahuan pemiliknya berpotensi membuat masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Selain itu, aktivitas judi online yang dilakukan anggota keluarga juga dapat memengaruhi data penerima bansos.

Kondisi tersebut tidak selalu berarti orang tua atau pemilik identitas yang bersangkutan terlibat langsung.

“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain.

Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” jelas Gus Ipul.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemensos melakukan pengecekan ulang sekaligus memperbaiki data penerima bansos.

Verifikasi diperlukan agar status penerima bantuan sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang sebenarnya.

Pemerintah, kata Gus Ipul, tidak ingin warga yang berada dalam kondisi kurang mampu kehilangan bantuan hanya karena identitasnya digunakan oleh pihak lain.

“Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol.

Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami,” tutur Gus Ipul.

Kemensos juga memastikan hasil verifikasi akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan pemberian bansos.

Warga yang terbukti masih memenuhi persyaratan tetap akan mendapatkan hak bantuan.

“Tentu jika memenuhi kriteria, bansosnya akan tetap kita salurkan,” pungkas Gus Ipul.

Kasus ini sebelumnya dialami Dayat (77) dan Darmi (63), pasangan lansia yang tinggal di Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Keduanya kehilangan bansos setelah data mereka masuk dalam kategori terindikasi terkait judi online. Padahal, Dayat dan Darmi mengaku tidak memiliki telepon seluler yang dapat digunakan untuk mengakses layanan tersebut.

Sebelum bantuan dihentikan, keduanya tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka menerima bansos senilai Rp600 ribu setiap tiga bulan.

Namun, sejak awal 2026, bantuan tersebut tidak lagi diterima. Padahal, kondisi ekonomi pasangan lansia itu masih tergolong kurang mampu.

Data keduanya juga masih tercatat dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil tersebut mencakup kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download mobile firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Bansoscobisnis.comDTSENHeadlinejudi onlinejudolKemensosLansiaPekalongan

Related Posts

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan jamuan makan malam bersama Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia, Denis Manturov, dan delegasinya...

Kasus Jasindo Diselidiki KPK, Komisi Fiktif Diduga Muncul dari Kontrak Rp263 Miliar

Kasus Jasindo Diselidiki KPK, Komisi Fiktif Diduga Muncul dari Kontrak Rp263 Miliar

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua pejabat PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk mendalami dugaan korupsi pembayaran...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Pembocor Rahasia

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam hukuman mati bagi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi rahasia kepada media,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Lukisan Purba Berusia 45.000 Tahun Terancam Karhutla

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah lukisan manusia purba berusia lebih dari 45.000 tahun di kawasan karst Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Sulawesi Selatan,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bahlil Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menindak tegas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Panggil Menteri ke Istana Bogor, Ada Agenda Apa?

Prabowo Panggil Menteri ke Istana Bogor, Ada Agenda Apa?

October 17, 2026
Gunung Arjuno-Welirang Dilalap Api, Petugas Berjuang Padamkan Kebakaran

Gunung Arjuno-Welirang Dilalap Api, Petugas Berjuang Padamkan Kebakaran

October 17, 2026
Menapaki Industri Pertambangan dari Dekat, Kolaborasi Perhapi dan NHM Ajak Mahasiswa Belajar di Gosowong

Menapaki Industri Pertambangan dari Dekat, Kolaborasi Perhapi dan NHM Ajak Mahasiswa Belajar di Gosowong

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

Gaet Wisman Australia, Kemenpar Selenggarakan Wisata Edukasi Kenalkan Jakarta

October 17, 2026
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani

Kemenpar: WISH 2026, Tingkatkan Daya Saing Pelaku Usaha Pariwisata

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Paus Leo Telepon Putin dari RS, Desak Gencatan Senjata

October 17, 2026
Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

October 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved