• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 3, 2026
in Lifestyle
0
Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan makan bersama ternyata tidak hanya berkaitan dengan aktivitas memenuhi kebutuhan makan.

Momen tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan orang lain dan memberikan dampak positif bagi kondisi emosional.

Profesor ekonomi dan ilmu perilaku dari Universitas Oxford, Jan-Emmanuel De Neve, mengatakan makan bersama memiliki peran dalam membentuk dan mempertahankan hubungan sosial.

“Berbagi makanan adalah mekanisme penting untuk menjalin ikatan, membangun kepercayaan, dan terhubung dengan orang lain,” kata De Neve dikutip dari berbagai sumber,  Kamis (3/09/26).

Di tengah rutinitas yang semakin padat, kesempatan untuk berkumpul sambil menikmati makanan bersama orang lain semakin berkurang.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat menjadi ruang untuk berinteraksi dan menjaga hubungan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya keterkaitan antara frekuensi makan bersama dengan kesejahteraan psikologis.

Percakapan dan interaksi yang terjadi saat makan dapat membantu seseorang merasakan hubungan sosial yang lebih kuat.

Makan Bersama dan Risiko Depresi

Sebuah penelitian terhadap 9.361 perempuan berusia 60 tahun ke atas menemukan adanya hubungan antara kebiasaan makan bersama dan risiko mengalami depresi.

Dalam penelitian tersebut, jumlah orang yang berada di meja makan dapat menjadi salah satu indikator yang berkaitan dengan kondisi mental.

Temuan itu tetap terlihat setelah berbagai faktor lain turut diperhitungkan, seperti kesehatan, kondisi ekonomi, serta situasi tempat tinggal.

Hasil penelitian lain yang dilakukan di Tokyo juga memperlihatkan pola yang hampir sama. Kelompok berusia 65 sampai 74 tahun yang tinggal bersama keluarga, tetapi terbiasa makan sendirian, tercatat memiliki risiko gejala depresi lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin makan bersama.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan anggota keluarga di rumah belum tentu secara otomatis membuat seseorang merasa memiliki koneksi sosial yang kuat.

Makan bersama dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan interaksi, membuka percakapan, sekaligus mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar.

Membantu Menciptakan Rasa Nyaman

Kaitan antara aktivitas makan dan perasaan bahagia juga dapat dilihat dari respons biologis tubuh.

Antropolog biologi Universitas Oxford, Robin Dunbar, menyebut kegiatan makan dapat mengaktifkan sistem endorfin.

Endorfin merupakan zat kimia yang diproduksi tubuh dan berhubungan dengan munculnya sensasi menyenangkan.

Aktivitas tersebut ketika dilakukan bersama orang lain diduga dapat membantu memperkuat ikatan antarindividu.

De Neve mengatakan hubungan antara makanan dan interaksi sosial bukanlah sesuatu yang baru. Kebiasaan berbagi makanan telah menjadi bagian dari berbagai budaya selama waktu yang panjang.

“Ini memiliki akar budaya yang dalam,” katanya.

Tidak hanya memengaruhi hubungan sosial, kehadiran orang lain juga dapat mengubah pengalaman seseorang ketika menikmati makanan.

Riset Erica Boothby dari Universitas Pennsylvania menemukan bahwa peserta penelitian memberikan penilaian rasa cokelat yang lebih tinggi ketika menyantapnya bersama orang lain dibandingkan saat makan sendirian.

Artinya, teman makan dapat memberikan pengaruh terhadap pengalaman menikmati makanan, bukan sekadar membuat suasana menjadi lebih hidup.

Meluangkan waktu untuk makan bersama keluarga, sahabat, pasangan, atau orang terdekat bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga komunikasi dan menciptakan suasana positif dalam kehidupan sehari-hari.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comgaya hidup sehatHeadlinehubungan sosialkebahagiaankesehatan mentalMakan BersamaRisiko Depresi

Related Posts

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie memastikan tiket ke perempatfinal nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026...

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

by Rizki Meirino
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Herbalife Run 2026 kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada Minggu, 27 September...

Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Iran Pilih Diplomasi Hadapi Pembatasan Wilayah Udara

by Desti Dwi Natasya
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran membantah kabar yang menyebut Teheran berencana melakukan aksi militer sebagai respons terhadap...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

September 27, 2026
Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

September 27, 2026
Herbalife Run 2026

Herbalife Run 2026

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved