• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Muhadjir Sebut Haji 2024 Semakin Membaik

Rizki Meirino by Rizki Meirino
September 3, 2026
in Nasional
0
Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan Haji 2024 semakin membaik dan menegaskan pemerintah wajib mematuhi MoU Indonesia-Arab Saudi.

Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan Haji 2024 semakin membaik dan menegaskan pemerintah wajib mematuhi MoU Indonesia-Arab Saudi.

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan ibadah haji 2024 semakin membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir saat hadir sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 pada Selasa (1/9/2026).

Muhadjir dalam persidangan tersebut memberikan kesaksian terkait penyelenggaraan haji, termasuk ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada 2022 saat terdakwa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Arab Saudi.

Ketika ditanya mengenai apresiasinya terhadap penyelenggaraan Haji 2024, Muhadjir membenarkan pernah memberikan apresiasi tersebut.

“Saya hanya secara umum saja bahwa tata kelolanya semakin membaik dibanding sebelumnya, kemudian ada inovasi-inovasi yang dilakukan sehingga banyak perbaikan,” kata Muhadjir.

Menurut Muhadjir, salah satu hal yang menjadi perhatian Pemerintah Arab Saudi dalam penyelenggaraan haji adalah angka kematian jemaah.

Karena itu, ia menekankan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama sebelum aspek pelayanan.

“Pertama tentu saja keselamatan. Keselamatan jemaah itu harus diprioritaskan, kemudian pelayanan, bagaimana supaya hajinya betul-betul baik, haji terbaik. Jadi keselamatan itu yang pertama,” kata Muhadjir.

Dalam persidangan tersebut, Muhadjir juga menjelaskan hubungan antara regulasi Indonesia dan aturan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Regulasi kita harus menyesuaikan dengan regulasi yang ada di Saudi,” ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia sebagai negara yang mengirimkan jemaah haji harus menaati ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Kita kan hanya sebagai orang yang berkepentingan untuk melaksanakan haji, negara yang melaksanakan haji, dan regulasi itu tentu saja harus menaati apa yang ditetapkan oleh Pemerintah Saudi,” kata Muhadjir.

MoU Indonesia-Arab Saudi Harus Dipatuhi

Dalam pemeriksaan pada Selasa (1/9), Yaqut juga menanyakan kepada Muhadjir mengenai kedudukan nota kesepahaman atau MoU Penyelenggaraan Haji 2024 antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Muhadjir membenarkan bahwa pelaksanaan haji 2024 berbasis pada MoU yang telah disepakati kedua negara.

Ketika ditanya apakah pemerintah Indonesia dapat mengambil tindakan berbeda dari ketentuan yang telah ditetapkan dalam MoU, Muhadjir menjawab tidak bisa.

“Tidak bisa,” jawab Muhadjir.

Yaqut kemudian memberikan ilustrasi apabila dalam MoU ditetapkan 10.000 jemaah haji reguler dan 10.000 jemaah haji khusus, apakah pemerintah dapat memberangkatkan 15.000 jemaah reguler dan 5.000 jemaah khusus.

Muhadjir kembali menegaskan hal tersebut tidak dapat dilakukan.

“Tidak bisa,” kata Muhadjir.

Alasan Tak Ambil Tambahan Kuota Haji 2022

Muhadjir juga mengungkap pengalaman Indonesia ketika mendapat tambahan kuota jemaah haji dari Pemerintah Arab Saudi pada 2022.

Saat itu, Saudi memberikan tambahan kuota sebanyak 10.000 jemaah. Namun, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama tidak mengambil tambahan kuota tersebut.

Keputusan itu mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk keterbatasan waktu dan pembiayaan untuk memenuhi tambahan kuota.

“Pertama masalah pembiayaan, karena itu kalau untuk menambah itu harus ada dana tambahan dan itu untuk prosesnya harus melalui rapat DPR, dan itu tidak mungkin,” kata Muhadjir.

Selain pembiayaan, kesiapan tata kelola jemaah selama berada di Mekkah dan Madinah juga menjadi pertimbangan.

“Kemudian tata kelola ketika nanti sudah berada di Mekah dan Madinah, terutama tentang masalah tempat, hotel, termasuk konsumsi dan terutama di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armuzna), dan artinya itu yang paling krusial di Mina,” ujarnya.

Muhadjir mengatakan keputusan untuk tidak mengambil tambahan kuota tersebut tidak menimbulkan kerugian negara secara finansial.

“Tidak, tidak ada. Ruginya kalau dalam arti finansial tidak, tetapi telah kehilangan peluang untuk bisa memanfaatkan 10.000 tambahan itu,” kata Muhadjir.

Ia juga menyebut tidak ada jemaah yang dirugikan jika dilihat berdasarkan prosedur yang berlaku saat itu.

“Kalau dilihat dari sisi prosedur yang sudah ada, dengan asumsi tidak ada lagi penambahan kuota itu, ya tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Saat menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada 2022, Muhadjir juga sempat menerima permintaan dari asosiasi penyelenggara haji khusus yang diketuai Fuad Hasan Masyhur dan dikenal sebagai Forum 1.

Asosiasi tersebut meminta agar tambahan kuota yang tidak dapat digunakan dialihkan statusnya menjadi jemaah mujamalah atau jemaah undangan.

Muhadjir mengatakan permintaan tersebut tidak langsung disetujui. Usulan itu terlebih dahulu didiskusikan dengan staf Kementerian Agama dan kemudian dikonsultasikan kepada Presiden melalui Sekretaris Kabinet.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comHaji 2024kuota haji tambahanMoU Indonesia Arab Saudimuhadjir effendy

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved