• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in News
0
Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi, dari rudal balistik hingga drone tempur. Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) mencatat lebih dari 2.000 serangan AS-Israel dan 571 rudal serta 1.391 drone diluncurkan Iran, meski sebagian berhasil dicegat.

Sejumlah pejabat Barat menilai Iran kini mulai kesulitan mempertahankan tempo tinggi. Peluncuran rudal balistik menurun 86% dibanding hari pertama perang. Penurunan ini kemungkinan merupakan strategi Iran menjaga stok senjata, namun kapasitas produksi tetap terbatas.

Drone tempur Shahed yang diproduksi massal Iran sebelum perang menjadi andalan. Meski sempat diekspor ke Rusia, peluncuran drone Iran turun 73% sejak hari pertama pertempuran. Kondisi ini menunjukkan tekanan besar terhadap kemampuan tempur negara itu.

Di sisi lain, AS tetap mengandalkan kekuatan militer superior. Presiden Donald Trump menyatakan pasokan senjata AS “nyaris tak terbatas.” Namun, sebagian senjata presisi tinggi, seperti rudal Patriot, diproduksi terbatas dan mahal, sehingga penggunaannya harus dihitung cermat.

Komando Pusat AS (Centcom) mengungkapkan fase berikutnya akan fokus pada penghancuran peluncur rudal, drone, gudang senjata, dan pabrik produksi Iran. Kondisi ini diperkirakan akan semakin melemahkan kemampuan bertahan negara tersebut.

Meski dominasi udara AS-Israel terlihat jelas, menghancurkan seluruh stok senjata Iran tidak mudah. Iran memiliki wilayah luas tiga kali Prancis, memungkinkan penyembunyian peralatan militer dari pengawasan udara.

Sejarah menunjukkan bahwa perang udara tidak selalu menentukan kemenangan. Militer Israel belum berhasil menumpas Hamas di Gaza meski dua tahun melakukan pemboman intensif. Pemberontak Houthi di Yaman juga mampu bertahan dari serangan udara AS selama setahun.

AS kini beralih dari penggunaan senjata jarak jauh mahal seperti rudal Tomahawk ke bom JDAM yang lebih murah dan efektif. Hal ini memungkinkan intensitas serangan dipertahankan dalam jangka lebih lama tanpa terlalu menguras sumber daya.

Namun, perang pertahanan udara lebih sulit dipertahankan. Setiap rudal pencegat seharga US$4 juta hanya diproduksi sekitar 700 unit per tahun. Meski memiliki 1.600 rudal Patriot, AS tetap harus cermat mengelola persediaan jika serangan Iran berlanjut.

Menurut pakar Mark Cancian dari CSIS, AS bisa bertahan lebih lama dibanding Iran, terutama jika Trump mengatur strategi penggunaan senjata. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan Iran tidak bisa bertahan lebih lama dari AS.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Amerika SerikatCobisnisDroneGeopolitikiranisraelPebisnismudarudalTimur tengah

Related Posts

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Babi saat ini tidak lagi dikonsumsi oleh masyarakat di Jazirah Arab. Namun, catatan sejarah menunjukkan hewan ini...

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

by Hidayat Taufik
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rupiah menguat pada penutupan perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Selain itu, penguatan terjadi menjelang libur panjang akhir...

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MPR RI menegaskan bahwa dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tidak perlu...

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi emas China menurun pada kuartal pertama 2026 di tengah lonjakan permintaan masyarakat terhadap logam mulia. Data...

Impor Energi dari AS Senilai Rp 253 Triliun Tetap Lanjut Meski Tarif Dicoret

Perang Timur Tengah Bikin Harga Energi Global Meledak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik di Timur Tengah mulai menekan pasar energi global. Harga minyak, LPG, hingga LNG naik di banyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

May 13, 2026
Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

May 13, 2026
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

May 14, 2026
Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

May 13, 2026
Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

May 13, 2026
Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved