• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Amerika dan China, Giliran Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2025
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat kekuatan ekonomi dunia mulai bergeser. Setelah lama dikuasai Amerika Serikat dan China, kini sejumlah negara Asia lain muncul sebagai pemain baru yang makin diperhitungkan. India, Indonesia, dan beberapa negara di Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi stabil di tengah tekanan global.

Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam peta ekonomi dunia. Negara-negara yang dulu dianggap pasar berkembang, kini berubah jadi motor pertumbuhan. Ekonomi global gak lagi didominasi dua kekuatan besar saja, tapi mulai bergerak ke arah multipolar.

India jadi contoh paling jelas. Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar dan sektor teknologi yang tumbuh cepat, negara ini kini menyalip China dalam hal tenaga kerja produktif. Ekonomi digital mereka bahkan diprediksi menembus US$ 1 triliun pada 2030.

Sementara itu, Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi. Dengan kekayaan sumber daya alam, pasar domestik besar, dan investasi yang mengalir dari berbagai negara, posisi Indonesia di kancah global makin kuat.

Bank Dunia mencatat, ekonomi Indonesia tumbuh di atas rata-rata negara G20 selama dua tahun terakhir. Pemerintah juga gencar mendorong hilirisasi dan transisi energi bersih untuk memperkuat daya saing jangka panjang.

Di kawasan lain, negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia juga ikut menikmati momentum. Mereka jadi magnet baru bagi perusahaan global yang mulai memindahkan rantai pasok dari China.

Fenomena ini menggambarkan bahwa dunia sedang menuju keseimbangan baru. Tak hanya dua atau tiga negara besar, tapi banyak kekuatan ekonomi baru yang ikut menentukan arah kebijakan global.

Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan. Kompetisi dagang, sumber daya, dan pengaruh politik akan makin ketat. Negara-negara Asia perlu memperkuat kerja sama regional biar gak cuma jadi “pemain pinggiran” di ekonomi dunia baru.

Meski begitu, analis menilai pergeseran ini membawa peluang besar bagi Asia. Dengan populasi muda, pertumbuhan konsumsi tinggi, dan kemajuan teknologi, kawasan ini berpotensi jadi pusat ekonomi dunia berikutnya setelah Amerika dan China.

Para ekonom sepakat, dekade 2030-an akan jadi masa di mana Asia benar-benar memegang kendali. Dunia tampaknya sedang bersiap menyambut babak baru: era ekonomi yang lebih seimbang, lebih beragam, dan lebih Timur-sentris.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: AmerikaChinaCobisnisEkonomi globalEkonomi internasionalPebisnismuda

Related Posts

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lionel Messi telah memutuskan pensiun dari timnas Argentina setelah lebih dari 17 tahun mengenakan nomor punggung 10....

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perdagangan atau Kemendag memanggil PT MAPCLUB Digital Asia dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk untuk meminta...

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Pesawat dari 30% Jadi Maksimal 40%

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Pesawat dari 30% Jadi Maksimal 40%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perhubungan menaikkan batas maksimal biaya tambahan atau fuel surcharge untuk tiket pesawat kelas ekonomi menjadi 40%...

Polisi Ungkap Modus Karyawan Kuras Rp1,28 Miliar dari Akun TikTok Vilmei

Polisi Ungkap Modus Karyawan Kuras Rp1,28 Miliar dari Akun TikTok Vilmei

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi mengungkap dugaan modus penggelapan uang senilai Rp1,28 miliar milik kreator konten TikTok Vilmei. Aksi tersebut diduga...

Menhan Israel Tegaskan Rencana Pengosongan Gaza Masih Berjalan

Menhan Israel Tegaskan Rencana Pengosongan Gaza Masih Berjalan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pemerintahnya masih mendorong pengurangan jumlah warga Palestina di Jalur Gaza. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien

Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien

September 3, 2026
XLSMART menggelar Customer Day 2026 di sembilan wilayah Indonesia untuk mendengar masukan pelanggan dan mempercepat tindak lanjut layanan.

Hari Pelanggan Nasional, XLSMART Dengarkan Masukan di 9 Wilayah

September 3, 2026
Mark akan merilis lagu solo My Friend pada 10 September 2026, menjadi karya pertamanya setelah keluar dari SM Entertainment dan subunit NCT.

Mark Eks NCT Rilis Lagu Solo My Friend

September 3, 2026
PT Pelindo Sinergi Lokaseva mencatat pertumbuhan kinerja sejumlah lini bisnis pada Semester I 2026 dan memperkuat ekosistem pelabuhan.

Kinerja Semester I 2026 Tumbuh, PSL Perkuat Ekosistem Pelabuhan

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved