• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Amerika dan China, Giliran Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2025
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat kekuatan ekonomi dunia mulai bergeser. Setelah lama dikuasai Amerika Serikat dan China, kini sejumlah negara Asia lain muncul sebagai pemain baru yang makin diperhitungkan. India, Indonesia, dan beberapa negara di Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi stabil di tengah tekanan global.

Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam peta ekonomi dunia. Negara-negara yang dulu dianggap pasar berkembang, kini berubah jadi motor pertumbuhan. Ekonomi global gak lagi didominasi dua kekuatan besar saja, tapi mulai bergerak ke arah multipolar.

India jadi contoh paling jelas. Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar dan sektor teknologi yang tumbuh cepat, negara ini kini menyalip China dalam hal tenaga kerja produktif. Ekonomi digital mereka bahkan diprediksi menembus US$ 1 triliun pada 2030.

Sementara itu, Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi. Dengan kekayaan sumber daya alam, pasar domestik besar, dan investasi yang mengalir dari berbagai negara, posisi Indonesia di kancah global makin kuat.

Bank Dunia mencatat, ekonomi Indonesia tumbuh di atas rata-rata negara G20 selama dua tahun terakhir. Pemerintah juga gencar mendorong hilirisasi dan transisi energi bersih untuk memperkuat daya saing jangka panjang.

Di kawasan lain, negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia juga ikut menikmati momentum. Mereka jadi magnet baru bagi perusahaan global yang mulai memindahkan rantai pasok dari China.

Fenomena ini menggambarkan bahwa dunia sedang menuju keseimbangan baru. Tak hanya dua atau tiga negara besar, tapi banyak kekuatan ekonomi baru yang ikut menentukan arah kebijakan global.

Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan. Kompetisi dagang, sumber daya, dan pengaruh politik akan makin ketat. Negara-negara Asia perlu memperkuat kerja sama regional biar gak cuma jadi “pemain pinggiran” di ekonomi dunia baru.

Meski begitu, analis menilai pergeseran ini membawa peluang besar bagi Asia. Dengan populasi muda, pertumbuhan konsumsi tinggi, dan kemajuan teknologi, kawasan ini berpotensi jadi pusat ekonomi dunia berikutnya setelah Amerika dan China.

Para ekonom sepakat, dekade 2030-an akan jadi masa di mana Asia benar-benar memegang kendali. Dunia tampaknya sedang bersiap menyambut babak baru: era ekonomi yang lebih seimbang, lebih beragam, dan lebih Timur-sentris.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: AmerikaChinaCobisnisEkonomi globalEkonomi internasionalPebisnismuda

Related Posts

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin...

Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.

Tiongkok Siapkan Misi Pendaratan Astronaut di Bulan

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiongkok mengungkapkan skema pelaksanaan misi pendaratan berawak di Bulan dengan menerapkan arsitektur "dua peluncuran, pertemuan di orbit...

Manchester United dikabarkan memantau Ivan Toney untuk bursa transfer Januari 2027 setelah performa lini depan belum maksimal.

Manchester United Bidik Ivan Toney untuk Januari 2027

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah untuk merekrut penyerang Al-Ahli, Ivan Toney, pada bursa transfer musim dingin...

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

by Rizki Meirino
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, dan PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat sinergi untuk mendorong industri hijau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

November 3, 2026
Seorang pria di pusat kebugaran sedang minum minuman protein, menekankan kebugaran dan ototnya - pexels/Tima Miroshnichenko

Manfaat Kombinasi Minum Suplemen dan Olahraga Menurut Ahli

November 3, 2026
Valbury

Valbury Raup 138 Ribu Nasabah Baru, Perluas Ekosistem Investasi Berbasis Digital

November 3, 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved