• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Amerika dan China, Giliran Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2025
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat kekuatan ekonomi dunia mulai bergeser. Setelah lama dikuasai Amerika Serikat dan China, kini sejumlah negara Asia lain muncul sebagai pemain baru yang makin diperhitungkan. India, Indonesia, dan beberapa negara di Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi stabil di tengah tekanan global.

Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam peta ekonomi dunia. Negara-negara yang dulu dianggap pasar berkembang, kini berubah jadi motor pertumbuhan. Ekonomi global gak lagi didominasi dua kekuatan besar saja, tapi mulai bergerak ke arah multipolar.

India jadi contoh paling jelas. Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar dan sektor teknologi yang tumbuh cepat, negara ini kini menyalip China dalam hal tenaga kerja produktif. Ekonomi digital mereka bahkan diprediksi menembus US$ 1 triliun pada 2030.

Sementara itu, Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi. Dengan kekayaan sumber daya alam, pasar domestik besar, dan investasi yang mengalir dari berbagai negara, posisi Indonesia di kancah global makin kuat.

Bank Dunia mencatat, ekonomi Indonesia tumbuh di atas rata-rata negara G20 selama dua tahun terakhir. Pemerintah juga gencar mendorong hilirisasi dan transisi energi bersih untuk memperkuat daya saing jangka panjang.

Di kawasan lain, negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia juga ikut menikmati momentum. Mereka jadi magnet baru bagi perusahaan global yang mulai memindahkan rantai pasok dari China.

Fenomena ini menggambarkan bahwa dunia sedang menuju keseimbangan baru. Tak hanya dua atau tiga negara besar, tapi banyak kekuatan ekonomi baru yang ikut menentukan arah kebijakan global.

Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan. Kompetisi dagang, sumber daya, dan pengaruh politik akan makin ketat. Negara-negara Asia perlu memperkuat kerja sama regional biar gak cuma jadi “pemain pinggiran” di ekonomi dunia baru.

Meski begitu, analis menilai pergeseran ini membawa peluang besar bagi Asia. Dengan populasi muda, pertumbuhan konsumsi tinggi, dan kemajuan teknologi, kawasan ini berpotensi jadi pusat ekonomi dunia berikutnya setelah Amerika dan China.

Para ekonom sepakat, dekade 2030-an akan jadi masa di mana Asia benar-benar memegang kendali. Dunia tampaknya sedang bersiap menyambut babak baru: era ekonomi yang lebih seimbang, lebih beragam, dan lebih Timur-sentris.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: AmerikaChinaCobisnisEkonomi globalEkonomi internasionalPebisnismuda

Related Posts

Pemprov DKI Jakarta memperkuat kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah melalui 15 kesepakatan strategis untuk mengejar target kota global pada 2030.

Jakarta Perkuat Sinergi BUMD-BUMN Menuju Kota Global

by Desti Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi antara badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN),...

Peter Surya Wijaya berbagi pandangan tentang pemilihan cerita, kolaborasi tim, dan kepercayaan penonton sebagai eksekutif produser film Ghosthing.

Peter Surya Wijaya Bicara Membangun Kepercayaan Penonton

by Rizki Meirino
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Peter Surya Wijaya membagikan pandangannya mengenai proses produksi film dan upaya membangun kepercayaan penonton melalui keterlibatannya sebagai...

RJ Mitte, pemeran Walter White Jr. dalam Breaking Bad sekaligus aktivis disabilitas, meninggal dunia pada usia 34 tahun di Texas.

RJ Mitte, Bintang Breaking Bad, Meninggal di Usia 34

by Desti Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Hollywood RJ Mitte, yang dikenal lewat perannya sebagai Walter White Jr. dalam serial Breaking Bad, meninggal...

CRRC Sifang menggelar kompetisi menggambar dan fotografi bertema Satu Jalur, Sejuta Cerita untuk mengangkat kisah perjalanan Commuter Line.

CRRC Sifang Ajak Publik Abadikan Cerita Perjalanan KRL

by Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kereta api menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Indonesia, dengan KAI Commuter mengangkut lebih dari 400 juta...

The Lament of Autumn dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan. Drama China ini mengisahkan romansa, percobaan pembunuhan, dan intrik militer era Republik Tiongkok.

The Lament of Autumn, Kisah Cinta di Tengah Perang

by Desti Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Drama China terbaru, The Lament of Autumn, resmi tayang pada 12 Oktober 2026 dengan menghadirkan Cheng Lei...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.

SYAFIF Aceh Hadirkan Edukasi Keuangan dan 39 UMKM

October 13, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

October 13, 2026
Asuransi Jasindo memperkuat perlindungan aset negara melalui pendekatan manajemen risiko. Pada 2026, sebanyak 20.838 objek BMN terlindungi dengan nilai Rp29,19 triliun.

Jasindo Perkuat Perlindungan Aset Negara Rp29,19 Triliun

October 13, 2026
Rocky Gerung Jadi Penasihat Presiden, Apakah Sikap Kritisnya Akan Berubah?

Rocky Gerung Jadi Penasihat Presiden, Apakah Sikap Kritisnya Akan Berubah?

October 13, 2026
Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

October 13, 2026
Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

October 13, 2026
Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

October 13, 2026
Pemprov DKI Jakarta memperkuat kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah melalui 15 kesepakatan strategis untuk mengejar target kota global pada 2030.

Jakarta Perkuat Sinergi BUMD-BUMN Menuju Kota Global

October 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved