• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Amerika dan China, Giliran Asia Jadi Pusat Ekonomi Dunia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2025
in Ekonomi Bisnis
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat kekuatan ekonomi dunia mulai bergeser. Setelah lama dikuasai Amerika Serikat dan China, kini sejumlah negara Asia lain muncul sebagai pemain baru yang makin diperhitungkan. India, Indonesia, dan beberapa negara di Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi stabil di tengah tekanan global.

Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam peta ekonomi dunia. Negara-negara yang dulu dianggap pasar berkembang, kini berubah jadi motor pertumbuhan. Ekonomi global gak lagi didominasi dua kekuatan besar saja, tapi mulai bergerak ke arah multipolar.

India jadi contoh paling jelas. Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar dan sektor teknologi yang tumbuh cepat, negara ini kini menyalip China dalam hal tenaga kerja produktif. Ekonomi digital mereka bahkan diprediksi menembus US$ 1 triliun pada 2030.

Sementara itu, Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi. Dengan kekayaan sumber daya alam, pasar domestik besar, dan investasi yang mengalir dari berbagai negara, posisi Indonesia di kancah global makin kuat.

Bank Dunia mencatat, ekonomi Indonesia tumbuh di atas rata-rata negara G20 selama dua tahun terakhir. Pemerintah juga gencar mendorong hilirisasi dan transisi energi bersih untuk memperkuat daya saing jangka panjang.

Di kawasan lain, negara seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia juga ikut menikmati momentum. Mereka jadi magnet baru bagi perusahaan global yang mulai memindahkan rantai pasok dari China.

Fenomena ini menggambarkan bahwa dunia sedang menuju keseimbangan baru. Tak hanya dua atau tiga negara besar, tapi banyak kekuatan ekonomi baru yang ikut menentukan arah kebijakan global.

Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan. Kompetisi dagang, sumber daya, dan pengaruh politik akan makin ketat. Negara-negara Asia perlu memperkuat kerja sama regional biar gak cuma jadi “pemain pinggiran” di ekonomi dunia baru.

Meski begitu, analis menilai pergeseran ini membawa peluang besar bagi Asia. Dengan populasi muda, pertumbuhan konsumsi tinggi, dan kemajuan teknologi, kawasan ini berpotensi jadi pusat ekonomi dunia berikutnya setelah Amerika dan China.

Para ekonom sepakat, dekade 2030-an akan jadi masa di mana Asia benar-benar memegang kendali. Dunia tampaknya sedang bersiap menyambut babak baru: era ekonomi yang lebih seimbang, lebih beragam, dan lebih Timur-sentris.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: AmerikaChinaCobisnisEkonomi globalEkonomi internasionalPebisnismuda

Related Posts

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat hasil positif dengan finis di posisi keenam pada Moto3 Spanyol...

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polisi menetapkan 13 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, dengan...

Target Ambisius Perkeretaapian 2045, Pemerintah Cari Dana di Luar APBN

Target Ambisius Perkeretaapian 2045, Pemerintah Cari Dana di Luar APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengungkap kebutuhan investasi hingga Rp 1.100–1.200 triliun untuk membangun dan mengembangkan jaringan kereta api nasional sampai...

Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

Industri Jam Mewah Berubah, Inovasi Jadi Kunci di 2026

by Zahra Zahwa
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri jam tangan mewah mulai bertransformasi dengan mengadopsi inovasi teknologi di tengah tekanan ekonomi global. Menurut Federation...

Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, terungkap setelah mantan pengasuh melapor sebagai whistleblower dan menyerahkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

April 25, 2026
Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

April 25, 2026
Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

April 25, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

April 26, 2026
Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved