JAKARTA, Cobisnis.com – Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, diguncang rentetan gempa bumi pada Senin malam, 8 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puluhan gempa terjadi dalam rentang beberapa jam.
Gempa terbesar memiliki magnitudo 6,8 dan terjadi pada pukul 18.22 WIB. BMKG melaporkan gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer.
Pusat gempa terdeteksi di koordinat 5,76 Lintang Utara dan 125,15 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 241 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Setelah gempa utama, aktivitas seismik masih terus berlangsung. Sejumlah gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi tercatat mengguncang kawasan yang sama sepanjang malam.
BMKG menyebut titik pusat gempa susulan berada di area yang berdekatan dengan lokasi gempa utama. Kondisi ini menunjukkan aktivitas pergerakan tektonik di wilayah tersebut masih berlangsung.
Hingga menjelang tengah malam, getaran gempa masih terdeteksi. Gempa terakhir yang tercatat terjadi pada pukul 23.59 WIB dengan magnitudo 4,4 dan kedalaman 10 kilometer, sekitar 191 kilometer barat laut Tahuna.
Sampai saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban maupun kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi di tengah meningkatnya aktivitas seismik di kawasan Asia Pasifik.













