• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

PPN 12 Persen dan Dampaknya pada Daya Beli Masyarakat

Saeful Imam by Saeful Imam
May 13, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
PPN 12 Persen dan Dampaknya pada Daya Beli Masyarakat

dampak PPN pada daya beli masyarakat

JAKARTA, COBISNIS.COM – Pemerintah perlu merenungkan kembali rencana kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen pada tahun 2025.

Menurut Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto, peningkatan ini harus dipertimbangkan dengan cermat berdasarkan situasi ekonomi terkini.

Namun, menurutnya, saat ini dan masa depan belum tepat untuk menerapkan kenaikan PPN.

Meskipun tahun 2024 didukung oleh momentum Pemilu, Ramadan, dan persiapan Lebaran, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I hanya mencapai 5,11 persen, di bawah asumsi sebelumnya.

Hal ini menunjukkan penurunan daya beli yang nyata.

Daya beli masyarakat terbukti tertahan dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang hanya mencapai 4,9 persen pada kuartal I 2024.

Menurut Eko, meskipun tanda-tanda kenaikan PPN belum tampak, namun ada indikasi bahwa konsumsi sudah mulai melambat.

Oleh karena itu, menurutnya, rencana kenaikan PPN tahun depan berpotensi menghambat target pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024 juga terpengaruh oleh PHK di berbagai sektor, serta kondisi nilai tukar yang melesat di atas asumsi dalam APBN 2025.

Dengan rupiah yang melemah terhadap dolar AS, mencapai Rp 16.047 per dolar AS menurut data Bloomberg pada tanggal 8 Mei, kenaikan PPN dapat menjadi sebuah kesalahan dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, penilaian ulang terhadap rencana kenaikan PPN sangat penting mengingat kondisi ekonomi yang masih rapuh. Keputusan ini harus mempertimbangkan dampaknya terhadap daya beli masyarakat serta potensi penurunan pertumbuhan ekonomi yang lebih lanjut.

Tags: daya beli masyarakatIndefppn 12 persen

Related Posts

Gaji Tak Lagi Cukup, Semakin Banyak Karyawan Pilih Bangun Bisnis Sampingan

Gaji Tak Lagi Cukup, Semakin Banyak Karyawan Pilih Bangun Bisnis Sampingan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Semakin banyak pekerja kelas menengah memilih membangun usaha sampingan di tengah naiknya biaya hidup. Bisnis kecil menjadi...

Pembiayaan Kendaraan Tumbuh, BSI OTO Catat Kenaikan 14,60%

Pembiayaan Kendaraan Tumbuh, BSI OTO Catat Kenaikan 14,60%

by Dwi Natasya
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tren pembelian kendaraan bermotor di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini tercermin dari kinerja pembiayaan PT Bank...

Mandiri Institute: Kelas Menengah Dorong Lonjakan Belanja Ramadan 2026

Mandiri Institute: Kelas Menengah Dorong Lonjakan Belanja Ramadan 2026

by Dwi Natasya
April 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mandiri Institute mencatat konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Peningkatan ini menunjukkan ketahanan daya beli...

Isu MBG Dongkrak Harga Pangan Dinilai Keliru, Pengamat Soroti Dampak Positif bagi Petani dan Tenaga Kerja

Pendiri INDEF Nilai Dampak Program MBG Tak Biasa, Dorong Arah Baru Ekonomi Nasional

by Dwi Natasya
December 31, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun dinilai membawa dampak yang melampaui program...

Damri Pastikan Tiket Transportasi Umum Tak Kena PPN 12 Persen

Damri Pastikan Tiket Transportasi Umum Tak Kena PPN 12 Persen

by Farida Ratnawati
December 24, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktur Utama (Dirut) Perum Damri Setia N Milatia Moemin memastikan, harga tiket transportasi umum tidak dikenakan pajak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Masih Adakah Proses Hukum yang Berjalan?

KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Masih Adakah Proses Hukum yang Berjalan?

July 17, 2026
Benarkah Kopi Hitam Tanpa Gula Sehat? Simak Penjelasan Ahli

Jangan Asal Simpan, Ini Alasan Makanan Panas Sebaiknya Tidak Masuk Kulkas

July 17, 2026
Perlukah Mencuci Pakaian Baru Sebelum dipakai? Ini Kata Ahlinya

Perlukah Mencuci Pakaian Baru Sebelum dipakai? Ini Kata Ahlinya

July 17, 2026
92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

July 17, 2026
Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Amandel Sering Kambuh Setelah Makan Daging? Simak Penjelasan Dokter

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Kapan Waktu Terbaik Gosok Gigi di Pagi Hari? Simak Faktanya

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mengenal Nutrisi Susu Kedelai, Bagaimana Dibandingkan dengan Susu Lain?

July 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved