• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pendiri INDEF Nilai Dampak Program MBG Tak Biasa, Dorong Arah Baru Ekonomi Nasional

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 31, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Isu MBG Dongkrak Harga Pangan Dinilai Keliru, Pengamat Soroti Dampak Positif bagi Petani dan Tenaga Kerja

JAKARTA, Cobisnis.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hampir satu tahun dinilai membawa dampak yang melampaui program bantuan sosial pada umumnya. Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, SE, MS, DEA, menilai MBG sebagai kebijakan yang berpotensi mengubah arah pembangunan ekonomi Indonesia secara fundamental.

Menurut Prof. Didin, MBG merepresentasikan pendekatan baru dalam ekonomi pembangunan yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Selama ini, banyak negara berkembang termasuk Indonesia lebih menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi meski harus mengorbankan pemerataan. Berbeda dengan pola tersebut, MBG mengusung prinsip human resource economics yang mulai menjadi perhatian global sejak awal 1990-an.

Ia menilai, apabila program MBG dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, maka pola pikir pembangunan ekonomi nasional akan bergeser dari dominasi pembangunan fisik menuju investasi pada manusia. Program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam memperbaiki ketimpangan gizi dan akses pendidikan.

Intervensi negara melalui pemenuhan gizi disebut sangat strategis. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berpengaruh besar terhadap struktur ekonomi nasional. Dengan sasaran utama masyarakat kelas bawah, program ini berpotensi memperkecil kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Dampak MBG juga terlihat nyata di tingkat sekolah. Di SMAN 1 Taraju, Tasikmalaya, program ini membawa perubahan pada kebiasaan makan siswa. Salah satu siswa kelas XI, Alfi Alfian, mengaku kini tidak lagi bergantung pada jajanan ringan dan merasa terbantu karena tidak perlu membawa bekal dari rumah. Program ini juga dirasakan meringankan beban orang tua.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Taraju, Nurhayati, mencatat adanya perubahan positif pada perilaku siswa sejak MBG diterapkan. Tingkat kehadiran meningkat, kebiasaan jajan berkurang, dan pengeluaran harian siswa menjadi lebih hemat. Ia menilai asupan gizi yang lebih baik turut meningkatkan semangat belajar dan kesehatan siswa.

Program MBG juga memberikan dampak tambahan bagi tenaga pendidik. Guru honorer yang terlibat dalam proses distribusi makanan memperoleh tambahan penghasilan di luar gaji rutin, sehingga program ini ikut memperkuat ekosistem sekolah.

Konsistensi pemerintah menjalankan MBG, termasuk saat masa libur sekolah, dinilai sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah stunting dan memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia secara berkelanjutan.

Di sisi lain, keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut menggerakkan ekonomi lokal. SPPG menyerap bahan pangan dari petani dan peternak setempat serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Hal ini menjadikan MBG tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga pada pelaku ekonomi daerah.

Mitra SPPG di Cibuntu, Tasikmalaya, Tino Rirantino, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG memberikan kontribusi nyata bagi pasar lokal dan pelaku usaha pangan. Ia menilai SPPG berperan sebagai penghubung strategis antara program nasional dan ekonomi daerah.

Prof. Didin menambahkan bahwa berbagai kendala teknis yang muncul pada tahun pertama pelaksanaan MBG telah berhasil ditangani dan dikonsolidasikan oleh Badan Gizi Nasional. Menurutnya, hal ini menciptakan optimisme jangka panjang terhadap arah pembangunan Indonesia yang lebih berbasis pengetahuan dan inklusif.

Ia menegaskan bahwa dampak MBG tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi berpotensi melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional ke depan.

Tags: cobisnis.comEkonomi IndonesiaFundamentalIndefmakan bergizi gratisProgram mbg

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Malaysia Menang 3-0, Siap Hadapi Indonesia

September 27, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

October 5, 2026
Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved