JAKARTA, Cobisnis.com – Metropolitan Museum of Art atau Met akan menjadikan John Galliano sebagai fokus pameran besar berikutnya. Pameran tersebut akan menampilkan perjalanan karier Galliano selama empat dekade. Namun, keputusan itu langsung memicu perdebatan di dunia mode.
Kontroversi Galliano bermula pada 2010. Saat itu, ia melontarkan pernyataan antisemit di sebuah bar di Paris. Video pernyataan tersebut kemudian muncul pada 2011. Akibatnya, Galliano kehilangan posisinya sebagai direktur kreatif Dior.
Ia juga menghadapi proses hukum dan sempat meninggalkan dunia mode selama beberapa tahun. Namun, Galliano kembali ke industri fashion pada 2014. Maison Margiela kemudian menunjuknya sebagai direktur kreatif.
Sejak itu, Galliano kembali menghasilkan berbagai karya busana. Ia juga menjaga perilakunya dari kontroversi serupa. Kini, sekitar 15 tahun setelah kejatuhan kariernya, Galliano kembali menjadi sorotan.
Costume Institute di Met akan menggelar pameran tersebut pada musim semi mendatang. Pameran itu juga akan menjadi bagian dari rangkaian Met Gala. Sementara itu, keputusan Met memunculkan reaksi beragam dari dunia mode dan publik.
Karena itu, pameran tersebut menghadirkan tantangan besar bagi Met. Museum harus menampilkan karya Galliano sekaligus menghadapi kontroversi masa lalunya.













