• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pilihan Ketua The Fed Trump Nilai AI Alasan Turunkan Suku Bunga, Seberapa Meyakinkan?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pilihan Ketua The Fed Trump Nilai AI Alasan Turunkan Suku Bunga, Seberapa Meyakinkan?

JAKARTA, Cobisnis.com – Pilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memimpin bank sentral, Kevin Warsh, menilai ada satu alasan utama untuk kembali menurunkan suku bunga: lonjakan produktivitas yang didorong kecerdasan buatan (AI).

Warsh, yang dinominasikan sebagai Ketua The Fed pada 30 Januari, sebelumnya menyatakan bahwa AI menghadirkan “gelombang peningkatan produktivitas terbesar dalam hidup kita.” Dalam pandangannya, teknologi ini berpotensi bersifat “disinflasioner secara struktural,” seperti internet di era 1990-an, sehingga membuka ruang bagi bank sentral untuk terus memangkas suku bunga.

Data dari Bureau of Labor Statistics menunjukkan produktivitas AS tumbuh cukup kuat dalam beberapa tahun terakhir. Secara teori ekonomi, produktivitas tinggi memungkinkan pertumbuhan tetap kuat tanpa memicu inflasi, sehingga bank sentral tidak perlu menaikkan suku bunga. Namun, apakah logika yang sama cukup kuat untuk membenarkan pemangkasan suku bunga masih menjadi perdebatan.

Jika dikonfirmasi Senat untuk menggantikan Ketua saat ini, Jerome Powell, pada Mei mendatang, Warsh akan memimpin komite penentu suku bunga beranggotakan 12 orang yang belakangan terpecah tajam soal arah kebijakan. Ketua The Fed harus membangun konsensus, karena setiap anggota termasuk ketua hanya memiliki satu suara.

Warsh perlu meyakinkan koleganya, sebagian di antaranya masih khawatir terhadap inflasi, bahwa lonjakan produktivitas akibat AI cukup kuat untuk membenarkan pemangkasan tambahan. Banyak ekonom menilai masih terlalu dini untuk memastikan AI akan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

Argumen Produktivitas

Saat menjabat sebagai Gubernur The Fed pada 2006–2011, Warsh dikenal sebagai sosok “hawkish” atau cenderung ketat terhadap inflasi. Namun kini ia sejalan dengan pemerintahan Trump yang percaya ekonomi AS tengah memasuki era ledakan produktivitas seperti masa dot-com.

Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut AS berada pada tahap awal ledakan produktivitas mirip 1990-an. Pandangan serupa juga disampaikan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett.

Beberapa pejabat bank sentral saat ini, termasuk Gubernur The Fed Christopher Waller dan Lisa Cook, serta Powell sendiri, mengakui AI berpotensi meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Warsh bahkan merujuk pada pendekatan mantan Ketua The Fed Alan Greenspan di era 1990-an. Saat itu, Greenspan menahan kenaikan suku bunga karena meyakini lonjakan produktivitas berbasis internet mampu menjaga inflasi tetap stabil meski ekonomi memanas.

Namun, ekonom seperti Michael Pearce dari Oxford Economics menilai pendekatan Greenspan kala itu bukan berarti bank sentral harus memangkas suku bunga ke level akomodatif, melainkan hanya menunda kenaikan.

Tantangan Meyakinkan The Fed

Sejumlah pejabat The Fed meragukan argumen bahwa produktivitas tinggi otomatis membuka ruang pemangkasan suku bunga. Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan produktivitas yang lebih kuat justru bisa menaikkan “suku bunga netral” tingkat bunga teoritis yang tidak mendorong maupun menahan pertumbuhan ekonomi.

Jika suku bunga netral lebih tinggi, maka ekonomi justru mampu bertahan dengan bunga tinggi, bertentangan dengan dorongan pemerintahan Trump untuk pemangkasan agresif.

Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, juga mengakui AI meningkatkan efisiensi bisnis, tetapi tetap berhati-hati terhadap risiko inflasi. Ia bahkan disebut mungkin akan berbeda pendapat atas keputusan pemangkasan suku bunga pada Desember lalu. Analis strategi investasi ClearBridge Investments, Josh Jamner, menilai produktivitas adalah variabel ekonomi yang sering kali baru bisa dipahami secara jelas setelah waktu berlalu. Ia menambahkan, berbeda dengan era 1990-an, AS kini menghadapi populasi menua dan pertumbuhan tenaga kerja yang lebih lambat.

Dengan demikian, argumen Warsh bahwa AI menjadi alasan kuat untuk menurunkan suku bunga masih menghadapi tantangan besar di internal The Fed.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpSukuBungaTheFed

Related Posts

Tegur Pemuda Saat Bertugas, Petugas PPSU di Jatinegara Malah Ditusuk

Tegur Pemuda Saat Bertugas, Petugas PPSU di Jatinegara Malah Ditusuk

by Hidayat Taufik
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang petugas PPSU mengalami penusukan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kejadian itu terjadi saat korban menjalankan tugas...

Mecca Route Pangkas Antrean Haji, DPR Dorong Perluasan Layanan

Mecca Route Pangkas Antrean Haji, DPR Dorong Perluasan Layanan

by Hidayat Taufik
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - DPR RI mengapresiasi layanan Mecca Route yang membantu mempercepat proses kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi....

Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

by Hidayat Taufik
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri rapat paripurna DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Dalam agenda itu,...

Polisi Buru Pak Cik, Bandar Narkoba yang Diduga Oplas demi Ubah Identitas

Polisi Buru Pak Cik, Bandar Narkoba yang Diduga Oplas demi Ubah Identitas

by Desti Dwi Natasya
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri masih memburu Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Cik alias Pak...

Arsenal Kunci Trofi Premier League 2026, Pemasukan Klub Diperkirakan Capai Rp3,9 Triliun

Arsenal Kunci Trofi Premier League 2026, Pemasukan Klub Diperkirakan Capai Rp3,9 Triliun

by Hidayat Taufik
May 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arsenal sukses menjuarai Premier League musim 2025/2026. Selain meraih trofi, klub asal London itu juga mendapat keuntungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kronologi Kasus Erin Taulany Dilaporkan Eks ART hingga Tuai Kritik DPR

Kronologi Kasus Erin Taulany Dilaporkan Eks ART hingga Tuai Kritik DPR

May 17, 2026
Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

May 13, 2026
BYD Belum Berencana Naikkan Harga Mobil di Tengah Rupiah Melemah

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp14,54 Triliun hingga April 2026

May 19, 2026
Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

Bahlil Bantah Pertemuan Terkait Surat ke Prabowo, tapi Kadin China Akui Banyak Keluhan yang Dikirim

May 19, 2026
Tegur Pemuda Saat Bertugas, Petugas PPSU di Jatinegara Malah Ditusuk

Tegur Pemuda Saat Bertugas, Petugas PPSU di Jatinegara Malah Ditusuk

May 20, 2026
Mecca Route Pangkas Antrean Haji, DPR Dorong Perluasan Layanan

Mecca Route Pangkas Antrean Haji, DPR Dorong Perluasan Layanan

May 20, 2026
Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR

May 20, 2026
451 Anggota DPR Hadir, Prabowo dan Gibran Kompak Datangi Senayan Hari Ini

451 Anggota DPR Hadir, Prabowo dan Gibran Kompak Datangi Senayan Hari Ini

May 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved