• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah merek besar asal Amerika Serikat mulai kehilangan pengaruh di pasar China. Nike, Starbucks hingga General Motors menghadapi tekanan dari merek lokal dan perubahan preferensi konsumen.

China sebelumnya menjadi salah satu pasar paling menarik bagi perusahaan AS karena memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa. Namun, persaingan domestik dan ketegangan geopolitik membuat sejumlah perusahaan kesulitan mempertahankan pangsa pasar.

Kepala Praktik Ritel Global Bain & Company Aaron Cheris mengatakan sejumlah perusahaan AS belum cukup menyesuaikan produk dan strateginya dengan kebutuhan konsumen China. Kondisi tersebut membuat merek lokal semakin mudah mengambil pasar.

Konsumen China juga semakin memperhatikan harga produk AS yang dinilai lebih mahal. Sementara itu, merek lokal memiliki siklus inovasi yang lebih cepat dan jaringan distribusi yang lebih kuat di dalam negeri.

Nike menjadi salah satu perusahaan yang paling terdampak. Bisnis Nike di China menyusut 30 persen sejak 2021, sementara pendapatan tahunan perusahaan di negara tersebut mencapai level terendah dalam delapan tahun pada musim semi 2026.

Kondisi tersebut terjadi ketika konsumen China semakin beralih ke merek olahraga lokal. Di saat yang sama, industri pakaian olahraga China tumbuh lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Tekanan serupa terjadi di sektor makanan dan minuman. Starbucks harus menghadapi persaingan ketat dari Luckin Coffee yang kini memiliki jumlah gerai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Starbucks di China, dengan harga yang lebih murah.

Sektor otomotif juga mengalami perubahan besar. Pangsa pasar tiga produsen otomotif Detroit, General Motors, Ford Motor dan Chrysler, turun dari 21,4 persen pada 2019 menjadi sekitar 15,7 persen pada 2025 berdasarkan data S&P Global Mobility.

General Motors bahkan mengalami perubahan signifikan dalam bisnisnya di China. Pendapatan yang sebelumnya mencapai sekitar US$2 miliar per tahun pada 2018 berubah menjadi kerugian selama dua tahun berturut turut pada 2024 dan 2025.

Ford juga mencatat tekanan serupa dengan penjualan di China yang turun 32,4 persen sepanjang 2018 hingga 2022. Perusahaan kini mengalihkan lebih banyak aktivitas produksi dan penjualan ke AS, termasuk rencana memindahkan produksi model Lincoln dari China ke AS mulai 2030.

Meski demikian, tidak semua merek AS kehilangan daya saing. Lululemon, Ralph Lauren dan Kentucky Fried Chicken masih mencatat kinerja positif karena mampu menyesuaikan produk dan strategi dengan karakter konsumen China.

Cheris menilai kemampuan membangun kapasitas lokal menjadi faktor penting bagi perusahaan AS yang ingin bertahan di China. Menurutnya, merek tidak cukup hanya membawa strategi global lalu menerapkannya tanpa penyesuaian terhadap pasar setempat.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatChinaFordNikeStarbucks

Related Posts

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Iran, Biaya Bulanan Bisa Tembus Rp53 Triliun

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Iran, Biaya Bulanan Bisa Tembus Rp53 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perang Amerika Serikat dengan Iran telah menghabiskan sekitar US$38 miliar atau setara Rp671,9 triliun hingga 1 Agustus...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Trump Ogah Bantu Saudi Gempur Houthi, Ada Apa?

Trump Ogah Bantu Saudi Gempur Houthi, Ada Apa?

by Hidayat Taufik
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak menyetujui permintaan Arab Saudi untuk melakukan serangan militer langsung terhadap...

Selat Bab al-Mandeb Terancam, Jalur Minyak Global Hadapi Risiko Besar

Selat Bab al-Mandeb Terancam, Jalur Minyak Global Hadapi Risiko Besar

by Zahra Zahwa
September 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Selat Bab al-Mandeb, jalur pelayaran sempit di pintu masuk Laut Merah antara Yaman dan Djibouti, menghadapi tekanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
ANTAM mengajak kreator Indonesia mengikuti Sayembara Karya Emas Nusantara dengan hadiah total 20 gram emas dan kesempatan desain digunakan sebagai kemasan Gift Series.

ANTAM Buka Sayembara Desain Gift Series

September 17, 2026
Bahlil Ungkap Antrean BBM di Sulsel, Stok Nasional Disebut Masih Aman

Bahlil Ungkap Antrean BBM di Sulsel, Stok Nasional Disebut Masih Aman

September 16, 2026
Kurang Tidur di Hari Kerja Dibayar Saat Weekend, Apa Risikonya?

Kurang Tidur di Hari Kerja Dibayar Saat Weekend, Apa Risikonya?

September 16, 2026
Makanan Diet - pexels/Зоряна Русин

Benarkah Diet Tinggi Protein Sering Bikin Haus? Ini Penjelasan dari Ahli

September 16, 2026
Pemerintah diminta memberi kepastian produksi tambang dan penugasan pasokan sejak dini untuk menjaga kebutuhan batu bara pembangkit listrik pada 2027.

Pemerintah Diminta Pastikan Produksi Tambang

September 17, 2026
Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

September 17, 2026
Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

September 17, 2026
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved