• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Ogah Bantu Saudi Gempur Houthi, Ada Apa?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 14, 2026
in News
0
Trump Ogah Bantu Saudi Gempur Houthi, Ada Apa?

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak menyetujui permintaan Arab Saudi untuk melakukan serangan militer langsung terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Permintaan tersebut disampaikan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) saat berbicara melalui telepon dengan Trump pada Kamis (10/9/2026).

Berdasarkan laporan Axios yang dikutip Anadolu, MBS pertama kali menghubungi Trump untuk memberikan informasi terbaru mengenai kondisi di lapangan. Salah satu perkembangan yang disampaikan berkaitan dengan penarikan pasukan Yaman yang selama ini menjadi mitra Arab Saudi.

Tidak lama berselang, MBS kembali menelepon Trump. Kali ini, ia secara resmi meminta AS memberikan intervensi militer untuk menghadapi Houthi.

Ketegangan kedua pihak meningkat setelah Houthi melancarkan serangan terhadap beberapa kawasan sipil di wilayah selatan Arab Saudi pada awal pekan. Serangan tersebut mengakibatkan 73 orang dilaporkan terluka.

Konflik kembali memanas setelah kawasan tersebut relatif stabil selama beberapa tahun. Kondisi tenang itu berlangsung sejak gencatan senjata diberlakukan pada April 2022.

Houthi dalam perkembangan terbaru juga dilaporkan menguasai Mokha dan beberapa kawasan pesisir di sekitarnya. Wilayah tersebut memiliki posisi strategis karena berada di dekat Selat Bab El-Mandeb.

Selat Bab El-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Karena itu, perkembangan konflik di kawasan tersebut berpotensi berdampak terhadap keamanan lalu lintas laut.

Pejabat AS yang dikutip ABC News menyebut hasil penilaian pada Jumat menunjukkan Houthi telah menguasai kawasan pantai barat Yaman. Namun, pasukan pemerintah Yaman bersama kelompok-kelompok yang mendukungnya masih terus melakukan perlawanan.

Houthi disebut memahami bahwa gangguan terhadap pelayaran di Selat Bab El-Mandeb dapat memicu tindakan lebih keras dari Arab Saudi, AS, serta negara lainnya.

Selama ini, Houthi beberapa kali menyatakan bahwa jalur tersebut tetap dapat digunakan kapal komersial. Meski begitu, serangan terhadap kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi membuat risiko keamanan bagi kapal lain yang melintasi kawasan tersebut ikut meningkat.

Mengapa Trump Menolak Permintaan Saudi?

Trump menolak permintaan MBS karena pemerintah AS ingin tetap memprioritaskan persoalan Iran dan situasi di Selat Hormuz.

Selain itu, Washington tidak ingin membuka front konflik baru dengan terlibat langsung dalam peperangan di Yaman. AS juga mendorong negara-negara mitranya di Timur Tengah untuk mengambil peran lebih besar dalam menangani persoalan keamanan regional.

“Amerika Serikat berfokus melindungi kepentingan inti keamanan nasional kami seperti menjamin kebebasan navigasi di Laut Merah sembari memberdayakan mitra-mitra regional kami untuk mengambil peran utama dalam menangani dan menyelesaikan tantangan keamanan kawasan,” ujar seorang pejabat senior pemerintahan Trump saat ditanya mengenai pembicaraan telepon presiden dengan bin Salman, dikutip dari berbagai sumber,  Senin (14/9/26).

“Kami terus menjalin komunikasi dengan Arab Saudi dan Pemerintah Republik Yaman terkait stabilitas kawasan.”

Walaupun untuk sementara menolak permintaan tersebut, keputusan Trump belum tentu bersifat permanen.

Dua pejabat AS mengatakan kepada ABC News bahwa kebijakan tersebut masih bisa berubah. Hal itu dapat terjadi apabila ancaman terhadap aktivitas pelayaran di Laut Merah meningkat secara signifikan.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Amerika SerikatArab Saudicobisnis.comdonald trumpHouthi YamanKonflik Timur TengahMohammed bin SalmanSelat Bab El-Mandeb

Related Posts

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merekam 103.779 pelanggaran lalu lintas pada hari pertama...

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sejumlah hambatan yang membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan Perlindungan...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Profil Harry Kane, Striker Inggris yang Raih Ballon d’Or

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harry Kane dikenal sebagai salah satu striker paling produktif di generasinya berkat ketajamannya bersama Tottenham Hotspur, Bayern...

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengambil langkah tegas terhadap...

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anak berusia empat tahun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Syaratnya!

Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Dibuka Hari Ini, Cek Syaratnya!

October 27, 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.

Staffinc Dorong Produktivitas Lewat Solusi Tenaga Kerja

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Kylian Mbappe Minta Maaf kepada Masyarakat China

October 27, 2026
Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

Luhut Dorong Pembenahan Hukum untuk Tarik Investasi Asing

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Apple Janji Ganti iPhone Duo yang Layarnya Rusak

October 27, 2026
Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Kasus Kim Soo Hyun, Ibu Kim Sae Ron Diserahkan ke Jaksa

October 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved