• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kurang Tidur di Hari Kerja Dibayar Saat Weekend, Apa Risikonya?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 16, 2026
in Lifestyle
0
Kurang Tidur di Hari Kerja Dibayar Saat Weekend, Apa Risikonya?

JAKARTA, Cobisnis.com – Waktu tidur yang kurang pada malam hari dapat menyebabkan tubuh terasa lemas dan membuat konsentrasi menurun pada keesokan harinya. Oleh sebab itu, tidak sedikit orang yang berusaha mengganti waktu tidur tersebut ketika akhir pekan tiba.

Menambah waktu tidur dapat membantu tubuh memulihkan sebagian dampak akibat kurang tidur. Namun, durasinya tetap perlu dikendalikan agar tidak mengganggu jadwal tidur pada malam berikutnya.

Secara umum, orang dewasa dianjurkan memperoleh tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Sedangkan remaja membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang, yakni sekitar delapan hingga 10 jam.

Namun, tuntutan aktivitas pada hari kerja membuat kebutuhan tersebut terkadang tidak terpenuhi. Kondisi ini kemudian mendorong sebagian orang untuk tidur lebih lama ketika memasuki akhir pekan.

Survei yang melibatkan hampir 8.000 orang dewasa di Amerika Serikat menunjukkan bahwa hampir separuh responden memiliki kebiasaan memperpanjang waktu tidur pada akhir pekan. Kebiasaan tersebut tercatat paling banyak dilakukan oleh remaja.

Tidur Lebih Lama Bisa Mengubah Pola Tidur

Sistem tidur manusia pada dasarnya diatur oleh dua mekanisme penting, yakni sleep homeostat dan ritme sirkadian.

Sleep homeostat berperan dalam mengatur keseimbangan kebutuhan tidur. Mekanisme ini bekerja seperti “tangki tidur”. Semakin lama seseorang tidak tidur, semakin kuat pula dorongan tubuh untuk beristirahat.

Sementara itu, ritme sirkadian merupakan sistem jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun. Mekanisme tersebut dipengaruhi oleh cahaya, kondisi gelap, perubahan suhu, waktu makan, hingga aktivitas sehari-hari.

Karena itu, perubahan jadwal tidur dan bangun secara drastis dapat memengaruhi keseimbangan kedua sistem tersebut.

Sebagai contoh, bangun terlalu siang pada akhir pekan dapat membuat rasa kantuk berkurang pada malam hari. Akibatnya, seseorang berpotensi tidur lebih larut dari biasanya.

Selain itu, perubahan waktu terpapar cahaya dan melakukan aktivitas juga dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh.

Kondisi tersebut bisa membuat seseorang bangun lebih siang pada Minggu. Kemudian, waktu tidurnya kembali mundur pada Minggu malam. Saat Senin tiba, ia harus kembali bangun pagi sehingga waktu tidurnya berpotensi berkurang.

“Rasanya seperti berpindah zona waktu setiap minggunya,” ujar Melynda Casement, psikolog tidur dan direktur Laboratorium Tidur Universitas Oregon, dikutip (16/9/26).

Meski begitu, tidur tambahan atau catch-up sleep tidak selalu berdampak buruk bagi tubuh.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
online free course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: catch-up sleepcobisnis.comjam biologisKesehatan Tidurkurang tidurpola tidurritme sirkadiantidur akhir pekan

Related Posts

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik...

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus berkembang. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap...

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Elon Musk berencana membagikan masing-masing satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat pada 2027, dengan nilai total diproyeksikan mencapai Rp157 triliun.

Elon Musk Janji Beri Saham SpaceX ke Anak AS

October 20, 2026
Peneliti Australia mengembangkan pendekatan untuk menargetkan fusi gen pemicu kanker, membuka peluang terapi yang disesuaikan dengan profil genetik tumor pasien.

Peneliti Australia Kembangkan Terapi Kanker Berbasis Fusi Gen

October 20, 2026
Presiden FPF Pedro Proenca menegaskan Cristiano Ronaldo tetap menjadi pemain kunci Portugal di tengah perselisihan dengan Jorge Jesus menjelang Nations League.

FPF Tegaskan Ronaldo Tetap Jadi Andalan Portugal

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved