• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 15, 2026
in News
0
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu muncul saat dunia semakin memperdebatkan risiko dan manfaat teknologi tersebut.

Pekan lalu, perhatian global tertuju pada kemungkinan AI berkembang tanpa kendali. Karena itu, banyak pihak meminta pemerintah dan perusahaan teknologi memperlambat laju pengembangannya.

Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan sikap yang berbeda. Ia menilai AS harus tetap memimpin perlombaan AI melawan China.

Trump mengabaikan seruan sejumlah ilmuwan AI dan petinggi perusahaan teknologi. Beberapa di antaranya berasal dari Anthropic, OpenAI, dan Google.

Menurut Trump, keunggulan AI memiliki dampak strategis yang besar. Karena itu, ia ingin memastikan AS tetap berada di posisi terdepan.

“Kami memimpin China dalam AI, dan saya ingin mempertahankannya. Siapa pun yang menang dalam AI akan menang,” kata Trump pada Sabtu.

Sementara itu, Presiden China Xi Jinping menyampaikan pandangan yang lebih berfokus pada kerja sama internasional. Ia menyerukan kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan AI.

Dalam pidatonya di India pada Minggu, Xi mendorong negara-negara untuk mendukung pendekatan terbuka. Selain itu, ia mengajak komunitas internasional memperkuat kolaborasi dan berbagi teknologi.

Xi juga kembali mengusulkan pembentukan pakta tata kelola AI global. Meski begitu, ia belum menjelaskan secara rinci bentuk maupun mekanisme kerangka tersebut.

Perbedaan sikap kedua pemimpin menunjukkan arah kebijakan yang kontras. Di satu sisi, AS menekankan persaingan teknologi dengan China. Di sisi lain, Beijing mendorong kerja sama global dalam pengembangan AI.

Karena itu, persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia diperkirakan akan terus memengaruhi arah industri AI global dalam beberapa tahun mendatang.

Tags: AIAI GlobalAmerika SerikatAnthropicArtificial IntelligenceChinacobisnis.comdonald trumpGoogleOPENAITata Kelola AITeknologixi jinping

Related Posts

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved