• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Dwi Natasya by Dwi Natasya
April 21, 2026
in Nasional
0
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memberikan pernyataan terkait tuntutan terhadap Ibrahim Arif dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Ia mengaku sedih dan bingung atas tuntutan yang dinilai terlalu berat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, 21 April 2026. Jaksa menuntut Ibrahim Arif dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16 miliar.

Nadiem menilai tuntutan tersebut tidak masuk akal. Ia menyoroti latar belakang Ibrahim Arif sebagai profesional yang memilih mengabdi kepada negara.

Menurutnya, Ibrahim Arif merupakan salah satu engineer terbaik Indonesia yang pernah menjabat sebagai Chief Technology Officer di Bukalapak. Ia juga disebut pernah menolak tawaran kerja dari perusahaan teknologi global.

Nadiem menegaskan bahwa keputusan Ibrahim untuk bekerja di sektor publik menunjukkan komitmen yang besar. Ia mempertanyakan bagaimana sosok dengan rekam jejak tersebut bisa menghadapi tuntutan berat.

Dalam pernyataannya, Nadiem juga mengajak para profesional muda untuk mencermati kasus ini. Ia menyebut bahwa siapa pun bisa mengalami hal serupa jika tidak disikapi dengan serius.

Sementara itu, dalam persidangan sebelumnya, sejumlah saksi dari mantan eksekutif Google turut memberikan keterangan. Mereka membantah adanya kesepakatan khusus terkait pengadaan Chromebook.

Saksi juga menegaskan bahwa investasi Google ke Gojek merupakan keputusan bisnis murni. Tidak ditemukan indikasi adanya hubungan timbal balik atau konflik kepentingan.

Kuasa hukum Nadiem menilai keterangan saksi tersebut telah membantah poin penting dalam dakwaan. Mereka menyebut tidak ada bukti kesepakatan atau niat awal untuk memilih Chromebook.

Hingga kini, proses persidangan masih berlangsung. Pihak kuasa hukum berharap fakta-fakta yang terungkap dapat memberikan kejelasan dan keadilan dalam penanganan kasus ini.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
udemy course download free
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: gojekGoogleIbrahim ArifKasus ChromebookKorupsiNadiem MakarimpengadilanTeknologi

Related Posts

KPK Periksa Kantor PT Djarum dalam Pengembangan Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Kantor PT Djarum dalam Pengembangan Kasus Bea Cukai

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Bea dan Cukai dengan menggeledah sejumlah lokasi...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Apple Janji Ganti iPhone Duo yang Layarnya Rusak

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Apple berjanji mengganti unit iPhone Duo yang mengalami kerusakan layar setelah sejumlah pengguna melaporkan masalah pada ponsel...

Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

by Rizki Meirino
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim penasihat hukum Nadiem Anwar Makarim resmi mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri...

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di...

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Jisoo BLACKPINK Rilis ADDICTED, Ini Makna di Balik Lagunya

October 30, 2026
Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

October 31, 2026
Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

Massa Ormas Kembali Geruduk Kawasan Pabrik BYD Subang

October 31, 2026
Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

November 1, 2026
Kismis - pexels/Yusuf Çelik

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Kismis dan Plum Kering? Ini Penjelasannya Dari Ahli

November 1, 2026
Susu Kedelai - pexels/Polina Tankilevitch

4 Protein Nabati yang dipercaya Dapat Menjaga Kesehatan Tulang

November 1, 2026
Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

November 1, 2026
Jalan Kaki - pexels/Ihsan Adityawarman

Jalan Kaki Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Baik untuk Mengelola Gula Darah?

November 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved