Menjelang pertandingan penting tersebut, pelatih John Herdman meminta seluruh pemain tetap tenang menghadapi tekanan. Menurutnya, fokus terhadap proses permainan menjadi kunci agar tim dapat menampilkan performa terbaik sepanjang laga.
Herdman menilai Singapura merupakan lawan yang tidak mudah dikalahkan karena memiliki organisasi permainan yang rapi. Selain pertahanan solid, tuan rumah juga dinilai memiliki mental kolektif yang terbukti sepanjang turnamen.
“Dalam momen seperti ini kami harus fokus pada proses. Kami datang untuk menjalani laga tandang dengan atmosfer yang tidak mudah dan menghadapi tim yang terorganisir dengan baik,” ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Meski memberi respek kepada Singapura, pelatih asal Inggris tersebut tetap optimistis dengan kualitas yang dimiliki Timnas Indonesia. Ia menyebut perpaduan pemain senior dan talenta muda menjadi modal penting untuk menghadapi laga penentuan.
Pertandingan melawan Singapura juga menjadi laga keempat Indonesia di bawah arahan Herdman sebagai sebuah tim. Ia menilai pertandingan bertekanan tinggi seperti ini akan menjadi pengalaman berharga untuk perkembangan skuad ke depan.
Selain aspek mental, Herdman menyoroti efektivitas penyelesaian akhir yang masih perlu diperbaiki usai kekalahan dari Vietnam. Namun, ia menegaskan evaluasi tersebut tidak boleh menjadi beban yang justru mengurangi kepercayaan diri para pemain di depan gawang.
Herdman juga memastikan tim pelatih telah menyiapkan pendekatan berbeda karena karakter permainan Singapura tidak sama dengan Vietnam. Ia optimistis para pemain memahami pentingnya pertandingan dan siap memberikan penampilan terbaik demi mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.