• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
July 31, 2026
in Lifestyle
0
Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyiram tanaman adalah tugas penting. Jika terlalu sedikit disiram, tanaman cenderung layu dan bahkan bisa mati. Jika terlalu banyak disiram, hal ini dapat membahayakan akar dan kesehatan tanaman. Jadi serba salah, bukan? Solusinya adalah dengan penyiraman dalam. Apa maksutnya?

Dilansir southern living, Rabu (29/07/2026), penyiraman dalam adalah teknik menyiram tanaman luar ruangan secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama agar air dapat meresap lebih dalam ke dalam tanah dan membantu akar tumbuh dengan baik.

Para ahli berkebun menjelaskan tentang apa itu penyiraman dalam, mengapa perlu mengetahui jenis tanah yang kamu miliki, dan mengapa hal itu bermanfaat bagi tanaman.

1. Apa itu penyiraman dalam?

Menuru Ashlie Thomas (The Mocha Gardener) dan penulis buku How to Become a Gardener: Find Empowerment in Creating Your Own Food Security, mengatakan penyiraman dalam adalah praktik menyiram secara perlahan dan menyeluruh agar kelembapan dapat meresap ke dalam tanah dan mencapai zona akar tanaman.

“Ketika air meresap lebih dalam ke dalam tanah, akar akan terdorong untuk tumbuh ke bawah daripada tetap berada di dekat permukaan, di mana tanah dapat cepat kering.”

“Menyiram secara sering dapat menjaga lapisan tanah atas tetap basah, tetapi bukan berarti air meresap jauh ke dalam akar. Ketika tanaman disiram secara dalam, hal itu menciptakan tanaman yang lebih kuat dan lebih tahan terhadap kondisi yang lebih kering atau lebih panas,” jelas Thomas.

2. Kenali jenis tanah yang dipakai

Jenis tanah di kebun kamu akan memengaruhi seberapa mudah air meresap ke dalam tanah. Kondisi tanah memengaruhi seberapa efisien air tersebut mencapai akar dan berapa lama air tersebut tetap tersedia.

“Tanah dengan kandungan bahan organik yang baik cenderung menahan kelembapan lebih efektif sambil tetap memungkinkan udara dan air untuk bergerak melewatinya.”

Sebagai contoh, tanah liat dan tanah berpasir akan menyerap air dengan cara yang sangat berbeda.

“Tanah liat menyerap air secara perlahan dan mudah tergenang air, sedangkan tanah berpasir mengalirkan air dengan cepat dan mungkin membutuhkan penyiraman yang lebih lama atau lebih sering,” tambah Thomas.

3. Periksa kelembapan tanah

Lebih lanjut, Thomas menyarankan untuk selalu periksa kelembapan tanah sebelum menyiram secara mendalam agar kamu mengetahui apakan tanah membutuhkan air atau tidak.

“Terkadang bagian atas terlihat kering tetapi ada kelembapan beberapa inci di bawahnya. Di lain waktu, bagian atas mungkin terlihat baik-baik saja, tetapi zona perakaran sebenarnya kering,” terang Thomas.

Sementara, menurut Annie Morton, pakar berkebun mengatakan kalau cara terbaik untuk memeriksanya adalah dengan jari, dan juga dapat menggunakan alat pengukur kelembapan tanah.

“Masukkan jari kamu 2–3 inci ke dalam tanah di dekat akar. Jika tanah terasa dingin dan lembap di bawah permukaan, mungkin belum perlu menyiramnya. Jika terasa kering beberapa inci di bawah permukaan, itu biasanya pertanda bahwa tanaman akan mendapat manfaat dari penyiraman yang lebih dalam,” kata Morton.

Penyiraman dalam biasanya dilakukan setelah tanaman, atau pohon tumbuh dengan baik. Tanaman baru biasanya membutuhkan penyiraman lebih sering dan lebih sedikit air sekaligus karena akarnya belum tertanam kuat di tanah.

Menurut Ondrea Kidd, desainer bunga dan pemilik Sowing Joy Farm menjelaskan, akar mungkin tidak menembus terlalu dalam dan karenanya tidak dapat mengakses kelembapan lebih jauh di dalam tanah.

“Terlalu banyak air, tidak hanya dapat mengganggu tanah, tetapi juga dapat menghanyutkan bibit atau menciptakan kondisi yang terlalu basah di sekitar akar yang sedang berkembang,” kata Kidd.

Jadi, kapan harus melakukan penyiraman yang benar?

Menyiram tanaman secara mendalam bermanfaat saat suhu lebih panas maupun selama musim tanam ketika tanaman membutuhkan lebih banyak air.

“Penyiraman mendalam lebih bermanfaat selama periode panjang tanpa hujan, periode panas tinggi, atau ketika tanaman aktif tumbuh, berbunga, atau menghasilkan buah,” kata Thomas.

Menurut Kidd, penting untuk membiarkan tanah mengering di antara penyiraman saat menggunakan metode ini, daripada terus-menerus memiliki tanah yang basah atau lembap. Ini membantu melindungi dari jamur dan pembusukan serta mendorong tanaman menjadi tahan kekeringan.

“Manfaat tambahan dari penyiraman dalam di musim panas adalah kelembapan tersimpan di akar dan tanaman dapat mengaksesnya selama periode stres,” jelas Kidd.

Tags: cobisnis.comlayumenyiram tanamantanaman layu

Related Posts

Profil aespa, Girl Group SM Entertainment yang Mendunia

Benarkah Selada Menyehatkan? Ini Fakta dan Manfaatnya untuk Tubuh

by Desti Dwi Natasya
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Selada menjadi salah satu sayuran hijau yang sering dijadikan salad, lalapan, maupun pelengkap berbagai hidangan. Meski terlihat...

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas Siapkan Lomba, Hiburan, hingga Makanan Gratis

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas Siapkan Lomba, Hiburan, hingga Makanan Gratis

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan beragam kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17...

Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

Tambah Bugar, Ini 5 Olahraga yang Bisa dilakukan di Pagi Hari

by Chodijah Febriani
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada banyak alasan mengapa berolahraga secara teratur membuat tubuh terasa bugar dan rileks, tidak peduli jam berapa...

Kunjungan Netanyahu ke AS Diwarnai Aksi Protes, Aktivis Teriakkan ‘Pembunuh Bayi’

Kunjungan Netanyahu ke AS Diwarnai Aksi Protes, Aktivis Teriakkan ‘Pembunuh Bayi’

by Hidayat Taufik
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington DC, Amerika Serikat, diwarnai aksi protes dari kelompok aktivis...

Busa Deterjen Melimpah, Tidak Selalu Buat Pakaian Bersih, Ini Alasannya

Busa Deterjen Melimpah, Tidak Selalu Buat Pakaian Bersih, Ini Alasannya

by Chodijah Febriani
July 31, 2026
0

JAKARTA, cobisnis.com - Busa Deterjen Melimpah, Tidak Selalu Buat Pakaian Bersih, Ini AlasannyaSaat mencuci pakaian, mungkin banyak dari kita berpikir...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM pada Semester I 2026

July 30, 2026
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

July 30, 2026
TINS Lampaui Target Laba 2026, CLEO Perluas Pabrik, BBNI Siapkan Buyback Rp627 Miliar

TINS Lampaui Target Laba 2026, CLEO Perluas Pabrik, BBNI Siapkan Buyback Rp627 Miliar

July 30, 2026
Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

July 30, 2026
Profil aespa, Girl Group SM Entertainment yang Mendunia

Benarkah Selada Menyehatkan? Ini Fakta dan Manfaatnya untuk Tubuh

July 31, 2026
Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas Siapkan Lomba, Hiburan, hingga Makanan Gratis

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Monas Siapkan Lomba, Hiburan, hingga Makanan Gratis

July 31, 2026
Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

Tambah Bugar, Ini 5 Olahraga yang Bisa dilakukan di Pagi Hari

July 31, 2026
Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

July 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved