• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
July 31, 2026
in Lifestyle
0
Jangan Sampai Layu, Begini Cara Menyiram Tanaman yang Benar

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyiram tanaman adalah tugas penting. Jika terlalu sedikit disiram, tanaman cenderung layu dan bahkan bisa mati. Jika terlalu banyak disiram, hal ini dapat membahayakan akar dan kesehatan tanaman. Jadi serba salah, bukan? Solusinya adalah dengan penyiraman dalam. Apa maksutnya?

Dilansir southern living, Rabu (29/07/2026), penyiraman dalam adalah teknik menyiram tanaman luar ruangan secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama agar air dapat meresap lebih dalam ke dalam tanah dan membantu akar tumbuh dengan baik.

Para ahli berkebun menjelaskan tentang apa itu penyiraman dalam, mengapa perlu mengetahui jenis tanah yang kamu miliki, dan mengapa hal itu bermanfaat bagi tanaman.

1. Apa itu penyiraman dalam?

Menuru Ashlie Thomas (The Mocha Gardener) dan penulis buku How to Become a Gardener: Find Empowerment in Creating Your Own Food Security, mengatakan penyiraman dalam adalah praktik menyiram secara perlahan dan menyeluruh agar kelembapan dapat meresap ke dalam tanah dan mencapai zona akar tanaman.

“Ketika air meresap lebih dalam ke dalam tanah, akar akan terdorong untuk tumbuh ke bawah daripada tetap berada di dekat permukaan, di mana tanah dapat cepat kering.”

“Menyiram secara sering dapat menjaga lapisan tanah atas tetap basah, tetapi bukan berarti air meresap jauh ke dalam akar. Ketika tanaman disiram secara dalam, hal itu menciptakan tanaman yang lebih kuat dan lebih tahan terhadap kondisi yang lebih kering atau lebih panas,” jelas Thomas.

2. Kenali jenis tanah yang dipakai

Jenis tanah di kebun kamu akan memengaruhi seberapa mudah air meresap ke dalam tanah. Kondisi tanah memengaruhi seberapa efisien air tersebut mencapai akar dan berapa lama air tersebut tetap tersedia.

“Tanah dengan kandungan bahan organik yang baik cenderung menahan kelembapan lebih efektif sambil tetap memungkinkan udara dan air untuk bergerak melewatinya.”

Sebagai contoh, tanah liat dan tanah berpasir akan menyerap air dengan cara yang sangat berbeda.

“Tanah liat menyerap air secara perlahan dan mudah tergenang air, sedangkan tanah berpasir mengalirkan air dengan cepat dan mungkin membutuhkan penyiraman yang lebih lama atau lebih sering,” tambah Thomas.

3. Periksa kelembapan tanah

Lebih lanjut, Thomas menyarankan untuk selalu periksa kelembapan tanah sebelum menyiram secara mendalam agar kamu mengetahui apakan tanah membutuhkan air atau tidak.

“Terkadang bagian atas terlihat kering tetapi ada kelembapan beberapa inci di bawahnya. Di lain waktu, bagian atas mungkin terlihat baik-baik saja, tetapi zona perakaran sebenarnya kering,” terang Thomas.

Sementara, menurut Annie Morton, pakar berkebun mengatakan kalau cara terbaik untuk memeriksanya adalah dengan jari, dan juga dapat menggunakan alat pengukur kelembapan tanah.

“Masukkan jari kamu 2–3 inci ke dalam tanah di dekat akar. Jika tanah terasa dingin dan lembap di bawah permukaan, mungkin belum perlu menyiramnya. Jika terasa kering beberapa inci di bawah permukaan, itu biasanya pertanda bahwa tanaman akan mendapat manfaat dari penyiraman yang lebih dalam,” kata Morton.

Penyiraman dalam biasanya dilakukan setelah tanaman, atau pohon tumbuh dengan baik. Tanaman baru biasanya membutuhkan penyiraman lebih sering dan lebih sedikit air sekaligus karena akarnya belum tertanam kuat di tanah.

Menurut Ondrea Kidd, desainer bunga dan pemilik Sowing Joy Farm menjelaskan, akar mungkin tidak menembus terlalu dalam dan karenanya tidak dapat mengakses kelembapan lebih jauh di dalam tanah.

“Terlalu banyak air, tidak hanya dapat mengganggu tanah, tetapi juga dapat menghanyutkan bibit atau menciptakan kondisi yang terlalu basah di sekitar akar yang sedang berkembang,” kata Kidd.

Jadi, kapan harus melakukan penyiraman yang benar?

Menyiram tanaman secara mendalam bermanfaat saat suhu lebih panas maupun selama musim tanam ketika tanaman membutuhkan lebih banyak air.

“Penyiraman mendalam lebih bermanfaat selama periode panjang tanpa hujan, periode panas tinggi, atau ketika tanaman aktif tumbuh, berbunga, atau menghasilkan buah,” kata Thomas.

Menurut Kidd, penting untuk membiarkan tanah mengering di antara penyiraman saat menggunakan metode ini, daripada terus-menerus memiliki tanah yang basah atau lembap. Ini membantu melindungi dari jamur dan pembusukan serta mendorong tanaman menjadi tahan kekeringan.

“Manfaat tambahan dari penyiraman dalam di musim panas adalah kelembapan tersimpan di akar dan tanaman dapat mengaksesnya selama periode stres,” jelas Kidd.

Tags: cobisnis.comlayumenyiram tanamantanaman layu

Related Posts

Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (13/9/2026). Getaran gempa dilaporkan terasa...

Ilustrasi Sedang Menanam Tanaman - pexels/studio cottonbro

Kesalahan dalam Pemilihan Media Tanam, Bisa Jadi Tanaman Tidak Tumbuh Subur

by Chodijah Febriani
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Media tanam sangat penting untuk keberhasilan dalam menanam tanaman dalam wadah ataupun pot. Namun, saat menanam bibit...

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Wacana mengenai perubahan masa jabatan kepala desa kembali mencuat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah organisasi kepala desa...

Shin Tae Yong Antar Persija Raih Awal Manis

Shin Tae Yong Antar Persija Raih Awal Manis

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persija Jakarta menunjukkan performa meyakinkan pada awal kompetisi Super League 2026/2027. Skuad Macan Kemayoran berhasil meraih kemenangan...

Elena Rybakina Juara US Open 2026, Rebut Takhta Petenis Nomor Satu Dunia

JD Vance Jadi Ujung Tombak Trump Hadapi Pemilu Paruh Waktu 2026

by Zahra Zahwa
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance semakin mengambil peran penting dalam strategi politik Partai Republik menjelang pemilu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI menawarkan diskon tiket hingga 20 persen, cicilan 12 bulan, serta promo tiket pesawat dan hotel untuk konser Andrea Bocelli.

BNI Permudah Nasabah Nonton Andrea Bocelli

September 12, 2026
Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Ditemukan Tertidur di Jalan Lenteng Agung

September 12, 2026
Ilustrasi Membersihkan Kulkas - pexels/Kevin Malik

Cara Mudah Bersihkan Rak Kulkas dari Noda Lengket Bekas Makanan dan Minuman

September 12, 2026
Sayur Pare - pexels/Lars H Knudsen

Walau Pahit, Pare Punya Segudang Manfaat Kesehatan Bagi Penderita Diabetes

September 12, 2026
Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

Sukabumi Diguncang Gempa M4,3, Getaran Terasa hingga Bandung Barat

September 13, 2026
Ilustrasi Sedang Menanam Tanaman - pexels/studio cottonbro

Kesalahan dalam Pemilihan Media Tanam, Bisa Jadi Tanaman Tidak Tumbuh Subur

September 13, 2026
Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

Masa Jabatan Kades Tak Terbatas, Apa Dampaknya?

September 13, 2026
Shin Tae Yong Antar Persija Raih Awal Manis

Shin Tae Yong Antar Persija Raih Awal Manis

September 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved