• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua jaringan minimarket terbesar di Indonesia, Alfamart dan Indomaret, telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Keberadaan keduanya yang kerap berdekatan membuat publik kerap membandingkan bukan hanya layanan dan konsep bisnis, tetapi juga kekayaan para pemiliknya, Djoko Susanto dan Anthony Salim.

Alfamart dan Indomaret sama-sama memiliki jaringan gerai yang sangat luas dan terus berkembang di berbagai daerah. Ekspansi agresif tersebut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis dan nilai kekayaan para pengendali masing-masing perusahaan. Namun, di balik kemiripan model usaha, kedua minimarket ini dijalankan oleh grup dan sosok yang berbeda, dengan latar belakang serta strategi yang tidak sama.

Profil Alfamart dan Djoko Susanto

Djoko Susanto, yang juga dikenal dengan nama Kwok Kwie Fo, merupakan pendiri sekaligus pemilik Alfamart. Berdasarkan laporan perusahaan tahun 2024, Alfamart terus memperkuat jaringan distribusinya dengan membangun gudang baru di Tegal, Gorontalo, dan Luwu. Hingga tahun tersebut, Alfamart mengoperasikan lebih dari 20.120 gerai, ditambah 3.516 gerai entitas anak, serta lebih dari 2.000 gerai di Filipina yang didukung lima gudang logistik.

Perjalanan Djoko Susanto dimulai dari usaha kecil berupa kios rokok bernama Toko Sumber Bahagia, yang ia kelola setelah sekolah Tionghoa tempatnya belajar ditutup. Dari bisnis rokok inilah ia berkenalan dengan Putera Sampoerna dan bersama-sama mengembangkan jaringan kios serta supermarket Alfa. Momentum besar terjadi ketika Philip Morris International mengakuisisi HM Sampoerna dan melepas sebagian unit ritel, yang kemudian dikuasai oleh Djoko Susanto.

Melalui PT Sumber Alfaria Trijaya, Djoko mengembangkan berbagai merek ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Alfa Express, dan Lawson. Saat ini, keberlanjutan bisnis Alfamart dijaga oleh dua anaknya, Feny Djoko Susanto dan Budi Djoko Susanto.

Profil Indomaret dan Anthony Salim

Indomaret berada di bawah naungan Salim Group dan dikendalikan oleh Anthony Salim, putra bungsu Sudono Salim. Anthony Salim, yang lahir di Kudus pada 15 Oktober 1949, mulai memimpin Salim Group sejak 1998. PT Indomarco Prismatama, pengelola Indomaret, telah menjadi bagian dari grup ini sejak 1988.

Awalnya, Indomaret dibangun untuk memenuhi kebutuhan harian karyawan Salim Group. Namun, seiring waktu, konsep minimarket yang dekat dengan kawasan permukiman dinilai lebih efektif dan kemudian menjadi ciri utama Indomaret. Saat ini, Indomaret memiliki lebih dari 23.000 gerai, 32 cabang, serta sekitar 190.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Perbandingan Kekayaan

Mengacu pada data Real Time Net Worth Forbes per 19 November 2025, kekayaan Djoko Susanto tercatat sebesar US$2,8 miliar atau sekitar Rp46,64 triliun dengan asumsi kurs Rp16.657,30. Angka tersebut menempatkannya di peringkat ke-1.419 orang terkaya di dunia.

Sementara itu, Anthony Salim berdasarkan daftar Indonesia’s 50 Richest 2024 versi Forbes (per 11 Desember 2024) memiliki kekayaan sekitar US$12,8 miliar atau setara Rp213,26 triliun. Dengan nilai tersebut, Anthony Salim menempati posisi kelima orang terkaya di Indonesia.

Siapa Lebih Tajir?

Jika melihat data Forbes, selisih kekayaan antara pemilik Alfamart dan Indomaret terlihat cukup jauh. Djoko Susanto memiliki kekayaan sekitar US$2,8 miliar, sedangkan Anthony Salim mencapai US$12,8 miliar. Meski demikian, perlu dicatat bahwa data kekayaan Anthony Salim bersifat estimasi tahunan, sementara Djoko Susanto tercatat dalam pembaruan kekayaan secara real-time.

Dengan demikian, meskipun keduanya sama-sama sukses membangun jaringan ritel raksasa di Indonesia, dari sisi nilai kekayaan, Anthony Salim tercatat lebih unggul dibandingkan Djoko Susanto.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: AlfamartAnthony Salimcobisnis.comDjoko SusantoindomaretPerbandingan Kekayaan

Related Posts

Setan Merah Babak Belur, MU Dilibas Bournemouth 0-3

Setan Merah Babak Belur, MU Dilibas Bournemouth 0-3

by Hidayat Taufik
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United gagal mengamankan poin saat menjamu Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (25/10/2026) malam WIB. Bermain...

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Setan Merah Babak Belur, MU Dilibas Bournemouth 0-3

Setan Merah Babak Belur, MU Dilibas Bournemouth 0-3

October 26, 2026
Phishing

Awas! Modus Endorse Affiliate Palsu, Hati-hati Akun Sosmed Bisa Kena Hack

October 26, 2026
Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026.

Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026 Siap Harumkan Nama Jakarta di Tingkat Nasional

October 26, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved