• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Indef: Ketersediaan Data di Industri Unggas Mendesak

H. Fuad by H. Fuad
November 11, 2020
in Industri
0
Indef: Ketersediaan Data di Industri Unggas Mendesak

Cobisnis.com – Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad meminta Kementerian Pertanian untuk fokus mengembangkan data mutakhir (real time) industri perunggasan. Menurut dia, dibutuhkan data yang mengatur keseimbangan supply-demand, khususnya pada bibit ayam (Day Old Chicken/DOC).

Data DOC krusial sebagai referensi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat, demi mengantisipasi kelebihan produksi DOC.

“Data dan informasi sangat penting dalam menentukan kebijakan. Seperti jumlah DOC, berapa data kandang, karkhas, parent stock. Namun informasi yang asimetris dan berdampak pada dasar pengambilan keputusan menjadi tidak tepat atau terlambat,” kata Tauhid dalam webinar, Rabu (11 November 2020).

Dari sisi permintaan dan penawaran, DOC broiler/ayam potong cenderung mengalami kelebihan produksi. Sumber ini berdasarkan data BPS tahun 2012-2016.

Hingga kini kebijakan pengaturan DOC belum efektif dilakukan karena adanya ketergantungan dari perusahaan kecil dan peternak mandiri. Sementara itu, situasi informasi pasar sulit dipastikan karena tidak didukung data mutakhir.

Harga Tertekan

Tauhid sangat mendukung hadirnya data real time dari masing-masing pelaku industri perunggasan guna mengetahui keseimbangan permintaan dan penawaran, khususnya pada DOC.

“Dampak utama dari tidak adanya data yang memadai adalah Asymmetric Information,” ujarnya.

Asymmetric Information atau ketidakjelasan informasi pasar akan memicu perilaku economic rent seeking. Informasi yang tidak linier seringkali mengakibatkan harga peternak tertekan, tetapi harga di level konsumen tetap masih tinggi.

“Terlebih untuk kasus transaksi di pasar tradisional dengan rantai distribusi yang panjang,” kata Tauhid.

Selain itu, yang juga harus tersedia adalah informasi akurat terkait tingkat konsumsi rumah tangga dan industri yang akan menyerap hasil pelaku industri.

“Karena ini juga berdampak pada tidak jelasnya mekanisme pembentukan harga di tingkat final demand,” jelasnya.

Berbagai persoalan industri unggas nasional pada akhirnya menjadikan produk domestik menjadi tidak kompetitif. Baik pada tingkat harga produksi livebirds maupun harga ayam karkas.

Data INDEF menunjukkan harga karkas ayam Indonesia Rp32 ribu masih jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan sesama negara berkembang seperti Turki (Rp12 ribu), Brazil (Rp16 ribu), Argentina (Rp16 ribu), Malaysia (Rp23 ribu). Bahkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat (Rp25 ribu) dan Uni Erop (Rp29 ribu).

Meski demikian, BPS mulai mengeluarkan proyeksi demand DOC sejak Januari 2020 untuk mendukung penyediaan informasi kebutuhan DOC.
Selain data, Indef juga merekomendasikan peningkatan efektivitas kebijakan dan efisiensi dalam penyediaan pakan yang berkelanjutan.

Produk yang tidak kompetitif juga dipengaruhi tingginya biaya pakan. Ini akibat ketergantungan pada gandum, sebagai bahan substitusi yang juga harus diimpor.

“Yang penting adalah dukungan penyediaan pakan karena masalah ketergantungan impor pakan ini menjadi krusial,” kata Tauhid.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: ayamCobisnis bisnisUnggas

Related Posts

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga ayam hidup di tingkat peternak anjlok ke kisaran Rp 18.000–Rp 18.500 per kilogram usai Idul Fitri...

Ayam

Industri Unggas Tertekan, Pendapatan Janu Putra Sejahtera (AYAM) Merosot

by Iwan Supriyatna
December 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) kembali menjadi sorotan setelah laporan keuangan per 30 September 2025 menunjukkan...

Ayam

AYAM Batal Bangun Hatchery di IKN, Sentuhan Danantara Masih Sebatas Rumor

by Iwan Supriyatna
December 3, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Di tengah kinerja kuartalan yang masih membukukan kerugian, PT Janu Putra Sejahtera Tbk (Kode saham AYAM) tetap...

RI Resmi Impor 117.000 Ton Daging Sapi dan Kerbau

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

by Farida Ratnawati
March 4, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memastikan stok daging ayam dan telur dalam kondisi yang...

Di Prediksi Harga Daging Naik Saat lebaran,”Semoga Masih Terjangkau”

Inflasi Januari 0,56 Persen Dipicu Harga Daging Ayam Ras

by Indra Purnama
February 2, 2022
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa terjadi inflasi sebesar 0,56 persen pada periode Januari 2022 dengan dengan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

April 20, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

BNI Ambil Langkah Pengembalian Dana Umat Paroki Aek Nabara Mulai Senin Besok

April 20, 2026
Analis Kompak Rekomendasikan BUY Saham BRIS, Target Harga Tembus Rp4.000

BSI Sabet 8 Penghargaan di IOBS 2026, Dorong Inovasi Bankir Muda

April 21, 2026
Hari Kartini 21 April: Mengenang Perjuangan R.A. Kartini Dalam Mendorong Kesetaraan Perempuan Indonesia

Hari Kartini 21 April: Mengenang Perjuangan R.A. Kartini Dalam Mendorong Kesetaraan Perempuan Indonesia

April 21, 2026
Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

April 21, 2026
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved