• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Indef: Ketersediaan Data di Industri Unggas Mendesak

H. Fuad by H. Fuad
November 11, 2020
in Industri
0
Indef: Ketersediaan Data di Industri Unggas Mendesak

Cobisnis.com – Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad meminta Kementerian Pertanian untuk fokus mengembangkan data mutakhir (real time) industri perunggasan. Menurut dia, dibutuhkan data yang mengatur keseimbangan supply-demand, khususnya pada bibit ayam (Day Old Chicken/DOC).

Data DOC krusial sebagai referensi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat, demi mengantisipasi kelebihan produksi DOC.

“Data dan informasi sangat penting dalam menentukan kebijakan. Seperti jumlah DOC, berapa data kandang, karkhas, parent stock. Namun informasi yang asimetris dan berdampak pada dasar pengambilan keputusan menjadi tidak tepat atau terlambat,” kata Tauhid dalam webinar, Rabu (11 November 2020).

Dari sisi permintaan dan penawaran, DOC broiler/ayam potong cenderung mengalami kelebihan produksi. Sumber ini berdasarkan data BPS tahun 2012-2016.

Hingga kini kebijakan pengaturan DOC belum efektif dilakukan karena adanya ketergantungan dari perusahaan kecil dan peternak mandiri. Sementara itu, situasi informasi pasar sulit dipastikan karena tidak didukung data mutakhir.

Harga Tertekan

Tauhid sangat mendukung hadirnya data real time dari masing-masing pelaku industri perunggasan guna mengetahui keseimbangan permintaan dan penawaran, khususnya pada DOC.

“Dampak utama dari tidak adanya data yang memadai adalah Asymmetric Information,” ujarnya.

Asymmetric Information atau ketidakjelasan informasi pasar akan memicu perilaku economic rent seeking. Informasi yang tidak linier seringkali mengakibatkan harga peternak tertekan, tetapi harga di level konsumen tetap masih tinggi.

“Terlebih untuk kasus transaksi di pasar tradisional dengan rantai distribusi yang panjang,” kata Tauhid.

Selain itu, yang juga harus tersedia adalah informasi akurat terkait tingkat konsumsi rumah tangga dan industri yang akan menyerap hasil pelaku industri.

“Karena ini juga berdampak pada tidak jelasnya mekanisme pembentukan harga di tingkat final demand,” jelasnya.

Berbagai persoalan industri unggas nasional pada akhirnya menjadikan produk domestik menjadi tidak kompetitif. Baik pada tingkat harga produksi livebirds maupun harga ayam karkas.

Data INDEF menunjukkan harga karkas ayam Indonesia Rp32 ribu masih jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan sesama negara berkembang seperti Turki (Rp12 ribu), Brazil (Rp16 ribu), Argentina (Rp16 ribu), Malaysia (Rp23 ribu). Bahkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat (Rp25 ribu) dan Uni Erop (Rp29 ribu).

Meski demikian, BPS mulai mengeluarkan proyeksi demand DOC sejak Januari 2020 untuk mendukung penyediaan informasi kebutuhan DOC.
Selain data, Indef juga merekomendasikan peningkatan efektivitas kebijakan dan efisiensi dalam penyediaan pakan yang berkelanjutan.

Produk yang tidak kompetitif juga dipengaruhi tingginya biaya pakan. Ini akibat ketergantungan pada gandum, sebagai bahan substitusi yang juga harus diimpor.

“Yang penting adalah dukungan penyediaan pakan karena masalah ketergantungan impor pakan ini menjadi krusial,” kata Tauhid.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
online free course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: ayamCobisnis bisnisUnggas

Related Posts

Kasus flu burung H5N1 di Australia terus bertambah dengan penyebaran lokal pada burung liar. Otoritas menyatakan belum ada infeksi pada unggas maupun risiko tinggi bagi manusia.

Kasus Flu Burung H5N1 di Australia Melonjak, Otoritas Tingkatkan Kewaspadaan

by Desti Dwi Natasya
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Australia kembali mencatat peningkatan kasus flu burung H5N1 setelah otoritas mengonfirmasi penyebaran lokal virus di populasi burung...

Miris! Ayah Tewas Diamuk Massa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris

Miris! Ayah Tewas Diamuk Massa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris

by Hidayat Taufik
July 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga pria berinisial KD di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. KD meninggal...

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Babi saat ini tidak lagi dikonsumsi oleh masyarakat di Jazirah Arab. Namun, catatan sejarah menunjukkan hewan ini...

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga ayam hidup di tingkat peternak anjlok ke kisaran Rp 18.000–Rp 18.500 per kilogram usai Idul Fitri...

Ayam

Industri Unggas Tertekan, Pendapatan Janu Putra Sejahtera (AYAM) Merosot

by Iwan Supriyatna
December 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) kembali menjadi sorotan setelah laporan keuangan per 30 September 2025 menunjukkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

October 19, 2026
Pakistan menyatakan siap memberikan dukungan kepada Arab Saudi untuk menghadapi serangan Houthi, dengan menegaskan komitmen terhadap kedaulatan dan keamanan kerajaan.

Pakistan Siap Dukung Arab Saudi Hadapi Serangan Houthi

October 20, 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.

Keluarga Valdo Bantah Korban Lakukan Perundungan

October 20, 2026
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.

BNPB Catat 7,22 Hektare Lahan Terbakar di Tiga Provinsi

October 20, 2026
Proyektil yang diluncurkan kelompok Houthi menghantam permukiman di Najran, Arab Saudi, menyebabkan enam warga terluka serta merusak rumah dan kendaraan.

Proyektil Houthi Hantam Permukiman Arab Saudi, Enam Terluka

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved