• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
May 14, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

JAKARTA, Cobisnis.com – Babi saat ini tidak lagi dikonsumsi oleh masyarakat di Jazirah Arab. Namun, catatan sejarah menunjukkan hewan ini pernah menjadi sumber makanan penting di Timur Tengah pada masa lalu.

Penelitian tim Kiel University, Jerman (2017) dalam studi Insights Into Early Pig Domestication Provided by Ancient DNA Analysis menyebut domestikasi babi pertama kali terjadi di Mesopotamia sekitar 8.500 SM. Kemudian, babi menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Eropa.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa babi bukan hewan asing di kawasan Arab pada masa awal sejarah. Selain itu, bukti arkeologis dari periode 5.000 hingga 2.000 SM menunjukkan masyarakat Timur Tengah cukup aktif memelihara babi untuk konsumsi daging.

Namun, situasi berubah sekitar 1.000 SM. Konsumsi babi turun drastis dan praktik peternakannya mulai ditinggalkan. Lalu, apa yang menyebabkan perubahan besar ini?

1. Faktor Ekologi Jadi Kendala

Antropolog Marvin Harris dalam bukunya Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir (2019) menjelaskan bahwa faktor lingkungan berperan besar dalam perubahan ini.

Menurutnya, babi membutuhkan banyak air untuk tumbuh, sekitar 6.000 liter per ekor. Akibatnya, peternakan dengan skala besar menjadi tidak efisien di wilayah gurun seperti Timur Tengah.

Selain itu, babi tidak seperti sapi atau kambing yang bisa memakan rumput. Mereka membutuhkan pakan seperti biji-bijian dan kacang-kacangan yang juga dibutuhkan manusia.

Oleh karena itu, masyarakat lebih memilih mengutamakan kebutuhan pangan manusia. Harris juga menulis, “Babi mungkin enak, tetapi terlalu boros sumber daya.”

2. Munculnya Ayam sebagai Alternatif

Di sisi lain, sejarawan Richard W. Redding dalam riset The Pig and the Chicken in the Middle East (2015) menawarkan pandangan berbeda.

Menurutnya, ayam menjadi faktor penting yang menggeser peran babi sebagai sumber protein utama. Ayam lebih mudah dipelihara dan lebih hemat air.

Selain itu, ayam hanya membutuhkan sekitar 3.500 liter air per kilogram daging. Hewan ini juga cocok dengan gaya hidup masyarakat nomaden di wilayah kering.

Selain daging, ayam juga menghasilkan telur yang bisa dikonsumsi secara berkelanjutan. Karena itu, ayam menjadi pilihan yang lebih praktis.

Dalam jangka panjang, ayam perlahan menggantikan posisi babi dalam pola konsumsi masyarakat. Akibatnya, konsumsi babi terus menurun.

Seiring waktu, babi hampir sepenuhnya hilang dari tradisi makanan di Timur Tengah. Perubahan ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perubahan pola hidup, bukan hanya faktor kepercayaan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Arkeologiayambabicobisnis.comEkologimakananMesopotamiaProteinSejarahTimur tengah

Related Posts

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar, BNPB Lapor Prabowo

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan masih terdapat 209,78 hektare hutan dan lahan yang terbakar...

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

Kabar Baru 5 Jurnalis Hilang, Jasad Awak Kapal Ditemukan?

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Informasi mengenai penemuan jasad awak kapal yang ditumpangi lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda beredar pada...

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

ASABRI Gencarkan Sosialisasi Program Manfaat di Maluku

by Rizki Meirino
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) melalui ASABRI Kantor Cabang Ambon menggencarkan sosialisasi program manfaat asuransi sosial bagi peserta aktif...

Liverpool Incar Talenta Muda Benfica

Ji Chang Wook Jadi Playboy di The Scandal

by Desti Dwi Natasya
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook membahas perannya sebagai Cho Won, playboy terbesar di era Joseon, dalam...

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

Judi Online Diusulkan Jadi Sasaran Perampasan Aset

by Hidayat Taufik
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Judi online diusulkan masuk dalam kategori tindak pidana yang dapat menjadi sasaran perampasan aset melalui Rancangan Undang-Undang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
BNI menghadirkan layanan digital, aktivitas booth, promo transaksi, dan layanan perbankan bagi pengunjung Jatinangor Music Fest IKA Unpad 2026.

Keseruan Jatinangor Music Fest Bareng BNI

September 22, 2026
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan - Kementerian Pariwisata

Kunjungan ke Kawasan Bantimurung, Wamenpar Pastikan Standar Keselamatan dan Layanan Wisata

September 22, 2026
BNI dan Unpad memperkuat kemitraan strategis melalui layanan perbankan, transformasi digital, serta pengembangan ekosistem pendidikan bagi mahasiswa dan alumni.

BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis

September 22, 2026
Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

Jamkrindo Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat

September 23, 2026
Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

Usung Tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 Digelar 22–25 Oktober

September 23, 2026
BSI International Expo 2026 digelar 22–25 Oktober dengan tema Buy Local Go Global untuk memperluas akses pasar produk lokal ke pasar global.

BSI International Expo 2026 Usung Buy Local Go Global

September 23, 2026
Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

Sudaryono Bakal Siapkan Aplikasi Rating untuk Menilai Layanan MBG

September 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved