JAKARTA, Cobisnis.com – Frontier Airlines berpotensi menjadi maskapai yang paling diuntungkan setelah Spirit Airlines menghentikan operasinya pada 2 Mei lalu. Namun, di sisi lain, Frontier juga menghadapi risiko yang mirip dengan masalah yang menjatuhkan Spirit.
Sebelum bangkrut, Spirit berjuang menghadapi tekanan keuangan dan kenaikan harga bahan bakar pesawat. Selain itu, kedua maskapai memiliki model bisnis yang hampir sama.
Mereka menawarkan tarif dasar murah, lalu mengenakan biaya tambahan untuk berbagai layanan. Karena itu, hilangnya Spirit memberi Frontier peluang memperkuat posisinya di pasar penerbangan murah.
Frontier bahkan sudah menaikkan tarif pada sejumlah rute yang sebelumnya bersaing langsung dengan Spirit. Meski begitu, tantangan besar masih membayangi industri penerbangan Amerika Serikat.
Kenaikan harga bahan bakar menjadi salah satu tekanan terbesar bagi seluruh maskapai.













