• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Unggas Tertekan, Pendapatan Janu Putra Sejahtera (AYAM) Merosot

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 12, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ayam

Ilustrasi ayam di dalam kandang peternakan.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) kembali menjadi sorotan setelah laporan keuangan per 30 September 2025 menunjukkan kerugian serta penurunan pendapatan dan pembelian ayam tahun berjalan.

Meski manajemen memaparkan sejumlah langkah perbaikan, berbagai catatan kritis muncul mengenai efektivitas dan konsistensi strategi perusahaan di tengah tekanan industri unggas.

Dilansir dari Keterbukaan Informasi, Jumat (12/12/2025) manajemen menyebut telah melakukan penyesuaian kapasitas produksi di lini DOC, broiler, dan RPA, meningkatkan efisiensi operasional, memperketat pengelolaan biaya, serta menerapkan manajemen arus kas yang lebih hati-hati.

Selain itu, perseroan mengaku mulai melakukan diversifikasi segmen penjualan dengan menyasar lebih banyak pembeli institusional. Namun, hingga kuartal ketiga, langkah-langkah tersebut belum menunjukkan hasil signifikan, terlihat dari masih berlanjutnya tren kerugian.

Di sisi lain, perseroan menempatkan tekanan industri unggas sebagai penyebab utama penurunan pendapatan. Momentum Lebaran yang biasanya menjadi pendorong penjualan justru gagal mengangkat permintaan.

Harga livebird tetap rendah, sementara biaya pakan yang menyerap 70 hingga 80 persen total biaya produksi melambung tinggi. Melemahnya daya serap pasar di sejumlah wilayah juga memperburuk performa.

Kendati demikian, penjelasan ini menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan telah menyiapkan strategi mitigasi risiko yang lebih kuat mengingat pola volatilitas industri unggas sudah terjadi berulang kali dalam tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan pembelian ayam tahun berjalan juga menjadi sorotan. Perusahaan berdalih bahwa penyesuaian ini adalah langkah internal untuk menjaga efisiensi, termasuk pengaturan kapasitas kandang, penjadwalan ulang siklus panen, dan pengendalian biaya.

Meski diklaim sebagai langkah terukur, keputusan tersebut justru memunculkan kekhawatiran mengenai kemampuan perusahaan menjaga kontinuitas produksi di tengah menurunnya skala operasi.

Dengan tekanan industri yang sudah bisa diprediksi secara siklikal, investor menantikan strategi jangka panjang yang lebih konkret, bukan sekadar penyesuaian operasional sementara.

Hingga kini, PT Janu Putra Sejahtera Tbk belum memberikan target pemulihan kinerja yang lebih terukur. Publik dan investor pun menunggu apakah perbaikan yang dijanjikan benar-benar mampu mengangkat performa perusahaan pada periode mendatang atau justru hanya menjadi penjelasan rutin tanpa dampak nyata.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: ayamcobisnis.comJanu Putra SejahteraUnggas

Related Posts

Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

by Desti Dwi Natasya
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua Lipa dilaporkan menggugat Samsung sebesar 15 juta dolar AS atau sekitar Rp245 miliar. Gugatan tersebut diajukan...

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

by Rizki Meirino
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung sepanjang...

BYD Seagull 2026 Meluncur di China, Harga Mulai Rp158 Juta

BYD Seagull 2026 Meluncur di China, Harga Mulai Rp158 Juta

by Desti Dwi Natasya
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BYD resmi meluncurkan BYD Seagull 2026 di pasar China pada Mei 2026. Mobil listrik mungil ini dikenal...

AI Tidak Benar-Benar Menggantikan Pekerjaan, Tetapi Mengubah Cara Kerja pada 2026

AI Tidak Benar-Benar Menggantikan Pekerjaan, Tetapi Mengubah Cara Kerja pada 2026

by Zahra Zahwa
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecerdasan buatan atau AI belum benar-benar mengambil alih seluruh pekerjaan manusia pada 2026. Sebaliknya, teknologi ini mengubah...

Pendaki Hilang di Gunung Mutis Ditemukan Selamat Setelah 15 Jam Pencarian

Pendaki Hilang di Gunung Mutis Ditemukan Selamat Setelah 15 Jam Pencarian

by Desti Dwi Natasya
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pendaki wanita bernama Cita (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

May 10, 2026
Fortabise Pererat Relasi Media dan Korporasi

Fortabise Pererat Relasi Media dan Korporasi

May 10, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

May 11, 2026
Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

May 11, 2026
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan

Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan

May 11, 2026
BYD Seagull 2026 Meluncur di China, Harga Mulai Rp158 Juta

BYD Seagull 2026 Meluncur di China, Harga Mulai Rp158 Juta

May 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved