• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga ayam hidup di tingkat peternak anjlok ke kisaran Rp 18.000–Rp 18.500 per kilogram usai Idul Fitri akibat kelebihan pasokan yang tidak terserap pasar.

Penurunan ini menjadi pukulan bagi peternak mandiri yang harus menjual di bawah biaya produksi. Kondisi pasar yang lesu membuat banyak ayam siap panen menumpuk di kandang.

Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, menyebut penumpukan terjadi karena permintaan melemah setelah Lebaran. Program MBG juga belum berjalan optimal.

Harga ayam sebelumnya sempat berada di level Rp 24.000 per kilogram menjelang Idul Fitri. Namun dalam waktu sekitar satu pekan, harga terus turun hingga menyentuh Rp 18.500 per kilogram.

Penurunan harga ini awalnya terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai sentra produksi. Selanjutnya, tren penurunan merembet ke wilayah lain seperti Jawa Barat dan Banten.

Kondisi overpasokan membuat daya serap pasar tidak mampu menyeimbangkan produksi. Akibatnya, harga terus tertekan di tengah pasokan ayam besar yang terus bertambah.

Di sisi lain, biaya produksi justru mengalami kenaikan. Harga bibit ayam (DOC) masih tinggi di kisaran Rp 6.800 hingga Rp 7.500 per ekor di tingkat peternak.

Harga pakan juga naik sekitar Rp 200 per kilogram sejak awal April 2026. Kenaikan ini mendorong harga pokok produksi (HPP) mencapai sekitar Rp 22.000 per kilogram.

Dengan harga jual di bawah HPP, peternak mengalami kerugian langsung. Margin usaha tergerus dan berpotensi mengganggu keberlanjutan usaha peternak kecil.

Peternak berharap harga ayam bisa kembali ke level normal di kisaran Rp 23.000–Rp 24.000 per kilogram agar bisa menutup biaya produksi dan memperoleh keuntungan.

Selain itu, mereka meminta pemerintah turun tangan mengendalikan harga pasar. Pengawasan terhadap perusahaan integrator besar dinilai penting untuk menjaga keseimbangan harga.

Tanpa intervensi yang jelas, peternak mandiri dikhawatirkan semakin tertekan. Kondisi ini berpotensi memicu penurunan produksi di masa mendatang jika kerugian terus berlanjut.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: CobisnisHarga ayamHeadlineOverproduksipanganPebisnismudapeternakUnggas

Related Posts

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qualcomm dilaporkan kembali menjajaki kerja sama dengan Samsung Foundry untuk memproduksi chipset flagship Snapdragon 8 Elite Gen...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembali menegaskan dukungannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan rakyat...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menguji coba open traffic Jalan Baru Kretek-Girijati yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung akan menjalani ujian perdana di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 dengan...

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Volkswagen Perkenalkan Mobil Listrik Mission Efficiency

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen memperkenalkan Mission Efficiency sebagai prototipe mobil listrik near-production yang diklaim menjadi salah satu kendaraan listrik paling...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved