• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Anjloknya Harga Ayam Hidup Picu Keluhan Peternak, Ini Faktor Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga ayam hidup di tingkat peternak anjlok ke kisaran Rp 18.000–Rp 18.500 per kilogram usai Idul Fitri akibat kelebihan pasokan yang tidak terserap pasar.

Penurunan ini menjadi pukulan bagi peternak mandiri yang harus menjual di bawah biaya produksi. Kondisi pasar yang lesu membuat banyak ayam siap panen menumpuk di kandang.

Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, menyebut penumpukan terjadi karena permintaan melemah setelah Lebaran. Program MBG juga belum berjalan optimal.

Harga ayam sebelumnya sempat berada di level Rp 24.000 per kilogram menjelang Idul Fitri. Namun dalam waktu sekitar satu pekan, harga terus turun hingga menyentuh Rp 18.500 per kilogram.

Penurunan harga ini awalnya terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai sentra produksi. Selanjutnya, tren penurunan merembet ke wilayah lain seperti Jawa Barat dan Banten.

Kondisi overpasokan membuat daya serap pasar tidak mampu menyeimbangkan produksi. Akibatnya, harga terus tertekan di tengah pasokan ayam besar yang terus bertambah.

Di sisi lain, biaya produksi justru mengalami kenaikan. Harga bibit ayam (DOC) masih tinggi di kisaran Rp 6.800 hingga Rp 7.500 per ekor di tingkat peternak.

Harga pakan juga naik sekitar Rp 200 per kilogram sejak awal April 2026. Kenaikan ini mendorong harga pokok produksi (HPP) mencapai sekitar Rp 22.000 per kilogram.

Dengan harga jual di bawah HPP, peternak mengalami kerugian langsung. Margin usaha tergerus dan berpotensi mengganggu keberlanjutan usaha peternak kecil.

Peternak berharap harga ayam bisa kembali ke level normal di kisaran Rp 23.000–Rp 24.000 per kilogram agar bisa menutup biaya produksi dan memperoleh keuntungan.

Selain itu, mereka meminta pemerintah turun tangan mengendalikan harga pasar. Pengawasan terhadap perusahaan integrator besar dinilai penting untuk menjaga keseimbangan harga.

Tanpa intervensi yang jelas, peternak mandiri dikhawatirkan semakin tertekan. Kondisi ini berpotensi memicu penurunan produksi di masa mendatang jika kerugian terus berlanjut.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: CobisnisHarga ayamHeadlineOverproduksipanganPebisnismudapeternakUnggas

Related Posts

Besok Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Idul Adha di 5 Lokasi Strategis Jakarta

Besok Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Idul Adha di 5 Lokasi Strategis Jakarta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan lima titik pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di wilayah DKI Jakarta....

GPU Sudah Mentok, CEO Arm Bilang CPU 512 Core Akan Ambil Alih Dominasi Komputasi AI

GPU Sudah Mentok, CEO Arm Bilang CPU 512 Core Akan Ambil Alih Dominasi Komputasi AI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Industri semikonduktor global diprediksi akan memasuki babak baru dengan hadirnya CPU berjumlah core sangat besar. CEO Arm,...

Posisi Indonesia Menguat, Prabowo Sebut Negara Tetangga Kini Datang Minta Beli Beras

Posisi Indonesia Menguat, Prabowo Sebut Negara Tetangga Kini Datang Minta Beli Beras

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia kini mulai dilirik sejumlah negara sebagai pemasok beras di tengah krisis pangan...

Kebiasaan Pagi yang Kelihatan Sepele Ini Ternyata Bikin Otak Kaget, Dokter Buka Suara

Kebiasaan Pagi yang Kelihatan Sepele Ini Ternyata Bikin Otak Kaget, Dokter Buka Suara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak orang punya kebiasaan yang sama setiap bangun tidur, yakni langsung mengecek ponsel. Mulai dari membuka notifikasi,...

Man City Kalahkan Chelsea 1-0 di Final Wembley, Guardiola Lampaui Ferguson dan Wenger

Man City Kalahkan Chelsea 1-0 di Final Wembley, Guardiola Lampaui Ferguson dan Wenger

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester City sukses menjuarai FA Cup Final 2026 usai mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 di Stadion Wembley,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Investor China Resah Soal Aturan Nikel Baru, Industri Hilir Disebut Bisa Terguncang

Investor China Resah Soal Aturan Nikel Baru, Industri Hilir Disebut Bisa Terguncang

May 15, 2026
Wisata Kawah Sikidang Banjarnegara Kian Populer dengan Keindahan dan Kisah Legenda

Wisata Kawah Sikidang Banjarnegara Kian Populer dengan Keindahan dan Kisah Legenda

May 17, 2026
Besok Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Idul Adha di 5 Lokasi Strategis Jakarta

Besok Sidang Isbat, Kemenag Pantau Hilal Idul Adha di 5 Lokasi Strategis Jakarta

May 17, 2026
GPU Sudah Mentok, CEO Arm Bilang CPU 512 Core Akan Ambil Alih Dominasi Komputasi AI

GPU Sudah Mentok, CEO Arm Bilang CPU 512 Core Akan Ambil Alih Dominasi Komputasi AI

May 17, 2026
Posisi Indonesia Menguat, Prabowo Sebut Negara Tetangga Kini Datang Minta Beli Beras

Posisi Indonesia Menguat, Prabowo Sebut Negara Tetangga Kini Datang Minta Beli Beras

May 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved