• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Melambat, Industri Minuman Ringan Hadapi Tekanan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonomi Nasional Terus Menggeliat, Perbankan Syariah Mainkan Peranan Penting

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia dihadapkan perlambatan ekonomi nasional hal tersebut tercermin dan terkonfirmasi oleh sejumlah lembaga dan data awal Badan Pusat Statistik (BPS).

Adapun, Indonesia diperkirakan pertumbuhan ekonomi di 2025, berada di kisaran 4,8 persen hingga 5,0 persen, bahkan berpotensi menuju 4,6 persen-4,8 persen dalam skenario tertentu, sedikit di bawah target APBN 5,2 persen.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 hanya mencapai 4,87 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), melambat dibanding periode yang sama tahun lalu 5,11 persen (yoy).

Data BPS juga menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (IHP) sektor akomodasi, penyediaan makanan minuman mengalami tekanan harga tertinggi, pada kuartal I-2025 naik 0,56 persen terhadap kuartal IV-2024 (qtq) dan naik 2,84 persen terhadap kuartal I-2024 (yoy) yang dapat berdampak pada harga konsumen dan margin pelaku usaha di sektor tersebut pada 2025.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menyatakan data-data awal ini menunjukkan adanya tantangan ekonomi yang perlu kita antisipasi bersama.

Menurutnya, pelemahan permintaan domestik dapat berimplikasi pada sektor-sektor konsumsi seperti makanan dan minuman. Selain itu, industri juga menghadapi tekanan biaya dari sisi produksi.

“Karenanya, penting bagi arah kebijakan untuk fokus menjaga daya beli masyarakat dan mempertimbangkan dengan hati-hati penerapan instrumen fiskal baru agar selaras dengan upaya pemulihan ekonomi,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu, 14 Mei.

Faisal menyampaikan berdasarkan data NielsenIQ yang memproyeksikan bahwa sektor minuman siap saji akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor barang konsumsi cepat saji (FMCG) di Indonesia.

Menurutnya meskipun konsumen lebih berhati-hati dalam pengeluaran, mereka tetap menganggap produk minuman siap saji sebagai kategori yang esensial dan berkontribusi signifikan terhadap total belanja FMCG. Namun, kenaikan harga (32 persen) dan pelemahan ekonomi (27 persen) menjadi kekhawatiran utama masyarakat.

Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) ungkapkan pelemahan di industri minuman ringan sebenarnya telah menunjukkan gejalanya sejak tahun 2023, di mana pihaknya mencatat adanya penurunan volume penjualan pada beberapa kategori minuman non-AMDK.

“Situasi ini menjadi lebih menantang di awal 2025, seiring dengan realisasi pertumbuhan ekonomi nasional kuartal 1 sebesar 4,87 persen yang berada di bawah ekspektasi. Data pasar bulan Maret 2025 dari Nielsen, mengonfirmasi bahwa sektor minuman non-AMDK masih terkontraksi sekitar 4,4 persen. Ini adalah sinyal kuat bahwa industri memerlukan dukungan kebijakan yang kondusif untuk dapat bertahan dan kembali bertumbuh,” tutur Ketua ASRIM Triyono Prijosoesilo.

Ia menyampaikan berdasarkan data CORE Indonesia, Ramadhan dan lebaran yang biasanya mengerek konsumsi masyarakat, tahun ini justru tidak tampak. Sebaliknya, Indeks Penjualan Riil (IPR) kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau justru hanya tumbuh 1,3 persen pada kuartal I 2025, jauh di bawah pertumbuhan tahun lalu yang menyentuh 7,5 persen.

Ia ungkapkan pelemahan ini dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat dan sektor industri minuman ringan, sehingga diperlukan sinergi kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas.

Triyono menegaskan pihaknya percaya bahwa dialog terbuka dan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi semakin krusial.

Ia menambahkan pihaknya siap menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah, menyediakan data dan perspektif industri secara transparan, untuk bersama-sama merumuskan kebijakan yang tidak hanya efektif mencapai sasaran kesehatan publik, tetapi juga mempertimbangkan secara cermat dampaknya terhadap keberlangsungan industri, penyerapan tenaga kerja, dan ekosistem UMKM yang menjadi bagian penting dari rantai pasok kami.

“Pendekatan yang komprehensif dan berbasis data akan menghasilkan solusi terbaik untuk semua pihak,” ujarnya.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, menegaskan komitmen pemerintah dalm menjaga iklim usaha indutri sektor mamin melalui kebijakan yang relevan dan adaptif, termasuk fasilitasi fiskal dan non-fiskal.

“Pemerintah juga senantiasa mengkaji dampak pelaksanaan kebijakan tersebut, terbuka untuk berdialog, dan mempelajari skema transisi terbaik demi menjaga kinerja dan daya saing industri,” ucapnya.

Ia menyampaikan pihaknya meyakini, melalui kolaborasi dan pemahaman bersama antara pemerintah dan pelaku usaha, industri minuman ringan dapat terus tumbuh berkelanjutan dan berkontribusi positif bagi perekonomian nasional melewati tantangan tahun 2025.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comEkonomi RIMinuman ringan

Related Posts

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, komunikasi dengan banyak orang, hingga...

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan keamanan di Arab Saudi setelah serangan kelompok Houthi menyasar Bandara...

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan perkembangan penyitaan barang bukti dalam kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

October 14, 2026
Asuransi Jasindo menawarkan diskon 15% untuk asuransi kebakaran rumah dan 30% untuk asuransi perjalanan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan.

Jasindo Tawarkan Diskon Asuransi Rumah dan Perjalanan

October 14, 2026
Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

October 14, 2026
Kesehatan Metabolik, Kunci Keseimbangan Sistem Tubuh

Kesehatan Metabolik, Kunci Keseimbangan Sistem Tubuh

October 15, 2026
Boy Thohir Ungkap Kunci Menjaga Kepercayaan Investor, Bukan Sekadar Janji

Boy Thohir Ungkap Kunci Menjaga Kepercayaan Investor, Bukan Sekadar Janji

October 15, 2026
Gibran Terancam Dimakzulkan? Partai Politik Disebut Masih Saling Tunggu

Gibran Terancam Dimakzulkan? Partai Politik Disebut Masih Saling Tunggu

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved