• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, November 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenapa Nyamuk Makin Banyak Saat Musim Kemarau?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 20, 2026
in Lifestyle
0
Kenapa Nyamuk Makin Banyak Saat Musim Kemarau?

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah warga belakangan mengeluhkan jumlah nyamuk di lingkungan rumah yang terasa semakin meningkat. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian warga terganggu saat beristirahat pada malam hari.

Fenomena ini banyak dirasakan masyarakat, terutama di wilayah Jabodetabek. Lantas, apakah meningkatnya keberadaan nyamuk berkaitan dengan musim kemarau yang sedang berlangsung di Indonesia?

Peneliti entomologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Awit Suwito menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyamuk terasa lebih banyak saat periode kemarau. Salah satunya berkaitan dengan meningkatnya suhu udara.

“Mengapa populasi nyamuk pada musim kemarau (lebih tepatnya akhir kemarau dan awal musim hujan) rasanya lebih meningkat? Ini berkaitan dengan beberapa faktor. Faktor pertama, suhu lingkungan yang meningkat menjadikan waktu siklus hidup nyamuk semakin pendek,” kata Awit di kutip dari beberapa sumber, Kamis  (20/08/26).

Menurut Awit, saat kemarau jumlah genangan air di luar rumah cenderung berkurang. Padahal, genangan tersebut menjadi salah satu lokasi yang digunakan nyamuk untuk berkembang biak.

Minimnya sumber air di luar rumah kemudian membuat nyamuk lebih banyak mencari tempat perindukan di dalam maupun sekitar hunian.

“Sehingga nyamuk, terutama nyamuk Aedes aegypti, yang lebih menyukai habitat air jernih, akan terpusat pada tempat-tempat air yang ada di dalam atau sekitar rumah, seperti bak mandi, kolam, tempat minuman hewan peliharaan, dan lain-lain,” tutur Awit.

Selain itu, telur nyamuk memiliki kemampuan bertahan dalam kondisi kering. Dengan demikian, keberlangsungan siklus hidup nyamuk tetap dapat terjaga meski kondisi lingkungan sedang minim air.

Telur yang bertahan selama kemarau tersebut kemudian dapat kembali berkembang ketika musim hujan tiba. Munculnya berbagai genangan air baru menjadi tempat yang memungkinkan telur melanjutkan proses perkembangannya.

“Telur nyamuk tahan akan kondisi kering sehingga, bila memasuki awal musim hujan, menciptakan genangan-genangan air yang memungkinkan telur tersebut melanjutkan siklus hidupnya. Sehingga seolah-olah penambahan populasi nyamuk makin tinggi dan serempak,” tutur Awit.

Karena itu, peningkatan jumlah nyamuk yang dirasakan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kemarau. Kondisi tersebut juga dapat menjadi bagian dari siklus populasi nyamuk menjelang peralihan dari akhir musim kemarau menuju awal musim hujan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Aedes aegyptiBRINcobisnis.comgenangan airmusim kemaraunyamukpopulasi nyamuk

Related Posts

Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memiliki perbedaan pandangan mengenai kemungkinan...

Yamaha Putuskan Absen dari MotoGP Qatar 2026, Terancam Sanksi

Yamaha Putuskan Absen dari MotoGP Qatar 2026, Terancam Sanksi

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Yamaha memutuskan tidak mengikuti MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Lusail pada 6-8 November...

Polri Respons Keluhan Terkait Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

Polri Respons Keluhan Terkait Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Polri menyatakan akan mendalami berbagai keluhan yang muncul setelah penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo dan...

Kapolri Terbitkan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel Polri

Kapolri Terbitkan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel Polri

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi melarang seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) menggunakan rokok elektrik atau vape....

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

Tampil Gemilang, Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia

by Hidayat Taufik
November 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Veda Ega Pratama mengukir hasil positif dengan menempati podium kedua pada seri Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

November 1, 2026
Manicure - pexels/Viktorya Sergeeva

Keamanan Manicure dan Pedicure, Pentingnya Kebersihan Salon Kuku

November 1, 2026
Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

Dahnil Sebut Masyarakat Nonmuslim Bisa Menjadi Petugas Haji

November 1, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Konflik Memanas, Harga Minyak Brent Tertahan di Level US$109

Harga Minyak Dunia Turun ke US$111,84 usai Harapan Damai Iran Menguat

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved