• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Daur Ulang Plastik Perlu Digenjot di Tengah Pandemi Covid-19

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
April 22, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Daur Ulang Plastik Perlu Digenjot di Tengah Pandemi Covid-19

Cobisnis.com – Meningkatkan daur ulang plastik dan pengelolaan sampahnya dinilai sangat penting khususnya di tengah periode pandemi Covid-19.

Penekanan tersebut datang dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Indonesia Plastic Recyclers (IPR) dan Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (INAPLAS) dalam media breafing melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Rabu 22 April 2020.

Persepsi negatif terhadap plastik sekali pakai yang ramai beredar akhir-akhir ini menunjukkan belum seimbangnya informasi tentang plastik yang beredar di tengah masyarakat. Padahal, beberapa pembuat kebijakan di luar negeri pun telah menunda pelarangan plastik sekali pakai di tengah situasi pandemi Covid-19.

Di Amerika Serikat, Negara Bagian Maine, New Hampshire, Oregon, Massachusetts, dan Kota San Fransisco di California telah menunda pelarangan dan mengarahkan retailer untuk menggunakan plastik sekali pakai dan tidak menganjurkan tas belanja guna ulang untuk mencegah penularan virus corona.

Asan Bakri, Sekretaris Jenderal IPI menyatakan, sekitar 3,5 juta pemulung anggota IPI tetap bekerja mengumpulkan sampah di tengah pandemi Covid-19. “Meskipun harganya jatuh dan hampir tidak ada yang membeli plastik yang kami kumpulkan, kami terus bekerja untuk membantu masyarakat mengumpulkan sampah dan juga menopang perekonomian kami sehari-hari,” tuturnya.

“Pelaku usaha daur ulang plastik sekarang berat membeli produk plastik yang kami kumpulkan karena terkena dampak wacana cukai dan bentuk pelarangan lainnya. Harapan kami, Pemerintah Indonesia dapat fokus ke tata kelola manajemen sampah agar tidak perlu ada pelarangan-pelarangan yang sesungguhnya tidak memberi solusi atau kepada masalah sampah di negeri ini,” papar dia.

Hal tersebut juga terjadi karena adanya perubahan dinamika di tengah masyarakat di tengah pandemi ini.

Justin Wiganda, Wakil Ketua Umum ADUPI menjelaskan bahwa kegunaan, dampak sosial, dan cara mengumpulkan plastik memang tengah berubah. “Industri daur ulang kesulitan mendapatkan bahan baku yang baik karena aktivitas di perkantoran, mall, atau restoran berkurang karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Proses pengumpulan dan transportasi juga terbatas geraknya, belum lagi harga bahan baku yang anjlok. Itu beberapa tantangan yang kami hadapi saat ini,” ungkap Justin.

Pemahaman yang benar akan manfaat plastik dan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dirasa perlu untuk mengatasi tantangan tersebut.

Ahmad Nuzuluddin, Ketua Umum IPR menyampaikan, apabila masyarakat memahami bahwa plastik adalah bahan baku, bukan sampah, maka langkah awal pengelolaan sampah bisa mendapatkan angin segar.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa plastik tidak terpisahkan dari hidup manusia sekarang. Perlu dipahami bahwa plastik memang diciptakan untuk diguna ulang; bukan dibuang sembarangan,” tuturnya.

Di tengah pandemi ini, plastik terbukti bermanfaat sebagai bahan pembuatan masker, medical face shield, sarung tangan, alat pelindung diri (APD), bahkan hingga ruang perawatan pasien hingga kantong bantuan untuk donasi pandemi banyak komponennya yang terbuat dari plastik.

“Krisis Covid-19 ini juga menimbulkan pertanyaan baru: bagaimanakan pengelolaan sampah medis yang jumlahnya akan meningkat di periode ini? Ini kesempatan untuk memikirkan pengelolaan sampah, mengubah cara pandang plastik dari sampah menjadi bahan baku industri, menciptakan pasar daur ulang baru, mengurangi impor, dan mendorong terciptanya peraturan tentang daur ulang. Langkah awal memang sulit, tapi perlu dilakukan,” papar dia.

Direktur INAPLAS Edi Rivai memberikan gambaran tentang situasi Indonesia terkait permasalahan pengelolaan sampah plastik. “Industri daur ulang di Indonesia terus bertumbuh dan diharapkan bertumbuh secara holistik. Konsumsi plastik dalam negeri diperkirakan mencapai 6,5 juta ton akibat peningkatan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

INAPLAS memperkirakan recycling rate ada di kisaran 17%. “Tentu peranan hilir sangat besar untuk dalam menciptakan ekosistem yang baik sehingga menunjukkan bahwa plastik itu setelah digunakan juga tetap punya nilai,” tuturnya.

Ke depannya, angka konsumsi akan meningkat. “Untuk itu perlu mengarahkan fokus ke arah yang tepat dan dengan cara pandang yang lebih luas yaitu pengadaan infrastruktur yang diperlukan untuk pengelolaan sampah, perilaku konsumen yang bertanggung jawab, dan cara pandang yang tidak menyalahkan material tapi mendukung adanya sistem pengelolaan sampah yang baik dengan semangat kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Cobisniscobisnis & bisniscovid-19daur ulang plastikplastik

Related Posts

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lembaga Sensor Film Republik Indonesia membuka program magang bagi mahasiswa D4 dan S1 dari berbagai perguruan tinggi...

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti meningkatnya jumlah penduduk...

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang guru Aparatur Sipil Negara di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tidak menerima gaji selama enam tahun....

Kasus Uang Rp20 Juta Mahasiswa UBK Kian Ramai, Publik Tunggu Penjelasan Gibran

Kasus Uang Rp20 Juta Mahasiswa UBK Kian Ramai, Publik Tunggu Penjelasan Gibran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) terkait penerimaan uang Rp20 juta usai aksi demonstrasi dan pertemuan dengan...

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai berdampak pada pelaku UMKM, khususnya sektor...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

June 10, 2026
Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

June 23, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Stray Kids Siap Gelar World Tour RUN IT, STAY Indonesia Harap Bersabar

June 24, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Supergirl Tayang Pekan Ini, Simak Cerita dan Daftar Pemainnya

June 24, 2026
DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

DPR Setuju Pemanfaatan Motor Listrik Pengadaan BGN untuk Guru Honorer

June 24, 2026
Auto Draft

Timnas Iran Diizinkan Masuk Lebih Awal ke AS untuk Laga Kontra Mesir

June 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved