• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Entertaiment
0
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak ketenaran. Mereka rutin menduduki puncak tangga lagu, meraih berbagai penghargaan bergengsi, dan secara luas dianggap telah mengubah K-pop menjadi fenomena budaya global.

Kini, BTS kembali dan siap menyambangi kota-kota di seluruh dunia. Tepat saat tengah malam pada Rabu di Seoul, BTS mengumumkan jadwal serta lokasi tur dunia yang sangat dinantikan. Album terbaru mereka dijadwalkan rilis pada Maret mendatang, menjadi album grup pertama setelah hampir empat tahun.

Dalam tur terbesar sepanjang karier mereka, BTS akan tampil di 34 wilayah. Tur dimulai pada April dengan sejumlah konser di Goyang, Korea Selatan, dan Tokyo, Jepang, sebelum berlanjut ke berbagai kota di Asia, Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, dan Australia. Tur ini dijadwalkan berakhir di Manila, Filipina, pada Maret 2027, meski situs resmi BTS menyebutkan akan ada penambahan jadwal di Jepang, Timur Tengah, “dan lainnya”.

Para penggemar BTS yang dikenal sebagai ARMY telah lama menanti kembalinya idola mereka sejak anggota terakhir menyelesaikan wajib militer tahun lalu. Kecepatan pengumuman comeback ini bahkan menjadi kejutan menyenangkan bagi sebagian penggemar.

“Rasanya seperti para dewa turun dari Gunung Olympus,” ujar Carla Nicholson, penggemar asal San Diego yang kini belajar di Seoul dan sempat mengunjungi instalasi promosi BTS pekan lalu. Ia bahkan berencana menyewa satu bioskop penuh untuk menonton video musik BTS bersama teman-temannya saat album dirilis.

Penggemar lain, Jing Lee dari Taiwan, mengaku begitu antusias hingga sulit tidur. “Saya tidak bisa tidur selama dua malam karena terlalu bersemangat, tapi juga takut tidak kebagian tiket,” katanya. Ia bahkan siap terbang ke Amerika Serikat jika BTS menggelar konser di sana.

Para penggemar juga ramai berspekulasi soal gambar misterius yang diunggah BTS berupa tiga lingkaran merah, dengan berbagai teori mulai dari makna “halo” hingga simbol pada bendera Korea Selatan.

Namun, BTS kembali ke industri yang sudah sangat berubah. K-pop kini bukan lagi hal baru. Gelombang Korea atau Hallyu telah membawa budaya Korea ke seluruh dunia. Dalam setahun terakhir, industri ini juga diguncang konflik hukum besar yang melibatkan perusahaan induk BTS, Hybe.

“Tantangannya sekarang bukan lagi soal eksposur, tapi bagaimana bisa tetap menonjol dan menjaga kepercayaan penggemar global,” kata Ray Seol, profesor asosiasi di Berklee College of Music, Boston. “Permainannya sudah sangat berbeda.”

Saat BTS debut pada 2013, K-pop memang populer di Asia, namun masih sulit menembus pasar Barat. Perubahan mulai terasa lewat lagu “Gangnam Style” milik Psy pada 2012. Setelah itu, BTS melesat menjadi ikon global, mencetak berbagai rekor sebagai grup K-pop pertama yang meraih Billboard Music Award, tampil di Saturday Night Live, hingga mendapat nominasi Grammy.

Kesuksesan mereka dipengaruhi banyak faktor: musik yang mudah diterima, koreografi detail, lirik yang menyentuh isu sosial, serta pemanfaatan media sosial yang kuat untuk membangun basis penggemar global.

Perjalanan itu sempat terhenti ketika para anggota—V, Jin, Jimin, RM, J-Hope, Suga, dan Jung Kook—harus menjalani wajib militer. Meski sempat mendapat penundaan hingga usia 30 tahun, seluruh anggota akhirnya menyelesaikan tugas militer mereka pada 2025 dan mulai kembali berkarya, disertai proyek solo selama masa jeda.

Kini, K-pop telah menjadi arus utama global. Grup lain bahkan telah memecahkan sebagian rekor BTS. Industri ini juga semakin multinasional, baik dari segi bahasa, anggota, maupun kolaborasi lintas genre.

Meski demikian, para pakar menilai BTS tetap memiliki keunggulan unik. “Tidak ada grup K-pop yang bisa menandingi mereka dalam penjualan konser,” kata Grace Kao, profesor sosiologi di Yale University. Ia menilai BTS tetap menjadi mesin utama industri K-pop, dengan pengaruh dan daya tarik yang melampaui generasi baru.

“BTS bukan sekadar grup K-pop biasa,” ujar Seol. “Mereka adalah penggerak utama industri itu sendiri.”

Tags: armyBTScobisnis.comKPopWorldTour

Related Posts

Auto Draft

Meta Rilis Kacamata AI Baru dengan Harga Lebih Murah pada 2026

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta mengumumkan lini baru kacamata berbasis kecerdasan buatan atau AI yang dirancang sendiri oleh perusahaan. Langkah tersebut...

Auto Draft

Saham AI Anjlok, Bursa Korea Selatan Merosot 10 Persen pada 2026

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aksi jual saham berbasis kecerdasan buatan atau AI kembali mengguncang pasar keuangan global. Akibatnya, indeks saham utama...

Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Bantah Jelang Perundingan di Swiss

AS dan Iran Berselisih soal Kesepakatan Inspeksi Nuklir 2026

by Zahra Zahwa
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali mengklaim Iran telah menyetujui sejumlah konsesi penting dalam negosiasi yang sedang berlangsung....

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

by Rizki Meirino
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bandung Startup Pitching Day 2026 sukses digelar di Auditorium Nemangkawi SBM ITB pada 24 Juni 2026. Acara...

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi MBG 2026

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang dalam Kasus Korupsi MBG 2026

by Hidayat Taufik
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kejaksaan Agung Republik Indonesia membuka peluang untuk memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, dalam kasus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
Empat Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Diskon Listrik 50 Persen PLN Berlaku Lagi hingga 23 Juni 2026, Begini Cara Klaimnya

June 10, 2026
Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

Gas Melon Tembus Rp45 Ribu, UMKM Kuliner Diminta Bertahan Sampai Kapan?

June 23, 2026
Auto Draft

Meta Rilis Kacamata AI Baru dengan Harga Lebih Murah pada 2026

June 24, 2026
Auto Draft

Saham AI Anjlok, Bursa Korea Selatan Merosot 10 Persen pada 2026

June 24, 2026
Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Bantah Jelang Perundingan di Swiss

AS dan Iran Berselisih soal Kesepakatan Inspeksi Nuklir 2026

June 24, 2026
Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

Bandung Startup Pitching Day 2026 Pertemukan 21 Startup dengan Investor

June 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved