• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Target Ekonomi 5,2%, Pemerintah Andalkan Paket Stimulus Rp 16 Triliun

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Target Ekonomi 5,2%, Pemerintah Andalkan Paket Stimulus Rp 16 Triliun

Foto;Shofiyah Afni

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp16,23 triliun atau setara dengan US$989 juta. Langkah ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai upaya menjaga target pertumbuhan ekonomi 5,2% di tengah potensi perlambatan pada kuartal ketiga 2025.

Stimulus tersebut akan dijalankan pada kuartal IV-2025, dengan kombinasi program bantuan sosial, insentif pajak, hingga penciptaan lapangan kerja baru. Pemerintah berharap langkah ini mampu memperkuat daya beli masyarakat serta menstimulasi konsumsi rumah tangga, salah satu motor utama perekonomian nasional.

Salah satu komponen besar adalah bantuan pangan berupa 10 kilogram beras untuk 18,3 juta rumah tangga. Skema ini diyakini mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi biaya hidup. Kebijakan ini juga menjadi instrumen sosial untuk mengendalikan potensi inflasi bahan pokok.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan Rp5,3 triliun untuk program padat karya atau “cash for work” yang ditargetkan menyerap lebih dari 600.000 tenaga kerja. Program ini akan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar di desa, seperti jalan dan jembatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat rural.

Airlangga menegaskan pemerintah juga membebaskan pajak penghasilan (PPh) bagi pekerja di sektor pariwisata hingga 2026. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pariwisata sekaligus menumbuhkan multiplier effect pada sektor perhotelan, restoran, dan transportasi.

Dukungan lain hadir untuk dunia kerja dengan adanya program magang berbayar bagi 20.000 lulusan perguruan tinggi. Pemerintah turut memberikan diskon 50% premi asuransi kecelakaan kerja yang disediakan negara, khusus bagi pengemudi ojek daring dan sopir truk. Kebijakan ini akan diperpanjang hingga 2026 untuk memperkuat perlindungan sosial pekerja informal.

Dalam konteks usaha kecil, tarif pajak UMKM yang semula direncanakan naik dari 0,5% menjadi 1% pada 2026 akhirnya ditunda hingga 2029. Kebijakan ini dipandang memberi ruang napas bagi pelaku usaha kecil agar lebih leluasa memperkuat modal dan ekspansi usaha.

Sektor perkebunan juga mendapat perhatian. Pemerintah berencana memulai program peremajaan lahan seluas 870.000 hektare pada 2026 untuk komoditas strategis seperti tebu, kakao, kopi, jambu mete, pala, dan kelapa. Proyek ini ditargetkan menciptakan 1,6 juta lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekspor agribisnis.

Di bidang transportasi, stimulus turut mencakup diskon harga tiket pesawat untuk periode liburan akhir tahun. Meski detail teknis belum dijabarkan, kebijakan ini dinilai strategis untuk mendorong mobilitas wisatawan domestik dan meningkatkan kontribusi sektor transportasi terhadap PDB.

Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tambahan stimulus ini tidak akan mengubah proyeksi defisit APBN 2025 yang diperkirakan berada di level 2,78% terhadap PDB. Hal ini menunjukkan ruang fiskal pemerintah masih cukup terjaga meski dengan belanja tambahan.

Selain itu, Menteri Perumahan Maruarar Sirait mengungkapkan bank-bank BUMN akan menyalurkan kredit konstruksi senilai Rp130 triliun bagi pengembang properti dan UMKM. Pemerintah akan menanggung 5% bunga kredit, sejalan dengan target ambisius pemerintahan Prabowo untuk membangun 3 juta rumah terjangkau per tahun sekaligus memperluas lapangan kerja.

Secara keseluruhan, stimulus ini diproyeksikan memperkuat daya tahan ekonomi domestik menghadapi ketidakpastian global. Dengan kombinasi dukungan sosial, insentif fiskal, dan penciptaan lapangan kerja, pemerintah berusaha memastikan pertumbuhan tetap terjaga pada kisaran 5,2% hingga akhir 2025.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisEkonomi IndonesiaPebisnismudaPertumbuhan Ekonomi

Related Posts

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memberi sinyal bahwa masa gencatan senjata antara Iran dan Israel akan berakhir pada Minggu,...

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Negosiasi pemerintah Indonesia untuk meloloskan dua kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz masih berjalan alot akibat faktor...

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti potensi kebocoran BBM subsidi ke luar negeri akibat perbedaan harga yang cukup signifikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

April 23, 2026
ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

Negara Hadir, ASABRI Jamin Hak Ahli Waris Prajurit TNI

April 23, 2026
ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

April 23, 2026
Puan Maharani Desak Evaluasi Pengawasan usai Temuan Kecurangan UTBK 2026

Puan Maharani Desak Evaluasi Pengawasan usai Temuan Kecurangan UTBK 2026

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved