• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, June 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Viral di Twitter, Dekan FEB UI Jelaskan Cukai Rokok Bisa Cegah Stunting

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 24, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Viral di Twitter, Dekan FEB UI Jelaskan Cukai Rokok Bisa Cegah Stunting

JAKARTA,Cobisnis.com – Pemerintah telah mengumumkan kenaikan cukai rokok senilai 10 hingga 15 persen pada awal Tahun 2023 ini. Kenaikan tersebut memunculkan berbagai respon masyarakat baik pro dan kontra. Salah satu pihak yang pro atas kenaikan cukai rokok adalah Netizen Twitter dengan akun @bfndrk, yang viral dengan 20 ribu likes dan 6.900 Retweet.

Viralnya tanggapan akun twitter tersebut dikarenakan pihaknya mencantumkan screenshot (tangkapan layar) penelitian dari Universitas Indonesia. Penelitian itu menyebutkan bahwa rokok dapat menyebabkan stunting (kondisi gagal tumbuh karena kurang gizi), sehingga menurutnya kenaikan cukai adalah salah satu solusi untuk mencegah stunting.

Merespon viralnya tweet tersebut, Teguh Dartanto PhD selaku Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) dan Ketua atas penelitian yang viral dikutip itu, mengaku bangga. Karena penelitiannya tidak hanya diakomodasi oleh masyarakat lewat viral di Twitter, namun juga diadopsi sebagai sebuah kebijakan berupa kenaikan cukai rokok.

“Sebagai peneliti ada sebuah kebanggaan dong, penelitiannya dijadikan sebuah kebijakan, dan ibaratnya diakomodasi oleh masyarakat. Kami (di FEB UI) memang ekonom pertama yang eksplor isu seperti ini (hubungan rokok dengan stunting). Karena selama ini rokok itu selalu (dihubungkan) dengan isu kesehatan saja,” ungkap Teguh dalam Webinar Komunitas SEVIMA, Selasa (24/01) pagi.

Hubungan Rokok dengan Stunting menurut Dekan FEB UI

Tak sedikit netizen di Twitter mempertanyakan hubungan Rokok dengan Stunting. Terlebih isu ini memunculkan pro kontra di masyarakat. Di Webinar Komunitas SEVIMA, Teguh mengupas hal tersebut.

Hubungan rokok dengan stunting menurut Teguh bermula dari bagaimana perokok membelanjakan uang di keluarganya. Kepala keluarga yang merokok, memprioritaskan uangnya untuk belanja rokok dibandingkan untuk kesejahteraan keluarga.

Bahkan ketika mendapatkan bantuan sosial untuk pemerintah, ternyata digunakan juga untuk merokok. Teguh menyebutkan bahwa secara rata-rata merokok lebih banyak dibanding dengan yang bukan penerima bantuan sosial.

“Penelitian ini kami lakukan dengan mengikuti 7.000 lebih data orang tua dan anak selama puluhan tahun yang diperoleh dari Indonesia Family Life Survey 2018, ditambah dengan penelitian langsung yang kami lakukan di Demak Jawa Tengah. Dari situlah kami mendapati bahwa orang tua yang merokok, cenderung anaknya stunting,” ungkap Teguh.

Hubungan Rokok dengan Stunting menurut Teguh memprihatinkan, karena yang dibakar oleh para perokok bukan hanya uang pribadi maupun uang pemerintah. Tapi perokok juga berpotensi membakar masa depan anak bahkan sejak ia belum lahir. Karena selain masalah gizi akibat perokok memprioritaskan membeli rokok dibanding makanan untuk keluarga, perokok juga mengekspos ibu hamil sebagai perokok pasif.

“Bahkan ketika anak tumbuh dewasa, daripada untuk anaknya sekolah, uang malah digunakan untuk beli rokok. Saat turun langsung meneliti di Demak, saya terenyuh sekali melihat kondisi anak-anak yang mengalami stunting hanya karena keputusan orang tua yang tidak rasional memikirkan diri sendiri dibandingkan anaknya. Kenapa bisa ada orang yang tidak rasional seperti itu? Karena rokok mengandung zat adiktif!,” jelas Teguh atas penelitiannya bersama tim di Universitas Indonesia yang juga telah dipublikasikan di berbagai jurnal internasional terkemuka.

Harapan Dekan FEB UI atas Viralnya Penelitian

Melalui viralnya penelitian hubungan Rokok dan Stunting, Teguh berharap masyarakat luas dapat memahami filosofi kenapa cukai rokok perlu dinaikkan. Yaitu: bahwa dengan harga rokok semakin mahal, maka semakin orang tidak mau beli rokok.

Teguh juga berpesan kepada masyarakat untuk memprioritaskan gizi dan pendidikan anak. Terlebih khusus untuk penerima bantuan dari Pemerintah (Program Keluarga Harapan / PKH), seluruh penerima telah menandatangani klausul bahwa bantuan sosial tidak boleh digunakan untuk merokok. Ia berharap jangan sampai sumber daya sangat besar yang diberikan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu, digunakan untuk membeli rokok.

“Daripada duit dibakar, mahal, mending berhenti merokok saja. Itu tujuan utamanya dari kenaikan cukai. Penelitian kita juga menunjukkan, masih ada perokok yang rasional. Artinya ketika rokok mahal, ada yang berhenti, ada yang mengurangi rokoknya, sehingga tujuan akhirnya akan tercapai: cukai akan mengurangi stunting” pungkas Teguh.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comCukai rokokStunting

Related Posts

Logo Resmi HUT ke-81 RI 2026 Karya Desainer Asal Padang Resmi Terpilih

Logo Resmi HUT ke-81 RI 2026 Karya Desainer Asal Padang Resmi Terpilih

by Desti Dwi Natasya
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 hasil pilihan masyarakat melalui...

Komdigi Perkuat Patroli Digital 24 Jam, Bidik Siaran Ilegal Piala Dunia 2026 yang Promosikan Judol

Komdigi Perkuat Patroli Digital 24 Jam, Bidik Siaran Ilegal Piala Dunia 2026 yang Promosikan Judol

by Hidayat Taufik
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperketat pengawasan ruang digital selama 24 jam setiap hari. Fokus utama...

Intiland Resmikan Tierra Park dan Luncurkan Hunian Baru Capella di Surabaya Barat

Intiland Resmikan Tierra Park dan Luncurkan Hunian Baru Capella di Surabaya Barat

by Rizki Meirino
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Intiland Development Tbk terus memperkuat pengembangan kawasan superblok Tierra di Surabaya Barat dengan meresmikan fasilitas komunal...

Laga Seru 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, Samurai Biru Bertumpu pada Disiplin Tinggi

Laga Seru 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, Samurai Biru Bertumpu pada Disiplin Tinggi

by Hidayat Taufik
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Jepang siap memberikan ujian berat bagi Brasil saat kedua tim bertemu pada babak 32 besar Piala...

TWS Sukses Gelar Konser Perdana di KSPO Dome, Tiket Ludes Terjual

Yunho TVXQ Comeback Solo dengan Single Time’s Tickin

by Desti Dwi Natasya
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Yunho dari TVXQ resmi mengumumkan comeback solo dengan single terbaru bertajuk Time’s Tickin. Lagu tersebut dijadwalkan dirilis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menjajal Toyota Veloz Hybrid HEV di Bandung, Senyap, Nyaman, dan Hemat Bahan Bakar

Menjajal Toyota Veloz Hybrid HEV di Bandung, Senyap, Nyaman, dan Hemat Bahan Bakar

June 28, 2026
Summarecon Mall Bandung Kembali Gelar Gedebage Jazz Festival International

Summarecon Mall Bandung Kembali Gelar Gedebage Jazz Festival International

June 28, 2026
Pelindo Sinergi Lokaseva Resmi Umumkan Susunan Direksi Baru

Pelindo Sinergi Lokaseva Resmi Umumkan Susunan Direksi Baru

June 28, 2026
Kendaraan Listrik Bebas PKB di Jakarta, Simak Aturan Terbarunya pada 2026

Kendaraan Listrik Bebas PKB di Jakarta, Simak Aturan Terbarunya pada 2026

June 28, 2026
Logo Resmi HUT ke-81 RI 2026 Karya Desainer Asal Padang Resmi Terpilih

Logo Resmi HUT ke-81 RI 2026 Karya Desainer Asal Padang Resmi Terpilih

June 29, 2026
Bahlil Pangkas Harga LNG Industri, Industri Keramik dan Tekstil Diharapkan Bertahan

Bahlil Pangkas Harga LNG Industri, Industri Keramik dan Tekstil Diharapkan Bertahan

June 29, 2026
Tergiur Kerja di Jepang, Enam Korban TPPO di NTB Kehilangan Rp 95 Juta

Tergiur Kerja di Jepang, Enam Korban TPPO di NTB Kehilangan Rp 95 Juta

June 29, 2026
Kasus PHK Naik hingga 43 Ribu, Efektifkah Program JKP untuk Pekerja?

Kasus PHK Naik hingga 43 Ribu, Efektifkah Program JKP untuk Pekerja?

June 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved