• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5 persen, tetapi kondisi kelas menengah justru menunjukkan tekanan. Dalam lima tahun, jumlah penduduk kelas menengah turun hampir 9,5 juta orang.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah kelas menengah mencapai 57,33 juta orang atau 21,45 persen populasi pada 2019. Angka tersebut turun menjadi 47,85 juta orang atau 17,13 persen pada 2024.

Pada periode yang sama, kelompok menuju kelas menengah justru meningkat dari 128,85 juta menjadi sekitar 137,5 juta orang. Kelompok rentan miskin juga bertambah dari 54,97 juta menjadi 67,69 juta orang.

Penyusutan kelas menengah tidak selalu berarti jutaan keluarga jatuh miskin. Banyak keluarga masih bekerja, memiliki rumah dan kendaraan, tetapi mulai mengurangi belanja, menunda liburan, mengurangi tabungan, hingga menunda pembelian barang bernilai besar.

Kondisi ini penting karena kelas menengah merupakan salah satu penggerak utama konsumsi domestik. Pada 2024, konsumsi rumah tangga menyumbang sekitar 54,04 persen terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB Indonesia.

Masalahnya, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya menghasilkan pekerjaan dengan pendapatan yang cukup untuk mendorong masyarakat naik kelas. Bank Dunia mencatat proporsi pekerjaan kelas menengah turun dari sekitar 14 persen pada 2019 menjadi 8,4 persen pada 2023.

Artinya, Indonesia tidak hanya membutuhkan lebih banyak lapangan pekerjaan. Yang lebih penting adalah menciptakan pekerjaan dengan produktivitas, upah, dan kepastian yang mampu mengangkat keluarga menuju kelas menengah.

Tekanan tersebut juga terlihat dari pertumbuhan ekonomi terbaru. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026, tetapi melambat dari 5,61 persen pada kuartal sebelumnya.

Konsumsi rumah tangga juga masih tumbuh 5,06 persen, namun melambat dibandingkan 5,52 persen pada kuartal I 2026. Ini menunjukkan konsumsi masyarakat masih menjadi penopang ekonomi, tetapi ruang belanjanya tidak bisa dianggap tidak terbatas.

Persoalan tersebut berkaitan dengan struktur ekonomi Indonesia. Perpindahan tenaga kerja dari sektor berproduktivitas rendah menuju pekerjaan modern belum berjalan optimal, sementara sebagian pekerja justru masuk ke sektor informal dan jasa dengan produktivitas rendah.

Karena itu, penguatan kelas menengah membutuhkan lebih dari sekadar stimulus konsumsi. Indonesia perlu memperkuat industri, menciptakan pekerjaan berkualitas, meningkatkan pendidikan dan keterampilan, serta menjaga agar biaya rumah, transportasi, kesehatan dan pendidikan tetap terjangkau.

Kelas menengah juga membutuhkan perlindungan ketika menghadapi risiko ekonomi. Dengan pendapatan yang lebih aman dan biaya hidup yang terkendali, masyarakat akan memiliki ruang untuk menabung, berinvestasi, membeli rumah, membuka usaha, dan meningkatkan kualitas hidup.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pertumbuhan ekonomi bukan hanya seberapa besar PDB meningkat. Pertumbuhan juga harus mampu menciptakan masyarakat yang memiliki pendapatan lebih tinggi, biaya hidup yang masuk akal, serta rasa aman untuk merencanakan masa depan.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: CobisnisDaya beliEkonomi IndonesiaHeadlinekelas menengahKonsumsi rumah tanggaPertumbuhan Ekonomi

Related Posts

Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kematian unta dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah gurun seiring suhu ekstrem yang semakin sering terjadi. Hewan yang...

Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool meraih tiga poin setelah menundukkan Ipswich Town 2-0 di Portman Road dalam lanjutan Premier League, Sabtu...

Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple diperkirakan menghadirkan kejutan dalam acara peluncuran pada 9 September 2026 dengan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone...

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan kini lebih praktis melalui Samsat Drive Thru yang tersedia di sejumlah wilayah Jawa Barat. (Foto/Diskominfo Jabar)

Bayar Pajak Kendaraan Lewat Samsat Drive Thru

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Masyarakat Jawa Barat kini memiliki pilihan yang lebih praktis untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan melalui...

Ilustrasi jaringan wifi

Pakai WiFi Tanpa Izin, Apa Hukumnya?

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - WiFi menjadi fasilitas yang umum digunakan untuk mengakses internet, baik di rumah, tempat kerja maupun ruang publik....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

September 5, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved