• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 10, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Kenapa Kelas Menengah Malah Menyusut?

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5 persen, tetapi kondisi kelas menengah justru menunjukkan tekanan. Dalam lima tahun, jumlah penduduk kelas menengah turun hampir 9,5 juta orang.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah kelas menengah mencapai 57,33 juta orang atau 21,45 persen populasi pada 2019. Angka tersebut turun menjadi 47,85 juta orang atau 17,13 persen pada 2024.

Pada periode yang sama, kelompok menuju kelas menengah justru meningkat dari 128,85 juta menjadi sekitar 137,5 juta orang. Kelompok rentan miskin juga bertambah dari 54,97 juta menjadi 67,69 juta orang.

Penyusutan kelas menengah tidak selalu berarti jutaan keluarga jatuh miskin. Banyak keluarga masih bekerja, memiliki rumah dan kendaraan, tetapi mulai mengurangi belanja, menunda liburan, mengurangi tabungan, hingga menunda pembelian barang bernilai besar.

Kondisi ini penting karena kelas menengah merupakan salah satu penggerak utama konsumsi domestik. Pada 2024, konsumsi rumah tangga menyumbang sekitar 54,04 persen terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB Indonesia.

Masalahnya, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya menghasilkan pekerjaan dengan pendapatan yang cukup untuk mendorong masyarakat naik kelas. Bank Dunia mencatat proporsi pekerjaan kelas menengah turun dari sekitar 14 persen pada 2019 menjadi 8,4 persen pada 2023.

Artinya, Indonesia tidak hanya membutuhkan lebih banyak lapangan pekerjaan. Yang lebih penting adalah menciptakan pekerjaan dengan produktivitas, upah, dan kepastian yang mampu mengangkat keluarga menuju kelas menengah.

Tekanan tersebut juga terlihat dari pertumbuhan ekonomi terbaru. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026, tetapi melambat dari 5,61 persen pada kuartal sebelumnya.

Konsumsi rumah tangga juga masih tumbuh 5,06 persen, namun melambat dibandingkan 5,52 persen pada kuartal I 2026. Ini menunjukkan konsumsi masyarakat masih menjadi penopang ekonomi, tetapi ruang belanjanya tidak bisa dianggap tidak terbatas.

Persoalan tersebut berkaitan dengan struktur ekonomi Indonesia. Perpindahan tenaga kerja dari sektor berproduktivitas rendah menuju pekerjaan modern belum berjalan optimal, sementara sebagian pekerja justru masuk ke sektor informal dan jasa dengan produktivitas rendah.

Karena itu, penguatan kelas menengah membutuhkan lebih dari sekadar stimulus konsumsi. Indonesia perlu memperkuat industri, menciptakan pekerjaan berkualitas, meningkatkan pendidikan dan keterampilan, serta menjaga agar biaya rumah, transportasi, kesehatan dan pendidikan tetap terjangkau.

Kelas menengah juga membutuhkan perlindungan ketika menghadapi risiko ekonomi. Dengan pendapatan yang lebih aman dan biaya hidup yang terkendali, masyarakat akan memiliki ruang untuk menabung, berinvestasi, membeli rumah, membuka usaha, dan meningkatkan kualitas hidup.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pertumbuhan ekonomi bukan hanya seberapa besar PDB meningkat. Pertumbuhan juga harus mampu menciptakan masyarakat yang memiliki pendapatan lebih tinggi, biaya hidup yang masuk akal, serta rasa aman untuk merencanakan masa depan.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisDaya beliEkonomi IndonesiaHeadlinekelas menengahKonsumsi rumah tanggaPertumbuhan Ekonomi

Related Posts

Wondr by BNI Dukung Ekonomi Kreatif di IdeaFest 2026

Wondr by BNI Dukung Ekonomi Kreatif di IdeaFest 2026

by Dwi Natasya
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui wondr by BNI menjadi Official Banking Partner IdeaFest...

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah penumpang penerbangan internasional tertahan di Singapura akibat penutupan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Penutupan...

Empat Gunung Api Erupsi Pagi Ini Anak Krakatau Salah Satunya

Empat Gunung Api Erupsi Pagi Ini Anak Krakatau Salah Satunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Empat gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada Minggu, 6 September 2026. Keempatnya adalah Gunung Anak Krakatau,...

AHY Soroti Beban Ekonomi Rakyat: Harga Naik, Kerja Sulit

AHY Soroti Beban Ekonomi Rakyat: Harga Naik, Kerja Sulit

by Hidayat Taufik
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan masih adanya persoalan ekonomi yang membebani kehidupan masyarakat....

Penampakan Wilayah Bandar Lampung Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Penampakan Wilayah Bandar Lampung Imbas Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

by Hidayat Taufik
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Aktivitas tersebut terpantau sejak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Ingatkan Warga Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau yang Meluas

Prabowo Ingatkan Warga Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau yang Meluas

September 6, 2026
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan KAI Tambah Kereta Menuju Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan KAI Tambah Kereta Menuju Jakarta

September 6, 2026
Menkes Imbau Warga Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menkes Imbau Warga Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Daftar Wilayah Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

Daftar Wilayah Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

September 6, 2026
Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

September 6, 2026
BNI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lampung

BNI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lampung

September 6, 2026
Publik Dorong Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Nama yang Muncul

Publik Dorong Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Nama yang Muncul

September 6, 2026
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan KAI Tambah Kereta Menuju Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan KAI Tambah Kereta Menuju Jakarta

September 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved