• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, June 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump berulang kali menyebut isu keterjangkauan sebagai sebuah “penipuan besar” yang menurutnya diciptakan oleh Partai Demokrat. “Ini pekerjaan penipuan. Menurut saya, keterjangkauan adalah penipuan terbesar,” kata Trump dari Oval Office pada Selasa.

Pernyataan tersebut dianggap aneh karena Trump akan melakukan perjalanan ke Pennsylvania untuk mempromosikan agenda ekonominya dan menegaskan fokusnya pada “mengakhiri krisis inflasi Joe Biden”, Lebih membingungkan lagi karena isu keterjangkauan merupakan faktor utama yang mendorong Trump kembali ke Gedung Putih.

Janji kampanye Trump soal keterjangkauan

Pada Pemilu 2024, Trump memanfaatkan kemarahan publik terhadap tingginya biaya hidup dan berjanji akan segera menurunkan harga meskipun janji itu dinilai tidak realistis. Trump kerap menggunakan bahasa yang kini justru ia sebut sebagai tipuan. Dalam sebuah kampanye di North Carolina, ia mengatakan “inflasi menghancurkan negara ini” sambil menunjukkan contoh shrinkflation.

Trump berjanji pada masa kampanye bahwa ia akan mengarahkan kabinetnya memberikan hasil “dalam 100 hari pertama”. Ia juga berulang kali menyatakan akan menurunkan harga seluruh barang sejak hari pertama menjabat. Bahkan, platform Partai Republik 2024 mencantumkan janji nomor tiga: “Mengakhiri inflasi, dan membuat Amerika terjangkau kembali.”

Realitas ekonomi dan sentimen publik

Namun, menyebut isu keterjangkauan sebagai penipuan sulit dibenarkan jika melihat statistik resmi, riset independen, hingga jajak pendapat publik.
Survei Gallup terbaru menunjukkan hanya 21% orang dewasa di AS yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik, turun dari bulan sebelumnya. Indeks Kepercayaan Ekonomi Gallup juga melemah ke titik terendah dalam 17 bulan.

Data Bank of America menunjukkan sekitar 24% rumah tangga AS hidup dari gaji ke gaji. Fitch Ratings menemukan keterlambatan pembayaran pinjaman mobil di kalangan peminjam berisiko tinggi telah meningkat hingga rekor tertinggi.

Moody’s Analytics mencatat bahwa rumah tangga rata-rata kini harus mengeluarkan tambahan US$208 per bulan dibandingkan September 2024 hanya untuk membeli barang dan jasa yang sama. Jika dibandingkan awal 2021, biaya rumah tangga naik US$1.043 per bulan.

Masalah tarif impor ala Trump

Tarif impor menjadi dilema lain bagi Trump. Selama ini, tarif merupakan alat favoritnya, namun kebijakan itu tidak populer dan dianggap berkontribusi pada kenaikan harga. Data Harvard Business School Pricing Lab menemukan harga barang pada 1 November berada 6% lebih tinggi dibanding tren pra-tarif, dengan beberapa kategori naik lebih signifikan seperti pakaian, perabot rumah, serta kopi dan teh.

Survei CBS News menunjukkan 62% warga AS menolak tarif baru terhadap barang impor. Ini menjadi tantangan karena Trump menyebut dirinya sebagai “Tariff Man”.

Krisis keterjangkauan tidak muncul tiba-tiba

Krisis keterjangkauan sudah berlangsung bertahun-tahun, dan mencapai puncaknya pada era Joe Biden ketika inflasi melonjak ke level tertinggi 40 tahun. Tingginya harga kini membuat uang belanja warga AS jauh berkurang nilainya.

Meskipun inflasi sudah turun ke 3%, harga tetap berada pada level yang jauh lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Satu-satunya kabar baik adalah harga bensin yang sempat turun ke bawah US$3 per galon, pertama kali dalam empat setengah tahun.

Akhirnya, Trump kini berargumen bahwa krisis keterjangkauan tidak nyata bertolak belakang dengan pernyataannya sendiri saat menjadi kandidat. Bahkan, Trump pernah menulis di Truth Social pada 5 November: “Keterjangkauan adalah tujuan kami.”

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download micromax firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comInflasiKeterjangkauanTrump

Related Posts

PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Lombok Melalui Penambahan Kapasitas 20 MW

PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Lombok Melalui Penambahan Kapasitas 20 MW

by Iwan Supriyatna
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kinerja terbaik PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal terus diwujudkan melalui penguatan sistem kelistrikan di berbagai...

Ilmuwan Temukan Mikroba Hidup di Dalam Batu Berusia 2 Miliar Tahun

Fenomena Warga China Masuk Islam, Ini Faktor yang Mendorongnya

by Desti Dwi Natasya
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena meningkatnya minat sebagian warga China terhadap Islam kembali menjadi perhatian publik. Perkembangan ini dipengaruhi oleh kombinasi...

Kemlu Telusuri Dugaan Kekerasan terhadap TKW Asal Cianjur di Libya

Kemlu Telusuri Dugaan Kekerasan terhadap TKW Asal Cianjur di Libya

by Hidayat Taufik
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan terhadap seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ di...

PLN Indonesia Power Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Lewat Batik Ramah Lingkungan

PLN Indonesia Power Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Lewat Batik Ramah Lingkungan

by Iwan Supriyatna
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PLN Indonesia Power terus menghadirkan kinerja berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga menciptakan...

Ilmuwan Temukan Mikroba Hidup di Dalam Batu Berusia 2 Miliar Tahun

Helikopter Saudi Jatuh Dekat Selat Hormuz, 14 Orang Tewas

by Desti Dwi Natasya
June 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah helikopter milik Saudi Aramco jatuh di Ras Tanura, Arab Saudi, pada Minggu pagi waktu setempat. Kecelakaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menkeu Purbaya Batal Berangkat Haji 21 Mei, Ikhlas dan Pasrah Tunggu Tahun Depan

Patriot Bond Tak Beri Kekebalan Penuh, Purbaya Sebut Perusahaan Tetap Diawasi

June 28, 2026
Menjajal Toyota Veloz Hybrid HEV di Bandung, Senyap, Nyaman, dan Hemat Bahan Bakar

Menjajal Toyota Veloz Hybrid HEV di Bandung, Senyap, Nyaman, dan Hemat Bahan Bakar

June 28, 2026
Air Putih Ternyata Bisa Bantu Saat Cemas, Tapi Bukan Obat Serangan Panik

Air Putih Ternyata Bisa Bantu Saat Cemas, Tapi Bukan Obat Serangan Panik

June 28, 2026
Summarecon Mall Bandung Kembali Gelar Gedebage Jazz Festival International

Summarecon Mall Bandung Kembali Gelar Gedebage Jazz Festival International

June 28, 2026
PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Lombok Melalui Penambahan Kapasitas 20 MW

PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Lombok Melalui Penambahan Kapasitas 20 MW

June 29, 2026
Ilmuwan Temukan Mikroba Hidup di Dalam Batu Berusia 2 Miliar Tahun

Fenomena Warga China Masuk Islam, Ini Faktor yang Mendorongnya

June 29, 2026
Kemlu Telusuri Dugaan Kekerasan terhadap TKW Asal Cianjur di Libya

Kemlu Telusuri Dugaan Kekerasan terhadap TKW Asal Cianjur di Libya

June 29, 2026
PLN Indonesia Power Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Lewat Batik Ramah Lingkungan

PLN Indonesia Power Dorong Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Lewat Batik Ramah Lingkungan

June 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved