• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump berulang kali menyebut isu keterjangkauan sebagai sebuah “penipuan besar” yang menurutnya diciptakan oleh Partai Demokrat. “Ini pekerjaan penipuan. Menurut saya, keterjangkauan adalah penipuan terbesar,” kata Trump dari Oval Office pada Selasa.

Pernyataan tersebut dianggap aneh karena Trump akan melakukan perjalanan ke Pennsylvania untuk mempromosikan agenda ekonominya dan menegaskan fokusnya pada “mengakhiri krisis inflasi Joe Biden”, Lebih membingungkan lagi karena isu keterjangkauan merupakan faktor utama yang mendorong Trump kembali ke Gedung Putih.

Janji kampanye Trump soal keterjangkauan

Pada Pemilu 2024, Trump memanfaatkan kemarahan publik terhadap tingginya biaya hidup dan berjanji akan segera menurunkan harga meskipun janji itu dinilai tidak realistis. Trump kerap menggunakan bahasa yang kini justru ia sebut sebagai tipuan. Dalam sebuah kampanye di North Carolina, ia mengatakan “inflasi menghancurkan negara ini” sambil menunjukkan contoh shrinkflation.

Trump berjanji pada masa kampanye bahwa ia akan mengarahkan kabinetnya memberikan hasil “dalam 100 hari pertama”. Ia juga berulang kali menyatakan akan menurunkan harga seluruh barang sejak hari pertama menjabat. Bahkan, platform Partai Republik 2024 mencantumkan janji nomor tiga: “Mengakhiri inflasi, dan membuat Amerika terjangkau kembali.”

Realitas ekonomi dan sentimen publik

Namun, menyebut isu keterjangkauan sebagai penipuan sulit dibenarkan jika melihat statistik resmi, riset independen, hingga jajak pendapat publik.
Survei Gallup terbaru menunjukkan hanya 21% orang dewasa di AS yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik, turun dari bulan sebelumnya. Indeks Kepercayaan Ekonomi Gallup juga melemah ke titik terendah dalam 17 bulan.

Data Bank of America menunjukkan sekitar 24% rumah tangga AS hidup dari gaji ke gaji. Fitch Ratings menemukan keterlambatan pembayaran pinjaman mobil di kalangan peminjam berisiko tinggi telah meningkat hingga rekor tertinggi.

Moody’s Analytics mencatat bahwa rumah tangga rata-rata kini harus mengeluarkan tambahan US$208 per bulan dibandingkan September 2024 hanya untuk membeli barang dan jasa yang sama. Jika dibandingkan awal 2021, biaya rumah tangga naik US$1.043 per bulan.

Masalah tarif impor ala Trump

Tarif impor menjadi dilema lain bagi Trump. Selama ini, tarif merupakan alat favoritnya, namun kebijakan itu tidak populer dan dianggap berkontribusi pada kenaikan harga. Data Harvard Business School Pricing Lab menemukan harga barang pada 1 November berada 6% lebih tinggi dibanding tren pra-tarif, dengan beberapa kategori naik lebih signifikan seperti pakaian, perabot rumah, serta kopi dan teh.

Survei CBS News menunjukkan 62% warga AS menolak tarif baru terhadap barang impor. Ini menjadi tantangan karena Trump menyebut dirinya sebagai “Tariff Man”.

Krisis keterjangkauan tidak muncul tiba-tiba

Krisis keterjangkauan sudah berlangsung bertahun-tahun, dan mencapai puncaknya pada era Joe Biden ketika inflasi melonjak ke level tertinggi 40 tahun. Tingginya harga kini membuat uang belanja warga AS jauh berkurang nilainya.

Meskipun inflasi sudah turun ke 3%, harga tetap berada pada level yang jauh lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Satu-satunya kabar baik adalah harga bensin yang sempat turun ke bawah US$3 per galon, pertama kali dalam empat setengah tahun.

Akhirnya, Trump kini berargumen bahwa krisis keterjangkauan tidak nyata bertolak belakang dengan pernyataannya sendiri saat menjadi kandidat. Bahkan, Trump pernah menulis di Truth Social pada 5 November: “Keterjangkauan adalah tujuan kami.”

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comInflasiKeterjangkauanTrump

Related Posts

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia dipastikan akan menghadapi persaingan berat di Grup F Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta,...

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca akhirnya buka suara terkait masa depannya setelah lima bulan menepi dari dunia...

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan uji materi Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN). Karena itu, Jakarta masih...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI bersiap menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Raya

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

May 12, 2026
Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

May 12, 2026
IPA Convex 2026

IPA Convex 2026: Perkuat Kolaborasi Sektor Hulu Migas Hadapi Tantangan Geopolitik dan Ketahanan Energi Nasional

May 12, 2026
Lionel Messi Masuk Daftar Sementara Argentina untuk Piala Dunia 2026

Polri Sebut Syekh Ahmad Al Misry Diduga Miliki Dua Kewarganegaraan

May 12, 2026
Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

May 12, 2026
Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

May 12, 2026
Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

May 12, 2026
MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

May 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved