• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
in News
0
Beneficial Owner PT RMS Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Kredit KoinWorks

Screenshot

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Tinggi Jakarta kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit melalui platform financial technology KoinWorks periode 2020-2024. Tersangka yang dijerat adalah Beneficial Owner PT RMS, LHL alias Ko Xiong.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jakarta, Dapot Dariarma, mengatakan tersangka telah ditahan sejak 2 Juni 2026. Penahanan awal dilakukan di Lapas Kelas I Malang sebelum yang bersangkutan dipindahkan ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pengembangan perkara yang sebelumnya telah menjerat sejumlah pihak. Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam penyaluran dana kredit melalui PT LAT selaku pengelola KoinWorks.

Menurut penyidik, LHL diduga berperan memanipulasi pengajuan kredit kepada bank melalui KoinWorks. Modus yang digunakan antara lain dengan memanfaatkan nama pegawai PT RMS, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak bekerja.

Tindakan tersebut diduga dilakukan bersama tersangka lain yang telah lebih dahulu ditetapkan. Mereka adalah Direktur Operasional PT LAT berinisial BAA, Komisaris PT LAT berinisial BH, serta Direktur Utama PT LAT berinisial JB.

Penyidik menyebut para tersangka mengajukan dan menyalurkan pembiayaan secara melawan hukum. Mereka diduga memanipulasi agunan berupa invoice dan tidak melakukan penutupan asuransi sehingga kredit dapat dicairkan.

Akibat praktik tersebut, nilai pencairan kredit yang diduga bermasalah mencapai sekitar Rp600 miliar. Dana hasil kredit juga diduga digunakan tidak sesuai dengan tujuan pengajuan pembiayaan yang sebenarnya.

Dalam proses penyidikan, Kejati Jakarta telah menyita uang lebih dari Rp14 miliar serta mengumpulkan berbagai alat bukti. Penyidik juga masih mendalami keterlibatan pihak lain, termasuk pihak perbankan dan nasabah yang diduga terlibat dalam manipulasi pengajuan kredit.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comfintech KoinWorksKejati JakartaKo Xiongkoinworkskorupsi kreditkredit fiktifPT LAT

Related Posts

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR/MPR RI,...

KPK Minta Pejabat Hasil Reshuffle Segera Laporkan LHKPN

KPK Minta Pejabat Hasil Reshuffle Segera Laporkan LHKPN

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan para pejabat negara yang baru dilantik agar segera memenuhi kewajiban melaporkan harta...

Rutan Depok Digeledah Polisi Setelah Napi Viral Pesta Narkoba

Rutan Depok Digeledah Polisi Setelah Napi Viral Pesta Narkoba

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polisi turun tangan menyelidiki dugaan pesta narkoba yang melibatkan sejumlah narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Depok, Jawa...

UU Polri Diuji ke MK, Tiga WNI Usulkan Kepolisian di Bawah Kementerian

UU Polri Diuji ke MK, Tiga WNI Usulkan Kepolisian di Bawah Kementerian

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiga warga negara Indonesia (WNI), yakni Daru Ramanda Arifanno, Muhamad Aang, dan Ilham Khatami, mengajukan pengujian terhadap...

Prabowo Bangga, Timnas Indonesia Buktikan Tak Kenal Menyerah Lawan Thailand

Prabowo Bangga, Timnas Indonesia Buktikan Tak Kenal Menyerah Lawan Thailand

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto mengaku senang dan bangga setelah Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Presiden FIFA Gianni Infantino

Gianni Infantino Hadiri Penutupan ASEAN Cup

September 21, 2026
Persoalan Petasan Acara Maulid di Pondok Pinang Masuk Jalur Hukum

Persoalan Petasan Acara Maulid di Pondok Pinang Masuk Jalur Hukum

October 6, 2026
Mengapa Pelatih Bola Sering Mengunyah Permen Karet Saat Pertandingan?

Mengapa Pelatih Bola Sering Mengunyah Permen Karet Saat Pertandingan?

October 6, 2026
Donald Trump

Trump Tawarkan Bantuan AS untuk Rusia

October 6, 2026
Trump Akan Bayar Sendiri Iklan Politik, Usai Dikecam Gunakan Uang Pajak

Trump Akan Bayar Sendiri Iklan Politik, Usai Dikecam Gunakan Uang Pajak

October 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved