• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Terlemah dalam Sejarah

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 4, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Terlemah dalam Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Mata uang Garuda bahkan sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS yang menjadi titik terlemah sepanjang sejarah.

Berdasarkan data pasar, rupiah sempat menyentuh level Rp18.015 per dolar AS pada pukul 06.45 WIB. Sementara itu, data Google Finance mencatat rupiah sempat berada di posisi Rp18.022 per dolar AS pada perdagangan malam sebelumnya.

Meski sempat mencatat rekor pelemahan baru, rupiah perlahan bergerak membaik. Seiring berjalannya waktu, nilai tukar rupiah kembali ke kisaran Rp17.900 per dolar AS.

Dibandingkan penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026) di level Rp17.966,5 per dolar AS, rupiah masih mengalami pelemahan. Penurunan tersebut mencapai sekitar 127,5 poin atau setara 0,71 persen.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, sebelumnya telah memperkirakan rupiah berpotensi menembus level Rp18.000 per dolar AS. Menurutnya, pergerakan nilai tukar saat ini sangat dipengaruhi perkembangan geopolitik global.

Ariston menjelaskan bahwa konflik yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Ketidakpastian tersebut membuat investor global lebih memilih dolar AS sebagai aset safe haven.

Selain memperkuat dolar AS, ketegangan di Timur Tengah juga mendorong kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak Brent tercatat naik menjadi 96 dolar AS per barel, sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) mencapai 93,76 dolar AS per barel.

Kenaikan harga minyak dinilai memberikan tekanan tambahan terhadap perekonomian Indonesia karena kebutuhan impor energi masih cukup besar. Ariston menilai peluang penguatan rupiah akan terbuka apabila konflik di Timur Tengah mereda dan sentimen global kembali stabil.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
online free course
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: Ariston Tjendracobisnis.comDolar asHarga minyak duniaHeadlineKonflik AS Irankurs rupiah hari iniRupiah

Related Posts

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian merespons laporan mengenai selebritas dan blogger hiburan Perez Hilton pada Selasa malam waktu setempat. Laporan...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lembaga keamanan kecerdasan buatan Inggris mengungkap temuan baru terkait perilaku model AI canggih selama pengujian di lingkungan...

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Sisa Roket SpaceX Diperkirakan Jatuh ke Bulan, Tidak Mengancam Bumi

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagian roket Falcon 9 milik SpaceX diperkirakan akan menghantam permukaan Bulan pada Rabu pagi waktu setempat. Peristiwa...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
Doh Kyung Soo

Blitzway Entertainment Siapkan Langkah Hukum untuk Lindungi Doh Kyung Soo

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved