• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

TikTok Tingkatkan Penjualan UMKM di Bulan Ramadan dan Lebaran

Indra Purnama by Indra Purnama
March 3, 2025
in Teknologi
0
TikTok Tingkatkan Penjualan UMKM di Bulan Ramadan dan Lebaran

JAKARTA, COBISNIS.COM – Ramadan menjadi momen penting bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Beberapa waktu lalu, TikTok kembali mengadakan program tahunan #MajuBarengTikTok dengan tema spesial “Ramadan Bareng TikTok”. Program ini memberikan pelatihan gratis bagi UMKM untuk memaksimalkan potensi bisnis mereka selama bulan Ramadan hingga Lebaran melalui platform TikTok.

Dalam kesempatan tersebut, TikTok menyorot beberapa tren yang bisa dimanfaatkan oleh para UMKM untuk meningkatkan bisnisnya selama momen Ramadan dan Lebaran. Berdasarkan studi TikTok bersama Toluna, ada beberapa strategi yang dapat diadopsi oleh UMKM:

  1. Mempersiapkan kebutuhan Ramadan lebih awal: UMKM dapat mulai merancang kampanye sekitar satu bulan hingga satu minggu sebelum Ramadan, dengan fokus pada storytelling dan shoppertainment agar dapat membantu membangun kesadaran brand lebih awal.
  2. Memenangkan momen puncak Ramadan: Mengetahui bahwa 1 dari 3 pengguna mulai mempersiapkan Lebaran dua minggu sebelum hari raya, UMKM dapat memanfaatkan solusi full-funnel TikTok, seperti TikTok for Business, untuk menarik perhatian selama momen penting menjelang Lebaran.
  3. Merayakan Lebaran dengan promosi spesial: Pada periode ini, 46% pengguna aktif mencari konten belanja dan promosi spesial Lebaran. UMKM bisa memanfaatkan momen ini dengan membuat kampanye kreatif yang menarik perhatian dan memberikan penawaran spesial.
  4. Menjaga relevansi pasca-Ramadan: Setelah Lebaran, 1 dari 2 pengguna melanjutkan belanja mereka. UMKM perlu menyesuaikan strategi untuk tetap relevan dengan preferensi konsumen yang berlanjut pasca-Ramadan, memastikan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

“Melalui Ramadan Bareng TikTok, kami bertujuan membantu pelaku UMKM dapat memahami tren konsumen dan menyusun strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Setelah mengikuti sesi pembekalan, para pelaku usaha dapat memanfaatkan ekosistem TikTok dalam menyusun kampanye kreatif, mulai dari membangun brand awareness hingga menjaga loyalitas pelanggan yang mereka ingin jangkau. Harapannya, program #MajuBarengTikTokdapat mempercepat digitalisasi UMKM untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong 50% UMKM bertransformasi digital pada 2025,” ungkap Marshiella Pandji, Public Policy and Government Relations, TikTok Indonesia.

Pada gelaran “Ramadan Bareng TikTok”, sebanyak 600 peserta UMKM mengikuti berbagai sesi bermanfaat dan praktikal, termasuk mendengar wawasan dan kisah inspiratif dari kolaborator dan para UMKM yang sukses di Ramadan tahun lalu. Salah satu pelaku UMKM yang ikut serta adalah Beeru, yang menghadirkan produk sehat pengganti gula, berhasil mencatat penjualan hingga tiga kali lipat selama Ramadan 2024 dengan mengikuti kampanye Ramadan Ekstra Seru di TikTok. Sementara itu, Apelicious, UMKM asal Malang yang menyediakan keripik buah dan sayur alami, meningkatkan volume penjualan hingga 40% setelah meningkatkan anggaran iklan di TikTok sebesar 20% selama Ramadan tahun lalu. Keberhasilan kedua UMKM ini tidak terlepas dari strategi kreatif mereka dalam memanfaatkan tren Ramadan dan Lebaran di TikTok. Beeru, misalnya, mengganti kemasan produknya dengan edisi Idul Fitri dan konsisten membuat konten bertemakan Ramadan. Sedangkan Apelicious memilih fokus pada platform digital setelah mengalami kesulitan di toko offline, sehingga produk mereka semakin dikenal luas. Melalui #MajuBarengTikTok, TikTok konsisten berupaya mendukung lebih banyak UMKM seperti Beeru dan Apelicious. Sejak diumumkan di TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023, total kredit iklan yang diberikan pada tahun 2024 telah meningkat lebih dari enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kredit iklan ini disalurkan ke 10 lembaga pemerintah, badan usaha milik negara, mitra industri, dan LSM untuk meningkatkan distribusi konten edukasi untuk UMKM, membantu mereka memanfaatkan peluang bisnis saat adanya momentum seperti Ramadan. Sejak 2021, program #MajuBarengTikTok telah rutin dihadirkan dan berhasil melatih lebih dari 8.000 pelaku UMKM di Indonesia untuk membantu mengembangkan usahanya. Program ini terus berlanjut dengan pelatihan online yang dapat diakses sepanjang tahun melalui situs web www.majubarengtiktok.com.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: tiktoktiktok indonesia

Related Posts

Isu PHK Tokopedia Mencuat, TikTok Akui Ada Penyesuaian Organisasi

Isu PHK Tokopedia Mencuat, TikTok Akui Ada Penyesuaian Organisasi

by Hidayat Taufik
July 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - TikTok mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang menjalankan proses restrukturisasi yang berdampak pada sebagian karyawan Tokopedia di Indonesia. Meski...

BigHit Music Ambil Langkah Hukum terhadap Penguntit Boy Group Cortis

RESCENE Buktikan Agensi Kecil Masih Bisa Bersaing di Industri K-Pop

by Desti Dwi Natasya
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri K-Pop selama ini identik dengan dominasi agensi besar yang memiliki sumber daya melimpah untuk mempromosikan para...

Trump Bagikan Ilustrasi AI Elang Emas untuk HUT Ke-250 Amerika Serikat

Album Baru Lizzo Sepi Peminat, Penjualan dan Streaming Turun Drastis

by Zahra Zahwa
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi Lizzo menghadapi tantangan baru setelah merilis album kelimanya pada awal Juni. Album berjudul Bitch itu mencatat...

Cancoillotte, Keju Berusia 2.000 Tahun yang Kembali Populer di Prancis

Cancoillotte, Keju Berusia 2.000 Tahun yang Kembali Populer di Prancis

by Zahra Zahwa
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prancis tengah mengalami tren baru di dunia kuliner. Kali ini, perhatian publik tertuju pada cancoillotte, keju tradisional...

TikTok Perkenalkan Solusi AI Baru untuk Dorong Pertumbuhan Aplikasi di Asia Tenggara

TikTok Perkenalkan Solusi AI Baru untuk Dorong Pertumbuhan Aplikasi di Asia Tenggara

by Rizki Meirino
June 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok memperkenalkan berbagai inovasi produk berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam ajang TikTok Apps Summit 2026 yang digelar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengusaha Kapal Minta Pemerintah Utamakan Uji B50 Sebelum Implementasi

Pengusaha Kapal Minta Pemerintah Utamakan Uji B50 Sebelum Implementasi

July 3, 2026
Menkeu Purbaya Sebut Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, Kemiskinan Kini 8,25 Persen

Menkeu Purbaya Sebut Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, Kemiskinan Kini 8,25 Persen

July 3, 2026
Jangan Tertipu Petugas Sensus Palsu, Ini 5 Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

Jangan Tertipu Petugas Sensus Palsu, Ini 5 Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

July 3, 2026
Pemegang Saham Berikan Arahan Strategis untuk Perkuat Daya Saing PDC

Pemegang Saham Berikan Arahan Strategis untuk Perkuat Daya Saing PDC

July 3, 2026
Ramalan Zodiak 6 Sampai 12 Juli 2026, Tiga Zodiak Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan

Ramalan Zodiak 6 Sampai 12 Juli 2026, Tiga Zodiak Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan

July 4, 2026
AS Disebut Gagalkan Rencana Israel Targetkan Negosiator Iran Saat Perundingan Damai

AS Disebut Gagalkan Rencana Israel Targetkan Negosiator Iran Saat Perundingan Damai

July 4, 2026
Menkeu Purbaya Sebut Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, Kemiskinan Kini 8,25 Persen

RI Mau Punya Pusat Finansial Internasional, Ini Tujuan Besar yang Diungkap Purbaya

July 4, 2026
Pekerja Asing Tak Lagi Betah di Jerman, Birokrasi hingga Diskriminasi Jadi Biang Kerok

Pekerja Asing Tak Lagi Betah di Jerman, Birokrasi hingga Diskriminasi Jadi Biang Kerok

July 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved