• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tanaman Hias dalam Rumah Hampir Mati? Coba Cara Ini untuk Menyelamatkannya

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
July 23, 2026
in Lifestyle
0
Minyak Biji Labu: Manfaat dan Cara Membuat di rumah Untuk Pertumbuhan Rambut 

JAKARTA, Cobisnis.com – Tanaman hias dalam rumah adalah salah satu tambahan dekorasi yang membuat ruangan terasa lebih segar dan alami. Walau di dalam ruangan, merawat tanaman hias pun juga tidak mudah. 

Oleh karena itu, akan sangat membuat frustrasi ketika tanaman terlihat layu dan bahkan lebih menyedihkan ketika tampak hampir mati. Jangan putus asa, karena inilah saatnya kamu bisa turun tangan dan menyelamatkan tanaman kesayangan kamu. 

Dilansir dari Nine, Rabu (22/07/2026), seorang pakar hortikultura dan pemilik toko tanaman indoor Wattle & Bee, Felicity Moody mengatakan tanda-tanda tanaman kamu stres meliputi daun rontok, terutama untuk varietas ficus, yaitu daun berubah warna, bintik-bintik dan terdapat serangga. 

Dia mengatakan semakin cepat masalah ini ditangani, semakin cepat tanaman akan pulih, tetapi jika kamu tidak mengambil tindakan yang cepat, tanaman kamu mungkin tidak akan terselamatkan.

“Jika hanya tersisa beberapa helai daun, atau semua daun berubah warna, ada bercak cokelat di setiap helai daun dan tidak ada pertumbuhan baru.”

“Jika masih ada tunas baru yang muncul, itu pertanda baik, pertanda bahwa tanaman masih mengerahkan energi untuk tumbuh dan mencoba pulih. Tetapi jika tidak ada tunas baru dan semuanya tampak agak berubah warna, cokelat, hampir tidak ada daun, mungkin tanah terlalu basah atau terlalu kering. Itu pertanda bahwa kondisinya sangat buruk,” kata Moody.

Untuk membantu tanaman yang stres, perhatikan dua masalah tanaman yang paling umum, yaitu penyiraman yang berlebihan dan kurangnya cahaya.

“Jika merasa tanaman terlalu banyak disiram, hentikan penyiraman untuk sementara dan biarkan tanah mengering. Kemudian, sebelum menyiramnya lagi, periksa terlebih dahulu kondisi tanah dengan cara mencelupkan jari sedalam satu inci atau menggunakan alat pengukur kelembapan tanah,” ujarnya.

Kebutuhan pencahayaan dapat diatasi dengan mencobanya di lokasi yang berbeda.

“Kamu bisa memindahkannya lebih dekat ke jendela. Banyak tanaman dalam ruangan adalah tanaman tropis, mereka benar-benar tidak suka berada di dekat pintu luar yang dingin dan berangin, jadi memindahkannya menjauh dari pintu-pintu itu, jangan meletakkannya di depan AC dan pemanas,” bebernya.

 

Masalah umum lainnya adalah kekurangan nutrisi karena jika kamu tidak memupuk, satu-satunya nutrisi yang dimiliki tanaman adalah yang ada di tanah, dan tidak bertahan lama karena akan digunakan oleh tanaman.

Ketika tanaman terlihat tidak sehat, banyak orang berasumsi bahwa memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar. Tetapi, menurut Moody itu hanyalah jika benar-benar dibutuhkan.

“Karena pemindahan ke pot yang lebih besar menyebabkan syok transplantasi, yang akan membuat tanaman stres. Penggantian pot diperlukan jika akar tanaman keluar dari bagian atas atau bawah pot, yang berarti tanaman membutuhkan lebih banyak ruang, atau jika akarnya membusuk, yaitu kontaminasi jamur yang disebabkan oleh penyiraman berlebihan.”

“Jika kamu melihat tanaman menjadi lebih segar setelah memindahkannya ke pot yang lebih besar, maka saya sarankan untuk terus memberi pupuk secara teratur, dan kamu akan melihat hasilnya tanpa harus memindahkannya ke pot yang lebih besar,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Moody memangkas tanaman juga bermanfaat karena dapat membuat daun yang tadinya berwarna cokelat membantu tanaman mengarahkan energinya ke pertumbuhan yang baru.

“Sebaiknya potong sampai sedekat mungkin dengan pangkalnya. Jika seluruh cabang berubah cokelat, potong juga cabang itu. Tapi jangan memotong semua daunnya karena fotosintesis adalah cara tumbuhan membuat makanannya, jadi pastikan masih ada banyak bagian hijau agar mereka bisa melakukan proses tersebut.”

“Setelah kamu mencoba hal-hal tersebut untuk menghidupkan kembali tanaman, jangan berharap tanaman kamu akan langsung pulih, karena perubahan mungkin baru terlihat setelah beberapa minggu atau beberapa bulan ke depan,” pungkas Moody.

Tags: cobisnis.comdekorasiTanamanTanaman hias

Related Posts

Depresi Dapat Memengaruhi Emosi dan Aktivitas, Kenali Gejalanya

Depresi Dapat Memengaruhi Emosi dan Aktivitas, Kenali Gejalanya

by Hidayat Taufik
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Depresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang lebih dari sekadar perasaan sedih. Kondisi ini dapat memengaruhi...

PLN Indonesia Power

PLN Indonesia Power Perkuat Sistem Kelistrikan Jayapura

by Iwan Supriyatna
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PLN Indonesia Power melalui PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) terus mendukung Kinerja PLN dalam menjaga...

Profil Jesslyn Wijaya Lay, Pegolf Indonesia yang Viral karena Dugaan Penculikan

Profil Jesslyn Wijaya Lay, Pegolf Indonesia yang Viral karena Dugaan Penculikan

by Hidayat Taufik
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nama atlet golf Jesslyn Wijaya Lay tengah menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan laporan dugaan penculikan yang sempat...

Minyak Biji Labu: Manfaat dan Cara Membuat di rumah Untuk Pertumbuhan Rambut 

Masker Kopi untuk Kulit Kepala, Apakah Benar Efektif untuk Pertumbuhan Rambut?

by Chodijah Febriani
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Baru-baru ini sedang hits di media sosial adalah kopi dijadikan scrub atau masker kulit kepala. Yap, tren...

Minyak Biji Labu: Manfaat dan Cara Membuat di rumah Untuk Pertumbuhan Rambut 

Manfaat Jahe untuk Kulit Mulus Bebas Jerawat, Begini Cara Buat Masker Wajahnya, Mau Coba?

by Chodijah Febriani
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Selama berabad-abad, jahe dipercaya sebagai ramuan rumahan yang baik untuk kesehatan, mulai sakit perut, detokfikasi dan bahkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

July 22, 2026
Bank Mandiri Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Siber demi Layanan Digital Andal

Bank Mandiri Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Siber demi Layanan Digital Andal

July 22, 2026
BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

July 22, 2026
Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

Pemerintah Naikkan Biaya Bikin PT hingga 233% Mulai Agustus

July 22, 2026
Depresi Dapat Memengaruhi Emosi dan Aktivitas, Kenali Gejalanya

Depresi Dapat Memengaruhi Emosi dan Aktivitas, Kenali Gejalanya

July 23, 2026
PLN Indonesia Power

PLN Indonesia Power Perkuat Sistem Kelistrikan Jayapura

July 23, 2026
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Pegolf Indonesia yang Viral karena Dugaan Penculikan

Profil Jesslyn Wijaya Lay, Pegolf Indonesia yang Viral karena Dugaan Penculikan

July 23, 2026
Minyak Biji Labu: Manfaat dan Cara Membuat di rumah Untuk Pertumbuhan Rambut 

Masker Kopi untuk Kulit Kepala, Apakah Benar Efektif untuk Pertumbuhan Rambut?

July 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved