• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tanaman Hias dalam Rumah Hampir Mati? Coba Cara Ini untuk Menyelamatkannya

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
July 23, 2026
in Lifestyle
0
Minyak Biji Labu: Manfaat dan Cara Membuat di rumah Untuk Pertumbuhan Rambut 

JAKARTA, Cobisnis.com – Tanaman hias dalam rumah adalah salah satu tambahan dekorasi yang membuat ruangan terasa lebih segar dan alami. Walau di dalam ruangan, merawat tanaman hias pun juga tidak mudah. 

Oleh karena itu, akan sangat membuat frustrasi ketika tanaman terlihat layu dan bahkan lebih menyedihkan ketika tampak hampir mati. Jangan putus asa, karena inilah saatnya kamu bisa turun tangan dan menyelamatkan tanaman kesayangan kamu. 

Dilansir dari Nine, Rabu (22/07/2026), seorang pakar hortikultura dan pemilik toko tanaman indoor Wattle & Bee, Felicity Moody mengatakan tanda-tanda tanaman kamu stres meliputi daun rontok, terutama untuk varietas ficus, yaitu daun berubah warna, bintik-bintik dan terdapat serangga. 

Dia mengatakan semakin cepat masalah ini ditangani, semakin cepat tanaman akan pulih, tetapi jika kamu tidak mengambil tindakan yang cepat, tanaman kamu mungkin tidak akan terselamatkan.

“Jika hanya tersisa beberapa helai daun, atau semua daun berubah warna, ada bercak cokelat di setiap helai daun dan tidak ada pertumbuhan baru.”

“Jika masih ada tunas baru yang muncul, itu pertanda baik, pertanda bahwa tanaman masih mengerahkan energi untuk tumbuh dan mencoba pulih. Tetapi jika tidak ada tunas baru dan semuanya tampak agak berubah warna, cokelat, hampir tidak ada daun, mungkin tanah terlalu basah atau terlalu kering. Itu pertanda bahwa kondisinya sangat buruk,” kata Moody.

Untuk membantu tanaman yang stres, perhatikan dua masalah tanaman yang paling umum, yaitu penyiraman yang berlebihan dan kurangnya cahaya.

“Jika merasa tanaman terlalu banyak disiram, hentikan penyiraman untuk sementara dan biarkan tanah mengering. Kemudian, sebelum menyiramnya lagi, periksa terlebih dahulu kondisi tanah dengan cara mencelupkan jari sedalam satu inci atau menggunakan alat pengukur kelembapan tanah,” ujarnya.

Kebutuhan pencahayaan dapat diatasi dengan mencobanya di lokasi yang berbeda.

“Kamu bisa memindahkannya lebih dekat ke jendela. Banyak tanaman dalam ruangan adalah tanaman tropis, mereka benar-benar tidak suka berada di dekat pintu luar yang dingin dan berangin, jadi memindahkannya menjauh dari pintu-pintu itu, jangan meletakkannya di depan AC dan pemanas,” bebernya.

 

Masalah umum lainnya adalah kekurangan nutrisi karena jika kamu tidak memupuk, satu-satunya nutrisi yang dimiliki tanaman adalah yang ada di tanah, dan tidak bertahan lama karena akan digunakan oleh tanaman.

Ketika tanaman terlihat tidak sehat, banyak orang berasumsi bahwa memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar. Tetapi, menurut Moody itu hanyalah jika benar-benar dibutuhkan.

“Karena pemindahan ke pot yang lebih besar menyebabkan syok transplantasi, yang akan membuat tanaman stres. Penggantian pot diperlukan jika akar tanaman keluar dari bagian atas atau bawah pot, yang berarti tanaman membutuhkan lebih banyak ruang, atau jika akarnya membusuk, yaitu kontaminasi jamur yang disebabkan oleh penyiraman berlebihan.”

“Jika kamu melihat tanaman menjadi lebih segar setelah memindahkannya ke pot yang lebih besar, maka saya sarankan untuk terus memberi pupuk secara teratur, dan kamu akan melihat hasilnya tanpa harus memindahkannya ke pot yang lebih besar,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Moody memangkas tanaman juga bermanfaat karena dapat membuat daun yang tadinya berwarna cokelat membantu tanaman mengarahkan energinya ke pertumbuhan yang baru.

“Sebaiknya potong sampai sedekat mungkin dengan pangkalnya. Jika seluruh cabang berubah cokelat, potong juga cabang itu. Tapi jangan memotong semua daunnya karena fotosintesis adalah cara tumbuhan membuat makanannya, jadi pastikan masih ada banyak bagian hijau agar mereka bisa melakukan proses tersebut.”

“Setelah kamu mencoba hal-hal tersebut untuk menghidupkan kembali tanaman, jangan berharap tanaman kamu akan langsung pulih, karena perubahan mungkin baru terlihat setelah beberapa minggu atau beberapa bulan ke depan,” pungkas Moody.

Tags: cobisnis.comdekorasiTanamanTanaman hias

Related Posts

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa Iran semakin meningkatkan upaya untuk menargetkan warga Amerika di kawasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

October 25, 2026
Ilustrasi Tidak Nafsu Makan - pexels/Alena Darmel

Tidak Lapar di Pagi Hari? Ketahui Penyebabnya Menurut Ahli

October 25, 2026
Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved