• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Strategi Fiskal Kemenkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2029

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Strategi Fiskal Kemenkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2029

JAKARTA, Cobisnis.com –  Kementerian Keuangan terus memaksimalkan instrumen fiskal untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo hingga 2029. Ada tiga strategi utama yang saat ini tengah disiapkan, mulai dari pembukaan blokir anggaran, insentif untuk kelas menengah, hingga penguatan daya beli masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Strategi Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi DJSEF Kemenkeu, Andriansyah, dalam diskusi yang diadakan Bloomberg Technoz di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia menyebut efisiensi belanja sudah mulai dilonggarkan, termasuk pembukaan blokir anggaran untuk K/L dan daerah.

Ia menambahkan, belanja pemerintah 2026 masih mengikuti APBN berjalan dan belum ada rencana perubahan. Setiap usulan penyesuaian pun harus didiskusikan dengan DPR, mengingat kebijakan besar biasanya mempertimbangkan realisasi tahun berjalan terlebih dahulu.

Untuk insentif kelas menengah, pemerintah berencana melanjutkan PPN DTP untuk pembelian rumah Rp2 miliar hingga Rp5 miliar pada 2026, serta melanjutkan program magang nasional bagi fresh graduate. Program ini dinilai mampu mendukung penyerapan tenaga kerja dan menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi penguatan demand, Kemenkeu juga akan mempertahankan injeksi likuiditas ke bank-bank pelat merah sekitar Rp276 triliun. Dana SiLPA tersebut tidak akan ditarik kembali ke BI hingga terserap optimal, dan kebijakan serupa akan diteruskan pada 2026. Ide besarnya adalah mendorong supply dan demand secara paralel, termasuk memperbaiki iklim usaha agar kredit bisa kembali bergerak.

Andriansyah mengingatkan bahwa kebijakan fiskal tidak bisa menjadi satu-satunya penopang pertumbuhan ekonomi. Sektor riil, pelaku usaha, dan masyarakat tetap memegang peran penting. Ia mengibaratkan sektor keuangan jangan sampai menjadi “anak durhaka” karena sejatinya dibentuk untuk mendukung sektor riil.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menyoroti melambatnya kecepatan perputaran uang (velocity of money) dan kredit. Rata-rata velocity sejak 2010 sampai pertengahan 2025 hanya sekitar 2,5 persen dan terus melemah hingga semester I-2025. Ia menyebut perlunya penambahan likuiditas agar uang bisa lebih cepat beredar ke masyarakat.

Josua juga mencatat penempatan SAL pemerintah di BI pada 2025 cenderung lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah dana SAL sebesar Rp200 triliun ditempatkan di Himbara, likuiditas perbankan meningkat cepat, terlihat dari pertumbuhan DPK yang mencapai 11,18 persen pada September 2025. Namun, pertumbuhan kredit masih tertahan karena lemahnya permintaan, sehingga dibutuhkan kebijakan lintas kementerian untuk menggerakkan usaha di berbagai sektor.

Di sisi lain, investasi sektor riil juga melambat. FDI kuartal III-2025 turun hampir 8 persen, meski PMDN masih tumbuh 30 persen. Investor asing masih menunjukkan sikap hati-hati, tercermin dari net sell di pasar saham, obligasi, dan SRBI. Josua menilai pemerintah perlu memperkuat kembali kepercayaan investor untuk mendorong permintaan kredit.

Meski begitu, Andriansyah tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen tercapai. Menurutnya, berbagai kebijakan pro growth telah berjalan, mulai dari suntikan likuiditas, program magang nasional, paket kebijakan ekonomi 8+5+4, hingga BLTS Kesra.

Ia juga menyinggung dampak bencana di Sumatera terhadap PDRB nasional. Pemerintah telah menyiapkan anggaran pemulihan dan terus memantau perkembangan. Meski pasti ada efeknya, sejauh ini estimasi pertumbuhan ekonomi masih sesuai target APBN, yakni 5,2 persen.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: 8 Persencobisnis.comFiskalKejar Target Ekonomikementerian keuangan

Related Posts

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Suharyanto dari jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, komunikasi dengan banyak orang, hingga...

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan keamanan di Arab Saudi setelah serangan kelompok Houthi menyasar Bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

October 15, 2026
Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak - pexels/Vitaly Gariev

Seberapa Sering Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak demi Menajaga Kesehatan?

October 15, 2026
Ilustrasi Seseorang Terkena Gangguan Kesehatan Mental - pexels/Liza Summer

Kelompok Muda Paling Rentan, Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

October 15, 2026
Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

October 15, 2026
Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved