• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, June 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Strategi Fiskal Kemenkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2029

Dwi Natasya by Dwi Natasya
December 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Strategi Fiskal Kemenkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 2029

JAKARTA, Cobisnis.com –  Kementerian Keuangan terus memaksimalkan instrumen fiskal untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo hingga 2029. Ada tiga strategi utama yang saat ini tengah disiapkan, mulai dari pembukaan blokir anggaran, insentif untuk kelas menengah, hingga penguatan daya beli masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Strategi Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi DJSEF Kemenkeu, Andriansyah, dalam diskusi yang diadakan Bloomberg Technoz di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia menyebut efisiensi belanja sudah mulai dilonggarkan, termasuk pembukaan blokir anggaran untuk K/L dan daerah.

Ia menambahkan, belanja pemerintah 2026 masih mengikuti APBN berjalan dan belum ada rencana perubahan. Setiap usulan penyesuaian pun harus didiskusikan dengan DPR, mengingat kebijakan besar biasanya mempertimbangkan realisasi tahun berjalan terlebih dahulu.

Untuk insentif kelas menengah, pemerintah berencana melanjutkan PPN DTP untuk pembelian rumah Rp2 miliar hingga Rp5 miliar pada 2026, serta melanjutkan program magang nasional bagi fresh graduate. Program ini dinilai mampu mendukung penyerapan tenaga kerja dan menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi penguatan demand, Kemenkeu juga akan mempertahankan injeksi likuiditas ke bank-bank pelat merah sekitar Rp276 triliun. Dana SiLPA tersebut tidak akan ditarik kembali ke BI hingga terserap optimal, dan kebijakan serupa akan diteruskan pada 2026. Ide besarnya adalah mendorong supply dan demand secara paralel, termasuk memperbaiki iklim usaha agar kredit bisa kembali bergerak.

Andriansyah mengingatkan bahwa kebijakan fiskal tidak bisa menjadi satu-satunya penopang pertumbuhan ekonomi. Sektor riil, pelaku usaha, dan masyarakat tetap memegang peran penting. Ia mengibaratkan sektor keuangan jangan sampai menjadi “anak durhaka” karena sejatinya dibentuk untuk mendukung sektor riil.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menyoroti melambatnya kecepatan perputaran uang (velocity of money) dan kredit. Rata-rata velocity sejak 2010 sampai pertengahan 2025 hanya sekitar 2,5 persen dan terus melemah hingga semester I-2025. Ia menyebut perlunya penambahan likuiditas agar uang bisa lebih cepat beredar ke masyarakat.

Josua juga mencatat penempatan SAL pemerintah di BI pada 2025 cenderung lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah dana SAL sebesar Rp200 triliun ditempatkan di Himbara, likuiditas perbankan meningkat cepat, terlihat dari pertumbuhan DPK yang mencapai 11,18 persen pada September 2025. Namun, pertumbuhan kredit masih tertahan karena lemahnya permintaan, sehingga dibutuhkan kebijakan lintas kementerian untuk menggerakkan usaha di berbagai sektor.

Di sisi lain, investasi sektor riil juga melambat. FDI kuartal III-2025 turun hampir 8 persen, meski PMDN masih tumbuh 30 persen. Investor asing masih menunjukkan sikap hati-hati, tercermin dari net sell di pasar saham, obligasi, dan SRBI. Josua menilai pemerintah perlu memperkuat kembali kepercayaan investor untuk mendorong permintaan kredit.

Meski begitu, Andriansyah tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen tercapai. Menurutnya, berbagai kebijakan pro growth telah berjalan, mulai dari suntikan likuiditas, program magang nasional, paket kebijakan ekonomi 8+5+4, hingga BLTS Kesra.

Ia juga menyinggung dampak bencana di Sumatera terhadap PDRB nasional. Pemerintah telah menyiapkan anggaran pemulihan dan terus memantau perkembangan. Meski pasti ada efeknya, sejauh ini estimasi pertumbuhan ekonomi masih sesuai target APBN, yakni 5,2 persen.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: 8 Persencobisnis.comFiskalKejar Target Ekonomikementerian keuangan

Related Posts

PLN Indonesia Power Gelar Clean Energy Day dan Aksi Bersih Pesisir

PLN Indonesia Power Gelar Clean Energy Day dan Aksi Bersih Pesisir

by Iwan Supriyatna
June 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP)...

Tradisi Adat Jamasan Keris 1 Suro 2026: Warisan Jawa Sarat Makna dan Filosofi Kehidupan

Tradisi Adat Jamasan Keris 1 Suro 2026: Warisan Jawa Sarat Makna dan Filosofi Kehidupan

by Hidayat Taufik
June 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Tradisi jamasan pusaka atau pencucian keris pada malam 1 Suro tetap hidup di tengah masyarakat Jawa. Selain...

Bank Mandiri Gelar Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Jalur Jogja Marathon 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Jalur Jogja Marathon 2026

by Rizki Meirino
June 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui program Mandiri Sahabat Desa....

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

by Desti Dwi Natasya
June 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak umat Muslim untuk berdoa dan melakukan refleksi...

Livin’ by Mandiri Catat Pertumbuhan Berkelanjutan hingga Mei 2026

Livin’ by Mandiri Catat Pertumbuhan Berkelanjutan hingga Mei 2026

by Rizki Meirino
June 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri mencatat pertumbuhan berkelanjutan layanan digital Livin’ by Mandiri hingga Mei 2026. Kinerja positif tersebut sejalan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Lengkap Pemain Swedia di Piala Dunia 2026

May 13, 2026
Arab Saudi Resmikan Maskapai Baru Riyadh Air, Siap Saingi Emirates

Daftar Harga BBM di ASEAN Juni 2026, RI Tetap Paling Murah

June 10, 2026
BTN Jakarta International Marathon 2026 Perkuat Sport Tourism Indonesia

BTN Jakarta International Marathon 2026 Perkuat Sport Tourism Indonesia

June 15, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
PLN Indonesia Power Gelar Clean Energy Day dan Aksi Bersih Pesisir

PLN Indonesia Power Gelar Clean Energy Day dan Aksi Bersih Pesisir

June 15, 2026
Tradisi Adat Jamasan Keris 1 Suro 2026: Warisan Jawa Sarat Makna dan Filosofi Kehidupan

Tradisi Adat Jamasan Keris 1 Suro 2026: Warisan Jawa Sarat Makna dan Filosofi Kehidupan

June 15, 2026
Perluas Layanan ASN dan UMKM, BTN Teken MoU dengan Pemprov DKI & Kementerian UMKM

Perluas Layanan ASN dan UMKM, BTN Teken MoU dengan Pemprov DKI & Kementerian UMKM

June 15, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Jalur Jogja Marathon 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Jalur Jogja Marathon 2026

June 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved