• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Singapura Larang Warganya Kunyah Permen Karet, Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 17, 2025
in Lifestyle
0
Singapura Larang Warganya Kunyah Permen Karet, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Singapura masih mempertahankan aturan unik yang sudah dikenal seluruh dunia: larangan permen karet. Aturan ini diberlakukan sejak 1992 dan tetap berlaku hingga sekarang sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjaga ketertiban kota.

Larangan ini muncul karena permen karet pernah menjadi sumber masalah kebersihan. Sampah lengket itu sering ditemukan di lift, kursi umum, hingga trotoar, membuat biaya perawatan dan pembersihan meningkat setiap tahunnya. Pemerintah pun memutuskan mengambil langkah tegas.

Masalah makin besar ketika permen karet ditempelkan ke sensor pintu MRT. Kerusakan kecil ini dapat menghambat operasional kereta dan menimbulkan gangguan besar pada pengguna transportasi publik. Risiko tersebut menjadi pemicu utama lahirnya aturan keras tersebut.

Sejak itu, penjualan dan distribusi permen karet dilarang seluruhnya. Namun, beberapa pengecualian diberlakukan, seperti permen karet medis bagi pasien terapi berhenti merokok. Produk itu hanya boleh diberikan lewat izin dokter dan tidak dijual bebas di toko.

Kebijakan ini sempat menuai kritik dari masyarakat internasional karena dianggap terlalu ekstrem. Namun bagi Singapura, kebersihan dan efisiensi kota menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. Pemerintah menilai aturan tersebut terbukti menjaga kualitas ruang publik.

Dampaknya terlihat nyata. Jalanan, halte, dan fasilitas publik di Singapura minim coretan, sampah, dan noda permen karet. Kota tetap tampil rapi dan bersih, sehingga reputasinya sebagai negara modern yang sangat tertib tetap terjaga hingga kini.

Aturan ini juga mencerminkan budaya disiplin yang sudah lama melekat pada masyarakat Singapura. Pemerintah percaya bahwa peraturan tegas dengan sanksi jelas dapat menciptakan perilaku sosial yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

Dalam konteks sosial, larangan ini ikut membentuk pola pikir masyarakat untuk menghargai ruang publik. Warga terbiasa menjaga kebersihan dan sadar bahwa pelanggaran kecil bisa berdampak besar pada kenyamanan bersama.

Dari sisi ekonomi, kebersihan kota memberi nilai tambah bagi sektor pariwisata. Kota yang rapi dan bebas sampah membuat turis merasa nyaman. Hal ini menjadi salah satu alasan Singapura tetap menjadi destinasi favorit di Asia.

Meski terdengar sepele, larangan permen karet adalah contoh bagaimana kebijakan kecil mampu membentuk identitas sebuah negara. Singapura semakin dikenal sebagai negara yang bersih, efisien, dan serius menjaga ketertiban ruang publik.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: asiaAturan UnikCobisnisPebisnismudaPermen KaretSingapura

Related Posts

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Teheran, Iran, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Warga mengantre...

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

Punya Anabul di Rumah? Ini Cara Biar Bulu Tak Bertebaran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memelihara kucing atau anjing di rumah memang menyenangkan, tetapi bulu yang rontok bisa menjadi masalah tersendiri. Bulu...

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

Prabowo Optimistis Karhutla RI Bisa Teratasi dalam Dua Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Indonesia dapat teratasi...

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

Dalam Hitungan Jam Anak Krakatau Erupsi 42 Kali

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tercatat mengalami 42 kali letusan pada Selasa, 25 Agustus 2026. Aktivitas...

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

Revaldo Kembali Berurusan dengan Polisi karena Dugaan Kasus Narkoba

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Danone Indonesia bersama PMI menyalurkan bantuan Rp1 miliar, 53.000 botol AQUA, dan produk nutrisi untuk warga terdampak gempa NTT

Danone Indonesia dan PMI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

August 26, 2026
Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba, Polisi Terapkan Pasal Berlapis

August 26, 2026
Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

Perkembangan Gempa NTT: 105 Korban Jiwa, 179 Ribu Orang Mengungsi

August 26, 2026
Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

Antrean BBM Memanjang di Teheran Setelah Sanksi Baru AS

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved