• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberi tekanan langsung ke industri ritel nasional. Sejumlah emiten peritel terpaksa menyesuaikan harga jual produk di gerai mereka.

Kenaikan harga terjadi karena biaya dari pemasok ikut meningkat. Tekanan utama berasal dari naiknya harga barang impor yang menjadi bagian dari rantai pasok ritel.

PT Supra Boga Lestari Tbk menyebut sebagian besar produk di gerai mereka sudah mengalami penyesuaian harga. Kenaikan tersebut mengikuti lonjakan biaya dari vendor dan pemasok utama.

Manajemen perusahaan menegaskan penyesuaian harga menjadi langkah yang tidak bisa dihindari. Hal ini terjadi karena pemasok lebih dulu menaikkan harga akibat tekanan biaya produksi global.

Meski begitu, perusahaan menilai dampaknya ke konsumen masih relatif terkendali. Segmen menengah ke atas dinilai masih mampu menyerap kenaikan harga tanpa penurunan konsumsi signifikan.

PT Midi Utama Indonesia Tbk juga menghadapi kondisi serupa di lapangan. Produk berbasis impor seperti susu dan bahan pangan menjadi yang paling terdampak pelemahan rupiah.

Perusahaan menyebut harga di gerai akan selalu mengikuti kebijakan principal atau pemasok utama. Jika harga dari pemasok naik, maka harga jual di toko ritel juga ikut menyesuaikan.

Meski tekanan biaya meningkat, industri ritel masih dipandang sebagai sektor yang relatif tahan terhadap gejolak ekonomi. Aktivitas konsumsi dinilai tetap berjalan meski terjadi penyesuaian harga.

Dari sisi kinerja, Supra Boga Lestari mencatat pendapatan Rp823,45 miliar pada kuartal I 2026. Sementara Midi Utama Indonesia membukukan pendapatan Rp5,88 triliun pada periode yang sama dengan pertumbuhan positif, menunjukkan permintaan masih terjaga di tengah tekanan nilai tukar.

Tags: Cobisnisharga barangKonsumsi ImporPebisnismudaPerdaganganRitel IndonesiaRupiah melemah

Related Posts

Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pekerja dan buruh yang menantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 diimbau untuk mewaspadai pesan berantai dan tautan...

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

by Rachman
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI bersama anak perusahaannya, PT Inti Konten Indonesia (PT INTENS), merampungkan...

JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - JKT48 resmi merilis video musik terbaru berjudul Ayo Senyumlah pada Sabtu (24/10/2026). Video musik tersebut memadukan unsur...

Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi besar-besaran dan meluasnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dunia usaha dinilai belum memberikan...

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

by Rizki Meirino
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – AXIS Nation Cup 2026 menetapkan 16 tim finalis yang akan memperebutkan gelar juara nasional dalam babak Grand Final...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

October 26, 2026
Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

October 26, 2026
Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

October 26, 2026
Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

October 26, 2026
INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

October 26, 2026
JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

October 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved