• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberi tekanan langsung ke industri ritel nasional. Sejumlah emiten peritel terpaksa menyesuaikan harga jual produk di gerai mereka.

Kenaikan harga terjadi karena biaya dari pemasok ikut meningkat. Tekanan utama berasal dari naiknya harga barang impor yang menjadi bagian dari rantai pasok ritel.

PT Supra Boga Lestari Tbk menyebut sebagian besar produk di gerai mereka sudah mengalami penyesuaian harga. Kenaikan tersebut mengikuti lonjakan biaya dari vendor dan pemasok utama.

Manajemen perusahaan menegaskan penyesuaian harga menjadi langkah yang tidak bisa dihindari. Hal ini terjadi karena pemasok lebih dulu menaikkan harga akibat tekanan biaya produksi global.

Meski begitu, perusahaan menilai dampaknya ke konsumen masih relatif terkendali. Segmen menengah ke atas dinilai masih mampu menyerap kenaikan harga tanpa penurunan konsumsi signifikan.

PT Midi Utama Indonesia Tbk juga menghadapi kondisi serupa di lapangan. Produk berbasis impor seperti susu dan bahan pangan menjadi yang paling terdampak pelemahan rupiah.

Perusahaan menyebut harga di gerai akan selalu mengikuti kebijakan principal atau pemasok utama. Jika harga dari pemasok naik, maka harga jual di toko ritel juga ikut menyesuaikan.

Meski tekanan biaya meningkat, industri ritel masih dipandang sebagai sektor yang relatif tahan terhadap gejolak ekonomi. Aktivitas konsumsi dinilai tetap berjalan meski terjadi penyesuaian harga.

Dari sisi kinerja, Supra Boga Lestari mencatat pendapatan Rp823,45 miliar pada kuartal I 2026. Sementara Midi Utama Indonesia membukukan pendapatan Rp5,88 triliun pada periode yang sama dengan pertumbuhan positif, menunjukkan permintaan masih terjaga di tengah tekanan nilai tukar.

Tags: Cobisnisharga barangKonsumsi ImporPebisnismudaPerdaganganRitel IndonesiaRupiah melemah

Related Posts

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat menghentikan sementara aktivitas pemerintah di negara bagian Michoacán, Meksiko, pada Rabu. Keputusan itu diambil...

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perum Bulog memastikan akan meningkatkan kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat setelah pemerintah menaikkan margin fee penugasan...

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat produksi dan distribusi protein di Asia Tenggara. Besarnya pasar domestik,...

Final Piala Presiden Elite 2026

AFC Setujui Jadwal Final Piala Presiden Elite 2026, Persib vs Persebaya Digelar Sesuai Agenda

by Desti Dwi Natasya
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menyetujui jadwal semifinal dan final Piala Presiden Elite 2026. Persetujuan tersebut...

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Review Spider-Man: Brand New Day

Review Spider-Man: Brand New Day, Marvel Hadirkan Babak Baru Kehidupan Peter Parker

August 6, 2026
AI Meta Akses Sistem Eksternal Akibat Kesalahan Pengujian, Insiden Jadi Sorotan

AI Meta Akses Sistem Eksternal Akibat Kesalahan Pengujian, Insiden Jadi Sorotan

August 6, 2026
FIFA

Maroko Dikabarkan Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030, FIFA Buka Suara

August 6, 2026
Prasetyo Hadi Buka Suara soal Isu Pergantian Kapolri, Surpres Dipastikan Nihil

Prasetyo Hadi Buka Suara soal Isu Pergantian Kapolri, Surpres Dipastikan Nihil

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved