• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberi tekanan langsung ke industri ritel nasional. Sejumlah emiten peritel terpaksa menyesuaikan harga jual produk di gerai mereka.

Kenaikan harga terjadi karena biaya dari pemasok ikut meningkat. Tekanan utama berasal dari naiknya harga barang impor yang menjadi bagian dari rantai pasok ritel.

PT Supra Boga Lestari Tbk menyebut sebagian besar produk di gerai mereka sudah mengalami penyesuaian harga. Kenaikan tersebut mengikuti lonjakan biaya dari vendor dan pemasok utama.

Manajemen perusahaan menegaskan penyesuaian harga menjadi langkah yang tidak bisa dihindari. Hal ini terjadi karena pemasok lebih dulu menaikkan harga akibat tekanan biaya produksi global.

Meski begitu, perusahaan menilai dampaknya ke konsumen masih relatif terkendali. Segmen menengah ke atas dinilai masih mampu menyerap kenaikan harga tanpa penurunan konsumsi signifikan.

PT Midi Utama Indonesia Tbk juga menghadapi kondisi serupa di lapangan. Produk berbasis impor seperti susu dan bahan pangan menjadi yang paling terdampak pelemahan rupiah.

Perusahaan menyebut harga di gerai akan selalu mengikuti kebijakan principal atau pemasok utama. Jika harga dari pemasok naik, maka harga jual di toko ritel juga ikut menyesuaikan.

Meski tekanan biaya meningkat, industri ritel masih dipandang sebagai sektor yang relatif tahan terhadap gejolak ekonomi. Aktivitas konsumsi dinilai tetap berjalan meski terjadi penyesuaian harga.

Dari sisi kinerja, Supra Boga Lestari mencatat pendapatan Rp823,45 miliar pada kuartal I 2026. Sementara Midi Utama Indonesia membukukan pendapatan Rp5,88 triliun pada periode yang sama dengan pertumbuhan positif, menunjukkan permintaan masih terjaga di tengah tekanan nilai tukar.

Tags: Cobisnisharga barangKonsumsi ImporPebisnismudaPerdaganganRitel IndonesiaRupiah melemah

Related Posts

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan atau...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved