• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Produksi Dipangkas, Industri Tambang Terkena Beban BBM dan B50 Serta PHK

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
April 11, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Setelah Produksi Dipangkas, Industri Tambang Terkena Beban BBM dan B50 Serta PHK

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri pertambangan sedang menghadapi dilema di dalam negeri, ada kebijakan yang sangat mempengaruhi bisnis dalam menghadapi cost yakni penggunaan B50 dan harga BBM yang naik karena situasi global.

Ditambah lagi pengurangan produksi mineral dan batubara membuat perusahaan melakukan efesiensi sampai situasi kembali normal.

Sudirman Widhy Hartono, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), mengatakan kebijakan pengendalian produksi untuk dua komoditas tambang, yakni batu bara dan nikel untuk proses persetujuan RKAB 2026 menjadi bencana bagi industri pertambangan nasional.

Selain karena kebijakan pengendalian produksi, perubahan persetujuan RKAB dari tiga tahunan menjadi setiap tahun memicu kekhawatiran akan kendala produksi di awal tahun sebelum keluarnya persetujuan RKAB.

“Banyak sekali perusahaan-perusahaan yang tidak dapat berfungsi di awal tahun karena keterlambatan proses persetujuan RKAB,” kata Widhy dalam Diskusi Peran RKAB dan Peningkatan Produksi Dalam Strategi Menyikapi Tantangan Global, ditulis Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, Perhapi sebetulnya sudah menyampaikan kekhawatiran terhadap rencana perubahan persetujuan RKAB dari tiga tahun kembali ke setiap tahun. Walaupun ada aplikasi yang bisa membantu proses persetujuaan RKAB, realitasnya persetujuan RKAB terlambat hingga di Maret 2026.

“Alhamdulillahnya, ada semacam relaksasi untuk menggunakan 25% dari kegiatan yang masih berlaku,” katanya.

Sementara itu, terhadap rencana untuk pengendalian produksi, Widhy mengungkap fakta bahwa sudah banyak perusahaan di sektor pertambangan batubara yang melakukan slow learning. Bahkan, ada menyesuaikan operasional tambang, karena khawatir adanya rencana pembatasan produksi.

“Saat ini sudah terjadi di beberapa tempat, bahkan yang di ibu kota adalah memPHK, menterminasi karyawannya di daerah pusat kehidupan,” ungkap Widhy.

Disisi lain, kata Widhy juga menyoroti tantangan penggunaan B50 untuk bahan bakar untuk pertambangan yang membuat cost produksi meningkat. Bahwa pengalaman B20 hingga B40 sudah terbukti menurunkan performa alat dan meningkatkan biaya perawatan, apalagi di remote area dengan umur simpan bahan bakar yang lebih singkat.

Meski pemerintah mengklaim B50 mampu menghemat subsidi solar hingga Rp 48 triliun, para ahli mendesak agar kebijakan tidak terburu-buru mengingat risiko operasional dan dampak sosial yang masif bagi pekerja tambang.

Ade Candra, Direktur Business Development Pamapersada, mengakui gejolak geopolitik yang terjadi saat ini mau tidak mau berdampak bagi perusahaan kontraktor jasa tambang. Kondisi geopolitik saat ini berpengaruh terhadap kenaikan harga komoditas, termasuk batu bara.

Disatu sisi, kata Ade, ini tentu menguntungkan bagi penambang. Namun disisi lain, ada sumber-sumber bahan produksi yang mengalami kendala pasokan.

“Kita membutuhkan bahan bakar untuk-untuk dapat menjalankan alat-alat tambang. Kita juga membutuhkan komponen-komponen yang masih banyak tergantung dari luar,” kata dia.

Menurut Ade, rencana penyesuaian produksi yang tertuang dalam RKAB perusahaan-perusahaan tambang otomatis akan berdampak bagi perusahaan kontraktor jasa tambang seperti Pamapersada.

“Kita mau enggak mau sudah mulai untuk menyesuaikan jumlah manpower. Sejak Februari kita enggak ada pilihan dan mencoba menyesuaikan jumlah manpower,” kata Ade.

Ade mengatakan, jika melihat klien Pamapersada, khusus klien tambang batubara, dari sisi harga batubara memang mengalami kenaikan. Bahkan, kenaikan harganya bisa mencapai hingga 25%. Namun, disisi lain harga fuel global juga naik, bahkan lebih signifikan.

Pada Januari-Maret, kenaikannya bahkan bisa mencapai 155%.

“Kondisi ini kemudian ditambah dengan adanya penyesuaian produksi. Ini tentu akan berdampak secara signifikan kepada-kepada customer pada akhirnya,” kata dia.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free online course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: B50Bbmcobisnis.comIndustri tambang

Related Posts

Gaji ASN Lewat Kopdes Dipertimbangkan, Pakar dan DPR Ungkap Risiko

Gaji ASN Lewat Kopdes Dipertimbangkan, Pakar dan DPR Ungkap Risiko

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah membuka peluang penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai 2026....

Gus Ipul Jamin Bansos di Koperasi Desa Diterima Utuh Tanpa Potongan

Gus Ipul Jamin Bansos di Koperasi Desa Diterima Utuh Tanpa Potongan

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH)...

Menhaj Ingatkan Dana Haji Harus Aman dan Memberi Manfaat

Menhaj Ingatkan Dana Haji Harus Aman dan Memberi Manfaat

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menekankan bahwa pengelolaan dana haji harus mampu menjaga keamanan investasi...

“Saya Bukan Robot, Pak!” Petugas SPBU Menangis karena Diminta Kerja 24 Jam

“Saya Bukan Robot, Pak!” Petugas SPBU Menangis karena Diminta Kerja 24 Jam

by Hidayat Taufik
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Seorang petugas perempuan di SPBU 54.801.48, Jalan Diponegoro, Denpasar, Bali, tak kuasa menahan tangis saat Gubernur Bali...

Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

by Weldon Darmawan
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menerima Penghargaan Primaniyarta 2026, kategori Eksportir Produk Industri Manufaktur dari Kementerian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

October 15, 2026
Novo

Novo Paparkan Prioritas Strategi Perusahaan dalam Capital Markets Day 2026

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
AC Milan dan Bayer Leverkusen menang 4-0 pada Matchday 2 Europa League, sementara Juventus mengalahkan Celta Vigo 2-1 dan Benfica menang 4-1 atas Celtic.

AC Milan dan Leverkusen Pesta Gol di Europa League

October 16, 2026
Persijap Jepara mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos setelah empat kekalahan beruntun dan menunjuk Antonio Claudio sebagai caretaker.

Persijap Pecat Mario Lemos, Antonio Claudio Ambil Alih

October 16, 2026
Gaji ASN Lewat Kopdes Dipertimbangkan, Pakar dan DPR Ungkap Risiko

Gaji ASN Lewat Kopdes Dipertimbangkan, Pakar dan DPR Ungkap Risiko

October 16, 2026
Liga Muslim Dunia mengecam rencana Kolombia membuka kedutaan di Yerusalem karena dinilai bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB.

Liga Muslim Dunia Tolak Rencana Kedubes Kolombia di Yerusalem

October 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved