• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sarjana Makin Banyak Jadi Ojol, Fenomenanya Kok Bisa Terjadi?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Sarjana Makin Banyak Jadi Ojol, Fenomenanya Kok Bisa Terjadi?

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena lulusan S1 yang bekerja sebagai pengemudi ojek online makin sering ditemui di kota besar. Banyak dari mereka berasal dari berbagai kampus ternama dan menjadikan pekerjaan ini sebagai jalan cepat mendapatkan penghasilan.

Kondisi ini muncul seiring kompetisi lapangan kerja formal yang semakin ketat. Banyak sarjana belum langsung terserap industri, sehingga memilih pekerjaan yang lebih fleksibel sembari menunggu kesempatan di bidangnya.

Guru Besar FEB UMY, Imamudin Yuliadi, menjelaskan bahwa pilihan menjadi ojol tidak bisa langsung dianggap sebagai kegagalan pendidikan tinggi. Menurutnya, banyak lulusan menjadikan pekerjaan ini sebagai batu loncatan.

Model kerja platform seperti ojol dianggap paling mudah diakses. Dengan kendaraan pribadi dan ponsel, seseorang bisa langsung bekerja tanpa menunggu proses seleksi panjang atau pengalaman kerja tertentu.

Di sisi lain, sektor digital tumbuh jauh lebih cepat dibanding beberapa sektor konvensional. Saat industri tertentu stagnan atau menyusut, pekerjaan berbasis aplikasi justru makin terbuka dan menyerap banyak tenaga kerja.

Fenomena ini juga menjadi katup pengaman di tengah angka pengangguran yang masih cukup tinggi. Banyak pekerja yang terdampak PHK akhirnya ikut masuk ke sektor ojol karena dinilai lebih aman dan cepat menghasilkan.

Imamudin menilai perubahan struktur ketenagakerjaan memang terjadi secara nyata. Pertumbuhan ekonomi digital memaksa tenaga kerja beradaptasi dengan jenis pekerjaan baru yang menuntut fleksibilitas dan kecepatan respons.

Namun kondisi ini sekaligus menjadi alarm bagi perguruan tinggi. Kurikulum yang kurang responsif terhadap perubahan industri membuat sebagian lulusan belum siap bersaing di pasar kerja formal.

Link and match kampus–industri menjadi faktor penting agar lulusan punya pengalaman nyata sebelum masuk dunia kerja. Program magang jangka panjang dinilai dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan pasar lebih awal.

Meski jumlah sarjana yang masuk ojol meningkat, pakar menegaskan bahwa ekonomi Indonesia masih punya ruang pertumbuhan. Tantangannya adalah menciptakan lebih banyak pekerjaan formal lewat investasi, tata kelola yang baik, serta penguatan UMKM daerah.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisLulusan S1ojek onlinePebisnismudaSarjana

Related Posts

Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Pertanian buka suara terkait anjloknya harga ayam hidup di tingkat peternak. Pemerintah mengakui harga di sejumlah...

VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Volkswagen dikabarkan tengah menyiapkan langkah efisiensi besar yang mencakup pemangkasan sekitar 100 ribu karyawan secara bertahap. Rencana...

Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Musim durian sedang berlangsung di Bangka Belitung. Melimpahnya pasokan membuat harga durian di pasaran turun cukup tajam...

Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap empat wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di...

Aksi Jilat Sedotan Berujung Kasus Hukum, Remaja Perancis Hadapi Sidang di Singapura

Aksi Jilat Sedotan Berujung Kasus Hukum, Remaja Perancis Hadapi Sidang di Singapura

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang remaja asal Perancis terancam hukuman penjara di Singapura setelah diduga menjilat sedotan dari mesin penjual minuman...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

June 27, 2026
Menkeu Purbaya Batal Berangkat Haji 21 Mei, Ikhlas dan Pasrah Tunggu Tahun Depan

Patriot Bond Tak Beri Kekebalan Penuh, Purbaya Sebut Perusahaan Tetap Diawasi

June 28, 2026
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Korban Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

June 27, 2026
Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

Ayam Hidup Dijual Rp13 Ribu per Kg, Kementan Akui Harga Sudah di Bawah Modal

June 28, 2026
VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

VW Dikabarkan Pangkas 100 Ribu Karyawan dan Tutup Empat Pabrik di Jerman

June 28, 2026
Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

Musim Durian Bangka Bikin Harga Murah, Rp100 Ribu Bisa Dapat Lima Buah

June 28, 2026
Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

Data PPATK, Lebih dari 100 Ribu Pemain Judol Tercatat di Kabupaten Bogor

June 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved