• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Nikkei Naik 2,5%, Bursa Asia Menguat di Tengah Pergerakan Mata Uang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Nikkei Naik 2,5%, Bursa Asia Menguat di Tengah Pergerakan Mata Uang

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar saham Asia memulai perdagangan Senin, 5 Oktober 2026 dengan penguatan. Pergerakan tersebut terjadi ketika investor mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve atau The Fed pada bulan ini.

Perdagangan di kawasan Asia berlangsung relatif tipis karena pasar China, Korea Selatan, dan New South Wales, Australia sedang libur. Investor mengikuti pergerakan Wall Street pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026.

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja Amerika Serikat melambat lebih dari perkiraan pada September. Jumlah pekerjaan nonpertanian untuk dua bulan sebelumnya juga mengalami revisi turun cukup tajam.

Kondisi tersebut membuat pasar semakin memperkirakan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan ini. Menurut alat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga pada Oktober kini kurang dari 20%, turun dari 64% sepekan sebelumnya.

Ekonom senior Interactive Brokers Jose Torres mengatakan kondisi tenaga kerja AS secara keseluruhan masih stabil. Namun, revisi data pekerjaan menunjukkan ekonomi AS kehilangan pekerjaan dalam dua dari sembilan bulan sepanjang tahun ini.

“Kondisi tenaga kerja secara keseluruhan stabil, tetapi revisi ke bawah pada hari Jumat menandakan bahwa ekonomi AS telah kehilangan pekerjaan dalam dua dari sembilan bulan tahun ini hingga saat ini,” kata Torres.

Prospek jeda kenaikan suku bunga The Fed turut mendorong bursa Asia. Indeks Nikkei Jepang naik 2,5%, sementara indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,9%.

Di pasar berjangka, kontrak Nasdaq naik 0,17%, sedangkan kontrak S&P 500 relatif datar. Kontrak EUROSTOXX 50 naik 0,3% dan FTSE menguat 0,4%.

Sementara itu, dolar AS melanjutkan penguatan pada Senin. Kenaikan tersebut didukung imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih tinggi serta pelemahan euro.

Euro merosot ke level terendah dalam 17 bulan dan terakhir diperdagangkan turun 0,6% menjadi US$1,1185. Pelemahan tersebut dipengaruhi kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Prancis.

Kepala Strategi FX Rabobank Jane Foley mengatakan meningkatnya selisih imbal hasil obligasi pemerintah Prancis dan Jerman memicu kekhawatiran mengenai risiko penularan ke pasar aset zona euro. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko arus keluar dana dari euro.

Terhadap yen, dolar AS naik 0,12% menjadi 158,01. Sementara itu, poundsterling melemah 0,25% menjadi US$1,3205.

Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun sedikit turun menjadi 5,2579%. Imbal hasil obligasi AS tenor dua tahun berada di level 4,8059%.

Meski demikian, imbal hasil obligasi di sejumlah ekonomi utama masih berada di dekat level tertinggi dalam beberapa tahun. Tekanan tersebut berkaitan dengan memburuknya kondisi keuangan pemerintah, tingginya penerbitan obligasi, dan kenaikan biaya energi.

Di pasar komoditas, harga minyak turun tipis karena peningkatan ekspor minyak mentah dari Timur Tengah dan pelepasan cadangan minyak negara G7 menambah pasokan. Kondisi tersebut mengimbangi kekhawatiran mengenai potensi kerusakan lebih lanjut terhadap infrastruktur minyak di kawasan Teluk.

Harga minyak mentah Brent turun 0,7% menjadi US$101,52 per barel. Sementara minyak mentah AS turun lebih dari 1% menjadi US$90,11 per barel, sedangkan harga emas spot relatif stabil di US$4.143,82 per ons troi.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Bursa AsiaDolar asEuroPasar globalThe Fed

Related Posts

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Ditutup di Rp17.882 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.882 per dolar AS pada perdagangan Jumat (2/10/2026) sore. Rupiah menguat...

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.947 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026 pagi....

Rupiah Dibuka Merah, Sentuh Rp17.731 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Merah, Sentuh Rp17.731 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Rupiah berada di level Rp17.731 per dolar AS....

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 sore....

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

October 5, 2026
Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

October 5, 2026
Sering Makan Gado-gado? Ada Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

Sering Makan Gado-gado? Ada Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

October 5, 2026
Punya Rencana Liburan ke China, Berapa Budget yang Perlu Disiapkan?

Punya Rencana Liburan ke China, Berapa Budget yang Perlu Disiapkan?

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved