• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 15, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Cobisnis.com – China dan 14 negara lain sepakat membentuk blok perdagangan bebas terbesar di dunia, yang mencakup hampir sepertiga dari semua aktivitas ekonomi global. Banyak orang di Asia mengharapkan kesepakatan ini segera berdampak dan membantu percepatan pemulihan ekonomi dari pandemi virus Corona.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ditandatangani secara virtual pada Minggu (15 November 2020) di sela-sela KTT tahunan 10 negara Asia Tenggara (ASEAN).

Para pemimpin negara RCEP yang hadir bersama menteri perdagangan negara masing-masing menandatangani salinan perjanjian yang kemudian ditunjukkan dengan penuh antusias ke arah kamera dan awak media.

“RCEP akan diratifikasi oleh negara-negara yang ikut menandatangani dan segera berlaku. RCEP berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid,” kata PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, yang menjadi tuan rumah upacara tersebut sekaligus sebagai ketua ASEAN.

RCEP akan menerapkan tarif rendah pada perdagangan antar negara anggota dan akan semakin rendah dari waktu ke waktu. Mekanisme ini akan menyumbang 30 persen dari ekonomi global, 30 persen dari populasi global dan mencapai 2,2 miliar konsumen.

“RCEP akan membantu mengurangi atau menghapus tarif pada produk industri dan pertanian dan menetapkan aturan untuk transmisi data,” kata Luong Hoang Thai, kepala Departemen Kebijakan Perdagangan Multilateral di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam.

Selain 10 negara ASEAN, perjanjian RCEP mencakup China, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru, tetapi tidak termasuk raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS). Kosongnya posisi AS membuka pintu bagi India untuk bisa bergabung RCEP. India sebelumnya keluar karena pertimbangan oposisi domestik terhadap persyaratan pembukaan maupun peluang pasarnya.

“Setelah delapan tahun bernegosiasi dengan darah, keringat dan air mata, kami akhirnya sampai pada titik di mana kami bersama-sama menyegel Perjanjian RCEP,” kata Menteri Perdagangan Malaysia Mohamed Azmin Ali.

Kesepakatan itu mengirimkan sinyal bahwa negara-negara RCEP telah memilih “untuk membuka pasarnya ketimbang menggunakan tindakan proteksionis selama masa sulit pandemi”.

Bagi China, RCEP ibarat peluang baru karena Beijing merupakan pasar terbesar di kawasan RCEP dengan lebih dari 1,3 miliar penduduk.

Gareth Leather, ekonom senior Asia untuk Capital Economics, mengatakan RCEP memungkinkan Beijing untuk menjadikan dirinya sebagai “juara globalisasi dan kerja sama multilateral” sekaligus memberinya pengaruh yang lebih besar atas aturan yang mengatur perdagangan regional.

AS absen dari RCEP dan kesepakatan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) 11 negara yang ditarik oleh Presiden AS Donald Trump. Banyak para analis skeptis Biden akan berusaha keras untuk bergabung kembali dengan pakta TTP atau menarik sanksi perdagangan AS yang dijatuhkan pada China oleh pemerintahan Trump.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, menyampaikan dukungan tegas untuk “memperluas zona ekonomi yang bebas dan adil, termasuk kemungkinan kembalinya India ke kesepakatan RCEP di masa depan serta berharap mendapatkan dukungan dari negara-negara lain”.

Perjanjian RCEP cukup longgar untuk disesuaikan dengan kebutuhan negara anggota yang berbeda-beda seperti Myanmar, Singapura, Vietnam dan Australia. Tidak seperti Uni Eropa yang tidak menetapkan standar terpadu tentang ketenagakerjaan dan lingkungan atau berkomitmen pada negara-negara untuk membuka layanan dan area rentan ekonomi lainnya.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: Cobisnisekonomi duniaRCEP

Related Posts

Masuk Hari ke-7, 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Masih Dicari

Masuk Hari ke-7, 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Masih Dicari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pencarian terhadap delapan orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketujuh pada Senin, 14...

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2,61 Juta per Gram

Harga Emas Antam Pagi Ini Turun, 1 Gram Kini Rp2.602.000

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas Antam kembali turun pada Senin, 14 September 2026. Harga emas 24 karat tercatat Rp2.602.000 per...

Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, BMKG Beri Penjelasan

Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, BMKG Beri Penjelasan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, 14 September 2026...

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

Ingin Anak Lebih Pandai Mengelola Emosi? Coba 7 Cara Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecerdasan emosional atau EQ menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dibangun sejak anak masih kecil. Kemampuan...

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

Bos Anthropic Ingatkan Bahaya AI, Pengembang Diminta Mulai Berhati-Hati

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - CEO Anthropic Dario Amodei mengusulkan agar perusahaan kecerdasan buatan atau AI mulai mengerem laju pengembangan model. Menurutnya,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Erick Soedjasa Pulang untuk Meluruskan Persoalan Hukum: “Saya Tidak Menghindar, Saya Ingin Masalah Ini Segera Selesai”

Erick Soedjasa Pulang untuk Meluruskan Persoalan Hukum: “Saya Tidak Menghindar, Saya Ingin Masalah Ini Segera Selesai”

September 14, 2026
BYD

BYD Pesan 10 Kapal Pengangkut Mobil

September 14, 2026
DPR mendesak Kemenhub menginvestigasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Kalsel, termasuk dokumen kelayakan dan izin berlayar.

DPR Desak Kemenhub Usut Tenggelamnya KM Virgo

September 14, 2026
Manchester City mengalahkan Manchester United 1-0 dalam Derby Manchester lewat gol Erling Haaland setelah drama VAR.

Haaland Bawa Man City Taklukkan MU

September 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved