• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 15, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
RCEP Bakal Mengontrol 30 Persen Ekonomi Dunia dan 2,2 Miliar Konsumen

Cobisnis.com – China dan 14 negara lain sepakat membentuk blok perdagangan bebas terbesar di dunia, yang mencakup hampir sepertiga dari semua aktivitas ekonomi global. Banyak orang di Asia mengharapkan kesepakatan ini segera berdampak dan membantu percepatan pemulihan ekonomi dari pandemi virus Corona.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ditandatangani secara virtual pada Minggu (15 November 2020) di sela-sela KTT tahunan 10 negara Asia Tenggara (ASEAN).

Para pemimpin negara RCEP yang hadir bersama menteri perdagangan negara masing-masing menandatangani salinan perjanjian yang kemudian ditunjukkan dengan penuh antusias ke arah kamera dan awak media.

“RCEP akan diratifikasi oleh negara-negara yang ikut menandatangani dan segera berlaku. RCEP berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid,” kata PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, yang menjadi tuan rumah upacara tersebut sekaligus sebagai ketua ASEAN.

RCEP akan menerapkan tarif rendah pada perdagangan antar negara anggota dan akan semakin rendah dari waktu ke waktu. Mekanisme ini akan menyumbang 30 persen dari ekonomi global, 30 persen dari populasi global dan mencapai 2,2 miliar konsumen.

“RCEP akan membantu mengurangi atau menghapus tarif pada produk industri dan pertanian dan menetapkan aturan untuk transmisi data,” kata Luong Hoang Thai, kepala Departemen Kebijakan Perdagangan Multilateral di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam.

Selain 10 negara ASEAN, perjanjian RCEP mencakup China, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru, tetapi tidak termasuk raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS). Kosongnya posisi AS membuka pintu bagi India untuk bisa bergabung RCEP. India sebelumnya keluar karena pertimbangan oposisi domestik terhadap persyaratan pembukaan maupun peluang pasarnya.

“Setelah delapan tahun bernegosiasi dengan darah, keringat dan air mata, kami akhirnya sampai pada titik di mana kami bersama-sama menyegel Perjanjian RCEP,” kata Menteri Perdagangan Malaysia Mohamed Azmin Ali.

Kesepakatan itu mengirimkan sinyal bahwa negara-negara RCEP telah memilih “untuk membuka pasarnya ketimbang menggunakan tindakan proteksionis selama masa sulit pandemi”.

Bagi China, RCEP ibarat peluang baru karena Beijing merupakan pasar terbesar di kawasan RCEP dengan lebih dari 1,3 miliar penduduk.

Gareth Leather, ekonom senior Asia untuk Capital Economics, mengatakan RCEP memungkinkan Beijing untuk menjadikan dirinya sebagai “juara globalisasi dan kerja sama multilateral” sekaligus memberinya pengaruh yang lebih besar atas aturan yang mengatur perdagangan regional.

AS absen dari RCEP dan kesepakatan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) 11 negara yang ditarik oleh Presiden AS Donald Trump. Banyak para analis skeptis Biden akan berusaha keras untuk bergabung kembali dengan pakta TTP atau menarik sanksi perdagangan AS yang dijatuhkan pada China oleh pemerintahan Trump.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, menyampaikan dukungan tegas untuk “memperluas zona ekonomi yang bebas dan adil, termasuk kemungkinan kembalinya India ke kesepakatan RCEP di masa depan serta berharap mendapatkan dukungan dari negara-negara lain”.

Perjanjian RCEP cukup longgar untuk disesuaikan dengan kebutuhan negara anggota yang berbeda-beda seperti Myanmar, Singapura, Vietnam dan Australia. Tidak seperti Uni Eropa yang tidak menetapkan standar terpadu tentang ketenagakerjaan dan lingkungan atau berkomitmen pada negara-negara untuk membuka layanan dan area rentan ekonomi lainnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Cobisnisekonomi duniaRCEP

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved